Organisasi Negara-negara Ibero-Amerika (bahasa Spanyol:Organización de Estados Iberoamericanoscode: es is deprecated , bahasa Portugis:Organização de Estados Iberoamericanoscode: pt is deprecated , bahasa Katalan:Organització d'Estats Iberoamericanscode: ca is deprecated ; disingkat OEI), secara resmi disebut Organisasi Negara-negara Ibero-Amerika untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan, adalah organisasi internasional yang terdiri dari 23 negara anggota bangsa Iberophone di Eropa dan Amerika, serta satu anggota di Afrika. Keanggotaan OEI terdiri dari semua negara berdaulat di Ibero-Amerika dan Semenanjung Iberia, serta Guinea Khatulistiwa. Semua anggotanya merupakan negara-negara berbahasa Portugis dan Spanyol, selain Andorra, yang sebagian besar berbahasa Katalan, meskipun organisasi tersebut tidak mencakup semua negara Iberophone di dunia.
Organisasi ini mendorong kerja sama antarnegara dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya, dengan menekankan prinsip kesetaraan dan perlindungan demokrasi. Kantor pusatnya berada di Madrid, dan memiliki sembilan belas kantor di berbagai negara anggota.[1]
Sejarah
OEI didirikan pada tahun 1949 sebagai badan internasional, Kantor Pendidikan Amerika Latin, sebagai hasil dari Kongres Pendidikan Amerika Latin pertama di Madrid. Pada tahun 1954 kongres kedua diadakan di Quito, di mana diputuskan bahwa OEI akan menjadi organisasi antarpemerintah negara-negara berdaulat. Pada tanggal 15 Maret 1957, di Kongres Pendidikan ketiga di Santo Domingo, undang-undang pertama OEI mulai berlaku hingga tahun 1985.[2][3]
Anggota
23 negara berikut ini merupakan anggota Organisasi Negara-Negara Ibero-Amerika:[4]