ENSIKLOPEDIA
Ekonomi Portugal
| Ekonomi Portugal | |
|---|---|
Parque das Nações, Lisboa, panorama kota Lisboa abad ke-21 | |
| Mata uang | Euro (EUR, €) |
| Tahun fiskal | Tahun kalender |
| Organisasi perdagangan | UE, WTO, dan OECD |
| Statistik | |
| PDB | |
| Pertumbuhan PDB | 1,9% (2025)[1][2] |
| PDB per kapita | |
| PDB per sektor |
|
| Inflasi (IHK) | |
| Penduduk di bawah garis kemiskinan | |
| Koefisien gini | |
| Angkatan kerja | |
| Angkatan kerja berdasarkan sektor |
|
| Pengangguran | |
| Gaji kotor rata-rata | €1.882 / US$2.121 per bulan[13][14] (2024) |
| Gaji bersih rata-rata | €1.412 / US$1.591 per bulan[15][16] (2024) |
| Industri utama | tekstil, pakaian, alas kaki, kayu dan gabus, kertas, bahan kimia, manufaktur suku cadang kendaraan bermotor, logam dasar, produk susu, anggur dan pangan lainnya, porselen dan keramik, barang kaca, teknologi, telekomunikasi; pembuatan kapal dan perbaikan; pariwisata, bahan bangunan |
| Eksternal | |
| Ekspor | |
| Komoditas ekspor | Daftar
|
| Tujuan ekspor utama |
|
| Impor | |
| Komoditas impor | Daftar
|
| Negara asal impor utama | |
| Modal investasi langsung asing | |
| Utang kotor luar negeri | ▲ €463,099 miliar (kuartal I 2026)[21] |
| Pembiayaan publik | |
| Utang publik | |
| Pendapatan | 43,4% dari PDB (2025)[23] |
| Beban | 42,7% dari PDB (2025)[23] |
| Bantuan ekonomi |
|
| Peringkat utang | |
| Cadangan mata uang asing | |
Ekonomi Portugal menempati peringkat ke-37 dalam Peringkat Daya Saing Dunia 2025 yang disusun oleh lembaga Swiss IMD.[29] Sebagian besar perdagangan internasional berlangsung di dalam Uni Eropa (UE). Negara-negara anggotanya menerima 71,4% ekspor Portugal dan menjadi asal 74,6% impor Portugal pada 2020.[30]
Mata uang Portugal adalah euro (€), dan negara ini menjadi bagian dari zona euro sejak zona itu dibentuk. Bank sentral Portugal adalah Bank Portugal, yang merupakan bagian dari Sistem Bank Sentral Eropa, sedangkan bursa efek utamanya ialah Euronext Lisbon.[31] Di antara negara-negara OECD, Portugal memiliki sistem jaminan sosial; belanja sosialnya mencapai sekitar 24,6% dari PDB.[32][33][34]
Menurut data resmi, ekonomi Portugal tumbuh 1,9% pada 2025.[2] Pertumbuhan ekonomi ini disertai penurunan berkelanjutan tingkat pengangguran, dari 13,9% pada akhir 2014 menjadi 6% sepanjang 2025. Menurut Instituto Nacional de Estatística, tingkat pengangguran Portugal tetap stabil pada 5,5% per Mei 2026.[35] Portugal mencatat surplus anggaran sebesar 0,7% dari produk domestik bruto (PDB) pada 2025, setara €2,1 miliar, sementara utang publik menurun menjadi 89,7% dari PDB.[22]
Angka-angka ini menandai pembalikan tren negatif akibat krisis keuangan 2008, yang membuat ekonomi Portugal menyusut selama tiga tahun berturut-turut (2011, 2012, dan 2013) serta mendorong lonjakan tingkat pengangguran hingga mencapai rekor 17,7% pada awal 2013.[36] Krisis ini menimbulkan berbagai masalah domestik akibat tingginya defisit publik dan utang yang berlebihan. Masalah tersebut mencapai puncaknya ketika Portugal mengonfirmasi paket penyelamatan keuangan senilai €78 miliar dari UE pada April 2011, menyusul keputusan serupa oleh Yunani dan Republik Irlandia. Pemerintahan yang mulai menjabat pada Juni 2011 menghadapi pilihan sulit dalam upayanya merangsang ekonomi sekaligus mempertahankan defisit publik di sekitar rata-rata UE.[37]
Portugal merupakan tempat berdirinya sejumlah perusahaan terkemuka bereputasi dunia, seperti The Navigator Company, salah satu pelaku utama di pasar kertas internasional; Sonae Indústria, produsen panel berbahan dasar kayu terbesar di dunia; Corticeira Amorim, pemimpin dunia dalam produksi gabus; Conservas Ramirez, produsen makanan kaleng tertua;[38] Cimpor, salah satu dari sepuluh produsen semen terbesar di dunia; EDP Renováveis, produsen energi angin terbesar ketiga di dunia; Jerónimo Martins, produsen barang konsumsi dan pemimpin pasar ritel di Portugal, Polandia, dan Kolombia; serta TAP Air Portugal, yang bereputasi baik dalam hal keselamatan dan menjadi salah satu maskapai penerbangan utama yang menghubungkan Eropa dengan Afrika dan Amerika Latin, khususnya Brasil.
