Cawang Cililitan adalah sebuah halte bus Transjakarta yang terletak di Jalan Mayjen Sutoyo, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur. Halte ini merupakan titik transit Koridor 7 dan Koridor 10 yang membentang dari utara ke selatan Jakarta; serta merupakan halte terminus bagi layanan 7C dan D11. Nama halte ini berasal dari gabungan kedua daerah tempat halte ini berada.
Halte ini memiliki keunikan di mana halte ini saat masih bernama BKN, menjadi satu-satunya halte Transjakarta yang menggunakan plat biru sebagai papan namanya, bukan plat hijau seperti kebanyakan halte Transjakarta lainnya. Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) untuk akses menuju halte ini tersedia dari 4 arah. Bahkan pada tiap lajur terdapat tangga yang dilengkapi dengan rampa (ramp) yang dapat digunakan untuk pengguna kursi roda maupun pengguna sepeda lipat yang hendak mengakses halte dan menyebrang Jalan Mayjen Sutoyo. Terdapat pula toilet di dekat gerbang halte yang dikhususkan hanya untuk berkemih.
Tata letak
Berikut merupakan peta tata letak layanan rute koridor/BRT di Halte Cawang Cililitan per 29 Juli2025:
Cawang Cililitan—Depok via Stasiun LRT Harjamukti (MetroTrans)
Mikrotrans Transjakarta
JAK 75
Halim—Kampung Pulo via Cililitan
Galeri
Papan nama lama Halte yang memakai plat berwarna biru, bukan hijau seperti halte-halte lainnya.
Suasana di belakang dan di sekitar Halte.
Armada Transjakarta dengan nomor bodi MYS-21320 memasuki halte.
Halte Cawang Cililitan saat masih bernama BKN, 2023.
Bagian dalam halte di sisi tengah.
Suasana di sisi belakang halte bangunan ekstensi.
Armada rute Koridor 10 melayani penumpang di Pintu C halte.
Gerbang barrier di sisi depan halte.
Toilet di dekat gerbang halte, khusus untuk .erkemih
Armada MiniTrans Citouro TSW-083 dengan rute 7P memasuki halte.
Armada Cityliner MYS-21320 rute 7C memasuki halte.
Insiden
Pada 7 Oktober 2013, sebuah armada bus Transjakarta berwarna orange yang sedang melayani Koridor 7 Transjakarta tujuan Kampung Melayu tiba-tiba mengeluarkan asap pekat saat tiba di Jalan MT Haryono. Penumpang pun berhamburan keluar, bahkan beberapa menyelamatkan diri ke dalam Halte BKN, karena khawatir kalau-kalau bus akan meledak.[1]
Pada 14 Maret 2019, seorang pria melakukan penusukan kepada salah satu penumpang yang sedang menunggu bus di dalam Halte BKN. Pelaku kesal lantaran korban mengangkat kakinya saat sedang duduk di dekatnya dan mengaku merasa terhina hingga menikam korban dengan sebilah badik. Kepanikan pun terjadi di dalam halte. Pelaku diamankan ke Polsek Kramatjati untuk dilakukan pemeriksaan dan menyita senjata badik milik pelaku, sementara korban langsung diberikan pertolongan pertama atas luka tikaman di paha sebelah kiri yang diterimanya.[2][3]