Kereta api Argo Anjasmoro merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia untuk melayani relasi Gambir–Surabaya Pasarturi melalui lintas utara Jawa. Kereta api Argo Anjasmoro berstatus Fakultatif, sehingga hanya beroperasi pada hari tertentu. Namun pada September hingga Desember 2025 kereta api ini tetap beroperasi setiap hari.[1]
Asal usul jenama
Kereta api Argo Anjasmoro dinamakan berdasarkan sebuah pegunungan yang berada di Jawa Timur. Pegunungan Anjasmoro berada di lima wilayah, yakni Jombang, Kediri, Mojokerto, Malang, dan Kota Batu. Pegunungan ini memiliki puncak tertinggi bernama Puncak Anjasmoro, yang berada berada pada ketinggian 2,372 mdpl.[2]
Sejarah jenama
Anjasmoro
Semasa Kereta api Anjasmoro masih beroperasi sebelum menggantikan dengan Kereta api Bangunkarta; meninggalkan Stasiun Yogyakarta
Pada tanggal 1 Desember 2019, jenama Anjasmoro dipakai oleh Kereta api Anjasmoro yang melayani relasi Pasar Senen–Jombang melalui lintas selatan Jawa (via Cirebon–Yogyakarta), dengan kelas eksekutif dan ekonomi. Kereta tersebut menggunakan pola operasi bertukar rangkaian dengan kereta api Jayabaya, rangkaian kereta api Anjasmoro dialokasikan oleh Depo Kereta Jakarta Kota.
Pada Gapeka 2025, jenama Anjasmoro kembali digunakan untuk sebuah layanan kelas eksekutif Argo yang bernama kereta api Argo Anjasmoro, dengan relasi Gambir–Surabaya Pasarturi melalui lintas utara Jawa untuk menggantikan layanan KA dari Kereta api Sembrani Tambahan.
Kereta api ini mulai dijalankan pada tanggal 20 Maret 2025 yang bertepatan dengan masa angkutan lebaran Idulfitri 2025.[3]
Pengoperasian
Kereta api Argo Anjasmoro termasuk dalam Gapeka 2025 yang mulai beroperasi pada 20 Maret 2025. Dengan waktu tempuh rata-rata 9 jam 5 menit, kereta api ini menjadi satu-satunya kereta api kelas eksekutif Argo yang berstatus Fakultatif. Berdasarkan Gapeka 2025, rangkaian kereta api Argo Anjasmoro terdiri dari 8 kereta eksekutif, 1 kereta makan, dan satu kereta pembangkit. Rangkaian tersebut dialokasikan oleh Depo Kereta Jakarta Kota.
Kereta api Argo Anjasmoro menggunakan rangkaian kereta berjenis baja nirkarat generasi terbaru buatan PT INKA, rangkaian ini bersifat sementara saja; sebelum kembali menggunakan baja nirkarat generasi lama.
Pemberhentian
Kereta api Argo Anjasmoro melayani pemberhentian penumpang per 15 Mei 2026 di stasiun-stasiun berikut.
Hanya berisi layanan kereta api yang dioperasikan oleh induk perusahaan. Untuk layanan yang dioperasikan oleh anak perusahaan, lihat Templat:KAI Commuter untuk layanan KAI Commuter, Templat:KAI Bandara untuk layanan KAI Bandara dan Templat:KCIC untuk layanan KCIC/Whoosh