Pendidikan di Portugal mengalami modernisasi bertahap dan perluasan relatif sejak 1960-an, serta memperoleh pengakuan atas praktik dan kecenderungannya yang berstandar dunia pada abad ke-21. Menurut Program Penilaian Pelajar Internasional (PISA) 2015, rata-rata pelajar Portugal berusia 15 tahun berada jauh di atas rata-rata OECD dalam literasi membaca, matematika, dan pengetahuan sains.[39][40] Portugal memiliki sejumlah universitas dan sekolah bisnis berkelas dunia yang turut melahirkan para manajer yang diakui secara internasional[41] serta menarik semakin banyak mahasiswa asing.[42] Tingkat emigrasi Portugal tergolong tinggi dibandingkan rata-rata UE. Sekitar 1,8 juta warga Portugal[43] tinggal di luar negeri pada 2024, terutama di Eropa dan benua Amerika.[44]
Sejarah
Imperium kolonial Portugal

Sejak dimulainya masa Imperium Portugal pada abad ke-15 hingga Revolusi Anyelir 1974, perekonomian Portugal bertumpu pada perdagangan dan kegiatan yang berkaitan dengan bahan baku di wilayah jajahannya yang luas. Kegiatan tersebut terutama berlangsung di Asia (rempah-rempah, sutra, bahan pewarna, porselen, dan batu permata), Afrika (gading, kayu, minyak, intan, dan budak), serta Amerika Selatan (tebu, bahan pewarna, kayu, dan emas).
PDB per kapita Portugal setara atau lebih tinggi daripada negara-negara Eropa Barat lainnya hingga mulai menurun pada pertengahan abad ke-18. Para sejarawan kini mengaitkan kemerosotan tersebut dengan dampak "Penyakit Belanda" akibat masuknya emas dari Brasil, yang mengurangi ekspor dan memicu deindustrialisasi. Perekonomian Portugal baru pulih pada abad ke-20.[45]
Pada 1822, koloni Brasil milik Portugal merdeka. Namun, hingga 1974, Portugal masih mempertahankan koloni atau wilayah seberang lautnya di Afrika, termasuk Angola dan Mozambik. Kedua wilayah tersebut mencatat pertumbuhan ekonomi yang cukup baik hingga kepergian bangsa Portugis pada 1975.[46]
Menjelang Revolusi Anyelir, kudeta militer pada 25 April 1974, perekonomian Portugal beserta wilayah seberang lautnya sedang tumbuh.[47] Daya beli rata-rata keluarga meningkat seiring munculnya pola dan kecenderungan konsumsi baru. Perkembangan tersebut mendorong investasi pada barang modal serta belanja untuk barang konsumsi tahan lama dan tidak tahan lama. Kebijakan ekonomi rezim Estado Novo mendorong dan menciptakan kondisi bagi pembentukan konglomerat besar.[48]
Rezim tersebut menjalankan kebijakan korporatisme yang menempatkan sebagian besar perekonomian Portugal di tangan sejumlah konglomerat kuat. Kelompok terpenting di antaranya dijuluki "Tujuh Konglomerat Besar". Model bisnis konglomerat Portugal menyerupai chaebol Korea Selatan, serta keiretsu dan zaibatsu Jepang.[49] Konglomerat terbesar antara lain didirikan dan dimiliki oleh keluarga Champalimaud, Mello (grup CUF), Amorim, dan Santos (grup Jerónimo Martins).[48]
Grup CUF (Companhia União Fabril) merupakan konglomerat Portugal terbesar dan paling terdiversifikasi. Grup ini pernah menjadi kelompok industri terbesar di Semenanjung Iberia dan salah satu dari lima yang terbesar di Eropa. Bidang usaha intinya meliputi semen, zat kimia, petrokimia, bahan kimia pertanian, tekstil, bir, minuman, metalurgi, teknik perkapalan, teknik listrik, asuransi, perbankan, kertas, pariwisata, dan pertambangan. Kegiatan usaha utama dan kantor pusatnya berada di Portugal kontinental, tetapi CUF juga memiliki cabang, pabrik, dan sejumlah proyek usaha yang sedang dikembangkan di berbagai wilayah seberang laut Portugal, terutama Angola dan Mozambik.[50]
Perusahaan keluarga berukuran menengah lainnya bergerak dalam industri tekstil, misalnya di Covilhã dan wilayah barat laut; keramik, porselen, kaca, dan kristal, seperti di Alcobaça, Caldas da Rainha, dan Marinha Grande; kayu rekayasa, seperti SONAE di dekat Porto; ikan kalengan, seperti di Algarve dan wilayah barat laut yang mencakup salah satu perusahaan ikan kalengan tertua di dunia yang masih beroperasi tanpa terputus; perikanan; produksi makanan dan minuman; serta pariwisata. Pariwisata telah berkembang di Estoril/Cascais/Sintra (Riviera Portugal) dan sejak 1960-an semakin menarik perhatian internasional di Algarve. Bidang pertanian dan agrobisnis, seperti usaha-usaha di Ribatejo dan Alentejo yang dikenal sebagai lumbung pangan Portugal, serta Kompleks Agroindustri Cachão yang terkenal[51] dan didirikan di Mirandela, Portugal Utara, pada 1963, turut melengkapi struktur perekonomian nasional pada awal 1970-an. Selain itu, penduduk perdesaan menganut agrarianisme, yang sangat penting bagi sebagian besar penduduk. Banyak keluarga sepenuhnya menggantungkan hidup pada pertanian atau menambah pendapatan melalui pertanian, peternakan, dan hasil kehutanan.
Wilayah seberang laut Angola dan Mozambik, yang ketika itu merupakan provinsi seberang laut Portugal terbesar, dikenal secara internasional sebagai pusat produksi minyak, kopi, kapas, jambu mete, kelapa, kayu, mineral seperti intan, logam seperti besi dan aluminium, pisang, jeruk, teh, sisal, bir, semen, ikan dan hasil laut lainnya, daging sapi, serta tekstil.[52]
Serikat pekerja dilarang dan kebijakan upah minimum tidak diberlakukan. Namun, perekonomian yang berkembang dan peningkatan taraf hidup penduduk Portugal pada 1960-an, bersamaan dengan pecahnya perang kolonial di Afrika, memicu perubahan sosial besar. Salah satunya ialah semakin cepatnya keterlibatan perempuan dalam pasar tenaga kerja. Marcelo Caetano kemudian mendorong pertumbuhan ekonomi dan sejumlah perbaikan sosial, termasuk pemberian pensiun bulanan kepada pekerja perdesaan yang sebelumnya tidak pernah berkesempatan membayar iuran jaminan sosial.[53]
Reformasi pensiun Caetano memiliki tiga tujuan: meningkatkan keadilan, mengurangi ketimpangan fiskal dan aktuaria, serta meningkatkan efisiensi perekonomian secara keseluruhan. Hal ini antara lain dilakukan dengan menetapkan iuran yang tidak terlalu mendistorsi pasar tenaga kerja dan memungkinkan tabungan dari dana pensiun digunakan untuk meningkatkan investasi dalam perekonomian.[54]
1974

Masa setelah Revolusi Anyelir ditandai oleh kekacauan dan pertumbuhan ekonomi negatif karena berbagai industri dinasionalisasi dan dampak buruk pemisahan Portugal dari bekas koloninya mulai terasa. Industri berat berhenti secara mendadak. Seluruh sektor ekonomi, mulai dari manufaktur, pertambangan, kimia, pertahanan, keuangan, pertanian, hingga perikanan, mengalami kemerosotan tajam.[57]
Portugal mengalami pertumbuhan negatif selama beberapa tahun. Keadaan ini diperburuk oleh emigrasi massal pekerja terampil dan pengusaha akibat intimidasi politik, serta biaya untuk menampung ribuan pengungsi dari bekas provinsi seberang laut di Afrika, yaitu para retornados.
