Hubungan Iran–Thailand merujuk kepada hubungan bilateral antara Iran dan Thailand. Iran memiliki sebuah kedubes di Bangkok sementara Thailand memiliki sebuah kedubes di Tehran.
Sejarah
Hubungan antara dua negara tersebut dimulai kala kunjungan utusan diplomatik Persia ke Siam terjadi pada awal 1685.[1] Indo-Persia meliputi kelompok Muslim terbesar dari abad ke-16 sampai ke-18. Keluarga Persia berpengaruh seperti keluarga Bunnag mendominasi istana orang Thailand pada beberapa waktu.
Setelah pengangkatan sanksi pada 2016, sebagai hasil dari Rencana Aksi Komprehensif Bersama, Iran dan Thailand menjalin hubungan ekonomi yang lebih dekat.[2]
Setelah kematian Bhumibol Adulyadej, Raja Thailand pada 13 Oktober 2016, Presiden IranHassan Rouhani menyatakan duka cita terhadap rakyat Thailand dan pemerintahan mereka dalam sebuah surat yang dikirim ke Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha dengan berkata “Republik Islam Iran selalu menganggap Kerajaan Thailand sebagai teman dan mitra lama serta berharap untuk melihat perluasan hubungan bilteral dalam segala bidang".[3]
Transportasi
Penerbangan mancanegara pertama antara Bangkok ke Tehran oleh Thai Airways (Oktober 2016)