Cawang Sentral adalah sebuah halte bus Transjakarta yang terletak di Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur. Halte ini merupakan titik transit Koridor 7, dan Koridor 10 yang membentang dari utara ke selatan Jakarta, serta Koridor 9 yang membentang dari tenggara ke barat laut Jakarta, selain itu halte ini merupakan pertemuan layanan B11 (sebelum akhirnya diubah sampai Halte Cawang).[1] Terdapat fasilitas pusat informasi (information center) di halte ini yang menyediakan layanan informasi terkait rute, layanan disabilitas, laporan kehilangan barang, hingga pengajuan permohonan Kartu Layanan Gratis (KLG) dan Pin Perista (Pelanggan Prioritas Transjakarta).
Sejarah
Sebelum menjadi seperti sekarang, Halte Cawang UKI memiliki ukuran yang memang relatif besar dengan peron yang berjumlah 6 di tiap sisinya. Halte ini memiliki keunikan di mana dahulu Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) untuk mengakses halte ini tersedia dari 4 arah. Bahkan pada tiap lajur terdapat tangga yang dilengkapi dengan rampa (ramp) yang dapat digunakan untuk pengguna kursi roda maupun pengguna sepeda lipat yang hendak mengakses halte dan menyeberang Jalan Mayjen Sutoyo.
Pada tanggal 1 Juni 2023, halte yang di saat tersebut bernama Halte Cawang UKI ini ditutup untuk dilakukan revitalisasi halte. Penutupan halte ini baru dilaksanakan pukul 22.00 waktu setempat.[2] Sebagai alternatifnya, penumpang memanfaatkan Halte Cililitan dan Halte Cawang. Transjakarta juga menyediakan rute shuttle bus 9N Pinang Ranti—Simpang Cawang dan 10ST Cawang—Cililitan via Simpang Cawang yang beroperasi saat halte mulai direvitalisasi serta rute non-BRT lainnya yang dapat penumpang manfaatkan.[3]
Pada tanggal 24 Desember2023 pukul 08.00 waktu setempat, setelah ditutup selama enam bulan, Halte Cawang UKI dibuka kembali dengan nama yang baru, Halte Cawang Sentral, dan diujicobakan untuk melayani pelanggan.[4]
Penamaan
Pada 30 Juni2022, PT Transportasi Jakarta mengumumkan penjualan hak penamaan eksklusif (exclusive naming rights) untuk beberapa halte Transjakarta. Hal ini mengindikasikan penamaan Halte Cawang UKI akan diubah menjadi Halte Cawang Sentral.[5][6]
Pada 30 Desember 2024, PT Transportasi Jakarta meresmikan hak penamaan di halte non-BRT pertamanya yang terletak di luar halte BRT Cawang Sentral. Transjakarta memberikan hak penamaan kepada PT Polygon Mas (Polypaint), sehingga halte non-BRT tersebut menjadi Cawang Sentral 1 Polypaint.[7]
Bangunan dan tata letak
Karena perannya sebagai halte sentral yang melayani perpindahan rute yang sibuk, halte ini kini memiliki dua lantai: lantai atas dipergunakan sebagai akses masuk/keluar dan concourse, sedangkan lantai bawah menjadi area peron dengan 9 pintu dermaga di tiap sisi peronnya. Halte yang baru pun memiliki ukuran yang jauh lebih luas daripada halte yang lama. Sehingga, banyak rute-rute transit yang melalui halte ini serta diubah terminusnya ke halte ini. Dengan bangunan yang dirancang semi-terbuka, pemanfaatan cahaya alami dari sinar matahari menjadi lebih maksimal, sehingga lebih ramah lingkungan.[8][9]
Agar mobilitas penumpang lebih lancar, disediakan eskalator dan lift pada JPO. Walaupun akhirnya separuh arah dari tiap sisi JPO yang memiliki dua arah turun dihancurkan dan diganti dengan fasilitas lift agar dapat mengakses JPO dengan mudah. ditambah pula dengan fasilitas pendukung seperti toilet dan musala yang terpisah untuk pria dan wanita.[8]
Berikut merupakan peta tata letak layanan rute koridor/BRT di Halte Cawang Sentral per 1 Maret 2025:
Berikut merupakan daftar layanan bus kota Transjakarta non-BRT yang tersedia baik di dalam maupun di sekitar Halte Cawang Sentral per 11 Februari 2026: