Awalnya, stasiun ini memiliki 1 jalur kereta api pada tahun 1906 - 1990. Bangunan Asli Statspoorwegen sudah di bongkar dan diganti dengan bangunan yang baru dan sama persis dengan stasiun jambu baru, bangunan lama stasiun ini hanya berupa halte dan tempat penyimpanan senjata-senjata pada masa kolonial, pada tahun 1990an jalur ini menambah menjadi 2 jalur. Sejak jalur ganda dan perpanjangan jaringan jalur KRL telah diuji coba per Mei 2012,[4] tata letak stasiun ini diubah dengan menambah dua peron sisi yang tinggi dan mengubah jalur 2 eksisting menjadi sepur lurus arah Rangkasbitung. Stasiun ini, sejak tanggal 17 April 2013, sudah melayani KRL Commuter Line AC tujuan Stasiun Tanah Abang.[5]