Kekacauan setelah Revolusi Anyelir 1974 mengubah dasar perekonomian Portugal secara mendalam. Sebelum kudeta militer berhaluan kiri, perekonomian Portugal pada 1973 telah berubah jauh dibandingkan dengan 1961; keluaran total, yakni PDB berdasarkan biaya faktor, meningkat 120 persen secara riil. Setelah kudeta Revolusi Anyelir 1974, pimpinan Movimento das Forças Armadas meninggalkan sikap reformis-moderat dan prodemokrasi, lalu menjalankan nasionalisasi dan pengambilalihan tanah secara luas dalam masa yang disebut PREC. Kekuasaan besar diserahkan kepada kelas pekerja dengan berlandaskan gagasan kediktatoran proletariat.[58]
Pada 1960, PDB per kapita Portugal hanya mencapai 38 persen dari rata-rata EC-12.[59] Setelah Salazar, meskipun terlambat,[60] mengalihkan kebijakan ekonomi ke arah yang lebih berorientasi ke luar dan liberal secara ekonomi akibat pengaruh generasi baru teknokrat yang berlatar belakang ekonomi serta memiliki keahlian teknis dan industri, angka tersebut meningkat menjadi 48 persen pada akhir masa pemerintahannya pada 1968. Menjelang revolusi pada 1973, PDB per kapita Portugal telah mencapai 56,4 persen dari rata-rata EC-12.[59] Pada 1975, ketika gejolak revolusioner mencapai puncaknya, PDB per kapita Portugal turun menjadi 52,3 persen dari rata-rata EC-12. Pertumbuhan PDB riil Portugal mulai berkonvergensi menuju rata-rata EC seiring kebangkitan ekonomi sejak 1985. Pada 1991, PDB per kapitanya meningkat menjadi 54,9 persen dari rata-rata EC, sedikit melampaui tingkat yang dicapai pada masa terburuk revolusi. Portugal menyalip Yunani dalam PDB per kapita pada 1992, tetapi kembali tertinggal pada 1993. Keadaan ini berlangsung hingga 2013, ketika Yunani terdampak lebih berat oleh krisis utang.[61]
Laju pertumbuhan ekspor barang Portugal pada 1959–1973 mencapai 11 persen per tahun. Pada 1960, sebagian besar ekspor berasal dari beberapa produk, yaitu ikan kalengan, gabus mentah dan olahan, tekstil kapas, serta anggur. Sebaliknya, pada awal 1970-an sebelum kudeta militer 1974, daftar ekspor Portugal telah jauh lebih beragam dan mencakup barang konsumsi maupun barang modal. Sejumlah cabang industri berorientasi ekspor, dan pada 1973 lebih dari seperlima hasil manufaktur Portugal diekspor.[62]
Kontribusi sektor jasa meningkat 16 poin persentase, dari 39 persen PDB pada 1973 menjadi 55,5 persen pada 1990. Sebagian besar pertumbuhan ini mencerminkan peningkatan berlebihan dalam jumlah pegawai negeri beserta biaya administrasi publik, serta kontribusi jasa pariwisata pada 1980-an dengan mengorbankan kegiatan yang lebih berkelanjutan dan produktif, seperti manufaktur, ekspor, serta industri padat teknologi dan modal.[63]
Keanggotaan UE (1986)


Keanggotaan dalam Masyarakat Eropa pada 1986 mendorong pertumbuhan dan pembangunan ekonomi yang stabil, terutama melalui peningkatan hubungan perdagangan dan masuknya dana yang dialokasikan oleh Uni Eropa (sebelumnya Masyarakat Eropa) untuk memperbaiki infrastruktur negara.[64]
Pertumbuhan ekonomi berlangsung dan utang pemerintah relatif terkendali meskipun jumlah pegawai negeri meningkat dari 485.368 pada 1988 menjadi 509.732 pada 1991. Kenaikan ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan peningkatan pada tahun-tahun berikutnya hingga 2005, yang ditandai oleh perekrutan pegawai pemerintah secara tidak rasional dan tidak berkelanjutan. Pada 1988–1993, ketika pemerintahan dipimpin oleh Perdana Menteri Aníbal Cavaco Silva, perekonomian Portugal berubah secara mendasar. Produksi barang yang dapat diperdagangkan menurun tajam dan cepat, sedangkan peranan sektor barang yang tidak dapat diperdagangkan meningkat.[65] Setelah mengalami resesi pada 1993, ekonomi tumbuh rata-rata 3,3% per tahun.[66]
Untuk memenuhi syarat bergabung dengan Persatuan Ekonomi dan Moneter (UEM), Portugal sepakat mengurangi defisit fiskal dan melaksanakan reformasi struktural. UEM membawa kestabilan nilai tukar serta penurunan inflasi dan suku bunga. Penurunan suku bunga kemudian mengurangi biaya utang pemerintah dan membantu Portugal mencapai sasaran fiskalnya.
Pada 1999, Portugal tetap menikmati pertumbuhan ekonomi yang kuat, penurunan suku bunga, dan tingkat pengangguran yang rendah. Negara ini memenuhi syarat untuk bergabung dengan Persatuan Ekonomi dan Moneter Uni Eropa (UEM) pada 1998 dan bersama sepuluh negara Eropa lainnya meluncurkan euro pada 1 Januari 1999. Tiga rancangan berbeda pada sisi nasional uang logam euro Portugal dibuat oleh seniman Vitor Manuel Fernandes dos Santos. Rancangannya terinspirasi oleh tiga meterai raja pertama Portugal, Dom Afonso Henriques. Tingkat inflasi Portugal pada 1999 tergolong rendah, yakni 2,3%.[67]
Utang rumah tangga meningkat pesat. Komisi Eropa, OECD, dan pihak lainnya menyarankan pemerintah Portugal untuk menerapkan pembatasan fiskal yang lebih ketat. Defisit publik Portugal pada 2001 melampaui 3% PNB, batas yang ditetapkan UE sendiri, sehingga negara tersebut dapat dikenai sanksi UE atau pengawasan keuangan yang lebih ketat. Laju pertumbuhan secara keseluruhan melambat pada akhir 2001 dan sepanjang 2002, sehingga penerapan penghematan fiskal menjadi semakin sulit.
Portugal mencatat kemajuan besar dalam meningkatkan taraf hidup agar setara dengan negara-negara mitranya di UE. PDB per kapita berdasarkan Keseimbangan kemampuan berbelanja meningkat dari 51% rata-rata UE pada 1985 menjadi 78% pada awal 2002. Pada 2005, angka tersebut turun menjadi 72% dari rata-rata 25 negara anggota UE saat itu, termasuk tujuh negara dengan PDB per kapita di bawah Portugal, seiring meningkatnya PDB per kapita di negara-negara UE lainnya. Tingkat pengangguran pada akhir 2001 tercatat 4,1%, lebih rendah daripada rata-rata UE.[68]
Pertumbuhan PDB pada 2006 sebesar 1,3% merupakan yang terendah, tidak hanya di Uni Eropa tetapi juga di seluruh Eropa. Pada dekade 2000-an, Ceko, Malta, dan Slovenia menyalip Portugal dalam PDB per kapita. Dari 2010 hingga 2012, PDB per kapita (KKB) Portugal turun di bawah Slowakia di Eropa dan Seychelles di luar Eropa. Pada 2013, PDB per kapita Portugal diperkirakan serupa dengan Yunani, Estonia, dan Lituania, dengan selisih tidak lebih dari US$1.000 per kapita.[69] PDB per kapita turun dari sedikit di atas 80% rata-rata EU-25 pada 1999 menjadi sedikit di atas 70% pada 2007. Kinerja buruk ekonomi Portugal dibahas oleh The Economist pada April 2007, yang menyebut Portugal sebagai "pesakitan baru Eropa".[70][71]
Pada 2002–2007, tingkat pengangguran meningkat 65%, dari 270.500 orang pada 2002 menjadi 448.600 orang pada 2007.[72] Pada Desember 2009, lembaga pemeringkat Standard and Poor's menurunkan penilaian kredit jangka panjang Portugal dari "stabil" menjadi "negatif". Lembaga tersebut menyoroti kelemahan struktural ekonomi dan rendahnya daya saing yang dapat menghambat pertumbuhan, memperkuat keuangan publik, dan mengurangi utang pemerintah.[73]
Meskipun demikian, anak perusahaan Portugal dari sejumlah perusahaan multinasional besar termasuk yang paling produktif di dunia, antara lain Siemens Portugal, Volkswagen Autoeuropa, Qimonda Portugal sebelum perusahaan induknya mengajukan kebangkrutan, IKEA, Nestlé Portugal, Microsoft Portugal,[74] Unilever/Jerónimo Martins, dan Danone Portugal.[75][76]
Sejak bergabung dengan Masyarakat Eropa pada 1986, banyak perusahaan Portugal tumbuh dan berekspansi ke pasar internasional. Perusahaan global terkemuka yang berbasis di Portugal antara lain SONAE, Amorim, Sogrape, EFACEC, Portugal Telecom, Jerónimo Martins, Cimpor, Unicer, Millennium bcp, Lactogal, Sumol + Compal, Delta Cafés, Derovo, Critical Software, Galp Energia, EDP, Grupo José de Mello, Sovena Group, Valouro, Renova, Teixeira Duarte, Soares da Costa, Portucel Soporcel, Simoldes, Iberomoldes, Logoplaste, dan TAP Portugal.
Krisis keuangan Portugal (2010–2013)


Krisis keuangan Portugal merupakan krisis ekonomi dan politik besar yang berkaitan dengan krisis utang negara Eropa dan dampaknya yang berat terhadap Portugal. Gejala krisis mulai terlihat pada pekan-pekan awal 2010 dan baru mereda setelah pemulihan ekonomi Portugal dimulai pada akhir 2013. Krisis ini menyebabkan resesi terparah yang dialami perekonomian Portugal sejak 1970-an.[77]
Sebuah laporan yang diterbitkan pada Januari 2011 oleh Diário de Notícias, salah satu surat kabar terkemuka Portugal, menunjukkan bahwa sepanjang masa setelah Revolusi Anyelir dari 1974 hingga 2010, pemerintahan demokratis Portugal mendorong belanja berlebihan dan gelembung investasi melalui kemitraan pemerintah-swasta yang tidak transparan. Akibatnya, berbagai komite dan perusahaan konsultan eksternal yang tidak efektif memperoleh pendanaan. Keadaan tersebut memicu pembengkakan besar dalam pekerjaan umum yang dikelola negara, serta meningkatkan bonus dan gaji manajemen puncak dan pejabat tinggi. Kebijakan perekrutan juga menambah jumlah pegawai negeri yang tidak diperlukan.[78]
Selama hampir empat dasawarsa, perekonomian negara juga dirugikan oleh kredit berisiko, pembentukan utang pemerintah, serta buruknya pengelolaan dana struktural dan kohesi Eropa. Kabinet Perdana Menteri Sócrates tampaknya tidak mampu memperkirakan atau mencegah krisis ketika gejalanya pertama kali muncul pada 2005, dan kemudian tidak dapat memperbaiki keadaan ketika Portugal berada di ambang kebangkrutan pada 2011.[78] Pada 2010, akronim seperti PIIGS banyak digunakan oleh analis obligasi internasional, akademisi, dan pers keuangan internasional untuk menyebut perekonomian Portugal, Italia, Irlandia, Yunani, dan Spanyol yang berkinerja buruk.[79] Jumlah pegawai negeri meningkat dari 509.732 menjadi 727.701 antara 1991 dan 2011.[80]
Empat faktor yang berperan besar dalam krisis keuangan tersebut adalah:
- Keruntuhan keuangan Banco Português de Negócios (BPN) akibat banyaknya kredit berisiko yang diberikan bank dengan imbalan janji keuntungan ilegal kepada pengurusnya, seperti jabatan di perusahaan atau pembelian aset yang sebelumnya mereka kuasai. Pemerintah menasionalisasi bank tersebut pada November 2008. Menurut Komisi Penyelidikan BPN, hingga 2012 nasionalisasi itu telah menelan biaya €3.405 juta bagi negara. Pada 2010 saja, bank tersebut membebani keuangan publik sebesar €1.803 juta, setara dengan 1,2% PDB.[81][82]
- Kebangkrutan Banco Privado Português (BPP), yang menimbulkan biaya besar bagi negara. Bank Portugal membubarkan bank tersebut pada April 2010. Pada tahun itu saja, BPP membebani wajib pajak sebesar €450 juta dalam bentuk jaminan yang diberikan negara.[83]
- Pembengkakan anggaran pada kemitraan pemerintah-swasta (KPS). Pada 2008–2010, pembengkakan mencapai €560,2 juta, terutama karena pembayaran kepada pemegang konsesi jalan yang melebihi anggaran sebesar €425,5 juta. Pada 2011, pembengkakan pembayaran konsesi jalan meningkat 28% menjadi €197,4 juta di atas anggaran dan 42,3% menjadi €266,3 juta di atas perkiraan untuk 2010. Negara membayar seluruhnya €896,6 juta kepada pemegang konsesi jalan. Pembayaran kepada KPS di sektor kesehatan dan perkeretaapian juga membengkak secara signifikan.[84]
- Kontrak swap oleh perusahaan milik negara yang berpotensi menimbulkan kerugian lebih dari €3.000 juta. Pada 2013, pemerintah Portugal mengalokasikan €898 juta dalam perubahan anggaran pemerintah untuk menanggung biaya penyelesaian kontrak tersebut agar perusahaan-perusahaan terkait dapat membayar kerugian yang terakumulasi kepada lembaga keuangan mitra kontraknya. Perusahaan penerima bantuan tersebut ialah Metro Lisboa (€548 juta), Metro Porto (€315 juta), REFER, yang ketika kontrak disetujui dipimpin oleh mantan Menteri Keuangan Portugal Maria Luís Albuquerque (€20 juta), dan Estradas de Portugal (€15 juta).[85]
Pada April 2011, Portugal mengonfirmasi penerimaan dana talangan senilai €78 miliar (US$115 miliar; £70 miliar) dari IMF dan Uni Eropa, setelah Yunani dan Republik Irlandia. Sejumlah pembuat kebijakan senior Jerman menyatakan secara terbuka bahwa dana talangan darurat bagi Yunani dan penerima bantuan UE berikutnya harus disertai hukuman berat. Pernyataan tersebut memicu keresahan sosial di Irlandia dan berbagai negara Eropa Selatan, germanofobia, peningkatan tajam euroskeptisisme, serta kebangkitan partai-partai kiri jauh dan kanan jauh di Yunani, termasuk SYRIZA dan Fajar Emas, serta Gerakan Bintang Lima dan Lega Nord yang euroskeptis di Italia.[86][87][88]
Pada Mei 2007, 65% penduduk Portugal cenderung memercayai lembaga-lembaga UE, sedangkan 24% cenderung tidak memercayainya. Pada November 2012, hanya 34% yang cenderung percaya dan 59% cenderung tidak percaya. Angka ketidakpercayaan ini masih lebih rendah daripada Yunani dan Spanyol, yang masing-masing mencapai 81% dan 72%. Sebagian karena kekecewaan terhadap UE, Portugal mulai mempererat hubungan dengan Afrika, Brasil dan negara-negara Amerika Latin lainnya, Tiongkok, Amerika Serikat, Swiss, serta wilayah lain di dunia. Perubahan tersebut terlihat dalam investasi, perdagangan luar negeri, dan bahkan emigrasi.[89]
Program bantuan UE selama tiga tahun yang mencakup paket dukungan €78 miliar berakhir pada Mei 2014. Pemerintah Portugal ketika itu menegaskan kembali komitmennya untuk melanjutkan reformasi ekonomi. Pemerintah menyatakan bahwa meskipun dana talangan telah membantu memulihkan perekonomian, Portugal masih menghadapi tantangan besar.[90]
Pemulihan pertumbuhan ekonomi Portugal (2014–sekarang)
Tahun 2014 menandai dimulainya pemulihan ekonomi Portugal. Sejak kuartal ketiga 2014, perekonomian Portugal terus berkembang. Pada kuartal kedua 2015, pertumbuhan PDB mencapai 0,4% secara kuartalan dan 1,5% secara tahunan. Pemulihan ekonomi disertai penurunan tingkat pengangguran secara berkelanjutan, dari puncak 17% pada 2012 menjadi 8,5% pada kuartal ketiga 2017. Defisit anggaran pemerintah juga turun dari 11,2% PDB pada 2010 menjadi 4,8% pada 2014.[91]
Dana Moneter Internasional menerbitkan laporan pembaruan pada akhir Juni 2017 yang memuat sejumlah perkembangan positif, termasuk prospek jangka pendek yang lebih kuat serta peningkatan investasi dan ekspor. Karena mencatat surplus pada 2016, Portugal tidak lagi terikat oleh Prosedur Defisit Berlebihan. Sistem perbankan menjadi lebih stabil, meskipun kredit bermasalah dan utang perusahaan masih tinggi. IMF menyarankan agar Portugal mengatasi persoalan tersebut untuk menarik lebih banyak investasi swasta. Menurut IMF, "pertumbuhan kuat yang berkelanjutan, disertai pengurangan utang pemerintah secara terus-menerus, akan mengurangi kerentanan akibat tingkat utang yang tinggi, terutama ketika pelonggaran moneter dikurangi".[92]
