Teddy lahir pada 14 April 1989 di Manado, Sulawesi Utara pasangan Giyono dari Surakarta yang merupakan purnawirawan militer dengan pangkat terakhir kolonel dan Patris R.A. Rumbayan dari Manado yang merupakan purnawirawan militer dengan pangkat terakhir letnan kolonel.[4]
Teddy lulus dari Sekolah Ranger Angkatan Darat AS pada tahun 2020Teddy berada di belakang Prabowo Subianto saat ia dilantik sebagai Presiden Indonesia pada 20 Oktober 2024, bertindak sebagai asisten sementara PrabowoTeddy mengucapkan sumpah sebagai Sekretaris Kabinet di hadapan Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 21 Oktober 2024
Karier Teddy di TNI dimulai dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus), sebelum dipilih sebagai asisten ajudan presiden dengan pangkat letnan satu sejak 2016 hingga 2019.[8] Kemudian pada tahun 2020, ia menjadi ajudan Menteri Pertahanan (Menhan) berpangkat Kapten pada 8 September 2020.[9] Pada tanggal 26 Februari 2024, ia dimutasi menjadi Wakil Komandan Batalyon Infanteri 328 melalui Keputusan Kepala Staf TNI Angkatan Darat nomor Kep. 137/II/2024.[10] Namun, Teddy tetap menjabat sebagai ajudan Menhan karena alasan administratif.[11]
Ia melepaskan jabatan tersebut setelah dipilih sebagai Sekretaris Kabinet pada tanggal 20 Oktober 2024, [12] Pada tanggal 6 Maret 2025, ia secara resmi diberikan kenaikan pangkat sebagai Letnan Kolonel dari sebelumnya sebagai Mayor.[13]
Penghargaan
Pada tahun 2019, ia menjadi lulusan terbaik untuk peserta internasional dengan gelar International Honor Graduate Award dalam pelatihan selama 5 bulan di United States Army Infantry School.[14] Pada 2025, Teddy mendapatkan Penghargaan Fortune Indonesia 40 Under 40 pada acara Fortune Indonesia Summit 2025 pada tanggal 6 Februari 2025 di The Westin Jakarta yang merupakan daftar 40 orang paling berpengaruh pada berbagai sektor yang belum berusia 40 tahun per 31 Desember 2024.[15]
Kontroversi
Kenaikan pangkatnya menjadi Letnan Kolonel tersebut menimbulkan kontroversi karena ia diangkat tanpa melalui pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI) yang diatur dalam Peraturan Panglima TNI Nomor 40 Tahun 2018.[16]
Kehidupan pribadi
Ia menikah dengan Wita Nidia Hanifah (lahir 12 Maret 1994)[17], seorang konsultan wirausaha pada tanggal 11 September 2018. Namun, Wita mengajukan gugatan cerai yang telah resmi disahkan pada 14 Agustus 2019.[18]
Tanda jasa
Tanda kehormatan
Teddy mendapatkan sejumlah tanda kehormatan atas prestasi dan jasanya baik dari dalam maupun luar negeri, diantaranya: