Kontak pertama antara Meksiko dan Thailand terjadi pada akhir abad ke-16 ketika kapal-kapal Spanyol berlayar dari Meksiko (yang saat itu dikenal sebagai Spanyol Baru) dan memperdagangkan perak, cabai, dan buah-buahan ke Kerajaan Siam (sekarang Thailand) dari koloninya di Filipina.[2] Perdagangan antara kedua negara berlanjut hingga Meksiko memperoleh kemerdekaannya dari Spanyol pada tahun 1821. Butuh 150 tahun lagi sebelum kedua negara menjalin hubungan diplomatik. Pada tanggal 28 Agustus 1975, Meksiko dan Thailand secara resmi menjalin hubungan diplomatik.[1] Pada tahun 1978, Thailand membuka kedutaan besar tetap di Kota Meksiko dan pada bulan September 1989, Meksiko membalas isyarat tersebut dengan membuka kedutaan besar tetap di Bangkok.[1]
Pada bulan Maret 2002, Perdana Menteri Thaksin Shinawatra menjadi kepala pemerintahan Thailand pertama yang mengunjungi Meksiko ketika ia melakukan perjalanan ke Monterrey untuk menghadiri Konsensus Monterrey.[1] Ia kembali lagi pada bulan Oktober tahun yang sama untuk menghadiri KTT APEC di Los Cabos.[1] Pada tahun 2003, Presiden Meksiko Vicente Fox melakukan kunjungan ke Thailand.[1] Pada tanggal 23 Mei 2014, Meksiko mengutuk kudeta Thailand dan meminta resolusi damai untuk konflik tersebut.[3]
Pada tahun 2020, kedua negara merayakan ulang tahun ke-45 hubungan diplomatik.[2] Pada tahun 2021, Meksiko dan Thailand mengadakan pertemuan Mekanisme Konsultasi Politik IV yang dilakukan secara virtual.[4]
Kunjungan tingkat tinggi
Presiden Meksiko Vicente Fox menghadiri pertemuan puncak APEC di Bangkok; 2003.
Kunjungan tingkat tinggi dari Meksiko ke Thailand[1][5]
Kedua negara telah menandatangani beberapa perjanjian bilateral seperti Perjanjian Kerjasama Penerbangan dan Transportasi (1991); Perjanjian Pembebasan Visa untuk Paspor Diplomatik dan Dinas (1999); Perjanjian Kerjasama Kebudayaan dan Pendidikan (2003) dan Nota Kesepahaman untuk Pembentukan Mekanisme Konsultasi dalam Hal-hal yang Menjadi Kepentingan Bersama (2011).[1][6]
Setiap tahun, sejak terjalinnya hubungan diplomatik, pemerintah kedua negara menawarkan beasiswa kepada warga negara masing-masing untuk belajar di Meksiko dan Thailand untuk pelatihan pascasarjana dan/atau diplomatik.[7]