Menurut laporan OECD, pada 2021 PDB (KKB) Portugal mencapai US$36.381 per kapita.[93] Angka tersebut merupakan PDB per kapita (KKB) terendah ke-4 di zona euro yang beranggotakan 19 negara dan terendah ke-8 di antara 27 negara anggota Uni Eropa.[94] Sejumlah negara bekas Blok Timur yang sebelumnya tertinggal secara ekonomi dan kemudian menjadi anggota UE di Eropa Timur hampir menyamai atau melampaui Portugal dalam PDB per kapita (KKB) pada masa tersebut.[95][96] Pada 2021, produktivitas tenaga kerja berdasarkan KKB juga merupakan yang terendah ke-5 di antara 27 negara anggota Uni Eropa dan 35% di bawah rata-rata UE.[97][98] Pada 2022, produktivitas tenaga kerja Portugal turun ke posisi terendah ke-4 di antara 27 negara anggota Uni Eropa. Hanya Bulgaria dan Yunani yang secara jelas mencatat tingkat lebih rendah berdasarkan indikator tersebut.[99]
Pada saat itu, Portugal telah menjadi penerima bersih dari anggaran Uni Eropa sejak bergabung pada 1986, ketika organisasi tersebut masih bernama Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE).[100][101][102][103]
Menurut Eurostat, pada kuartal keempat 2024 Portugal mencatat kenaikan PDB kuartalan tertinggi di UE dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, yakni 1,5%.[104] Selain itu, ketika PDB per kapita meningkat di 21 dari 27 negara di Eropa, Portugal menempati peringkat ke-5 dengan kenaikan PDB riil per kapita secara kuartalan sebesar 0,68% pada 2024.[105]
Portugal juga mencatat pertumbuhan pendapatan rumah tangga tertinggi ke-2, yakni 6,7%, sehingga melampaui rata-rata OECD sebesar 0,9%.[106] Berdasarkan angka yang diterbitkan Bank Portugal, bank sentral Portugal, pada Januari 2024, rasio utang terhadap PDB negara tersebut terus menurun. Posisi utang bersih Portugal terhadap luar negeri turun dari 85,4% PDB pada Juni 2023 menjadi 82,7% pada September 2023.[107]
Surplus anggaran Portugal pada 2023 melampaui perkiraan sebesar €1 miliar. Portugal membukukan surplus anggaran bersejarah sebesar 1,2% PDB, melampaui sasaran 0,8%, yang diperkirakan setara dengan €2.191 juta.[108] Pada 2025, Portugal juga menempati peringkat ke-6 di antara negara UE berdasarkan nilai cadangan emas dalam euro. Pada kuartal IV 2024, negara tersebut memiliki cadangan emas sebanyak 382,66 ton dengan nilai hampir €35 miliar.[109]
Data
Tabel berikut menunjukkan indikator ekonomi utama pada 1980–2025, dengan perkiraan staf IMF untuk 2026–2031 ditulis dalam huruf miring. Tingkat inflasi di bawah 5% ditandai dengan warna hijau.[110]
| Tahun | PDB (dalam miliar US$ KKB) |
PDB per kapita (dalam US$ KKB) |
PDB (dalam miliar US$ nominal) |
PDB per kapita (dalam US$ nominal) |
Pertumbuhan PDB (riil) |
Tingkat inflasi (dalam persen) |
Pengangguran (dalam persen) |
Utang pemerintah (dalam % PDB) |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1980 | 63,5 | 6.503,6 | 32,6 | 3.338,8 | ▲5,9% | 7,8% | t/a | |
| 1981 | ▲21,2% | ▲8,3% | t/a | |||||
| 1982 | ▲22,7% | t/a | ||||||
| 1983 | ▲25,1% | ▲7,9% | t/a | |||||
| 1984 | ▲29,3% | ▲10,5% | t/a | |||||
| 1985 | t/a | |||||||
| 1986 | t/a | |||||||
| 1987 | t/a | |||||||
| 1988 | ▲9,6% | t/a | ||||||
| 1989 | ▲12,6% | t/a | ||||||
| 1990 | ▲13,4% | 60,2% | ||||||
| 1991 | ▲63,9% | |||||||
| 1992 | ||||||||
| 1993 | ▲5,9% | ▲5,1% | ||||||
| 1994 | ▲6,3% | ▲60,4% | ||||||
| 1995 | ▲7,9% | ▲62,2% | ||||||
| 1996 | ▲8,0% | ▲63,3% | ||||||
| 1997 | ||||||||
| 1998 | ||||||||
| 1999 | ||||||||
| 2000 | ||||||||
| 2001 | ▲4,8% | ▲57,4% | ||||||
| 2002 | ▲5,8% | ▲60,0% | ||||||
| 2003 | ▲7,0% | ▲63,9% | ||||||
| 2004 | ▲7,4% | ▲67,1% | ||||||
| 2005 | ▲8,3% | ▲72,2% | ||||||
| 2006 | ▲8,4% | ▲73,7% | ||||||
| 2007 | ▲8,7% | |||||||
| 2008 | ▲75,6% | |||||||
| 2009 | ▲10,2% | ▲87,8% | ||||||
| 2010 | ▲11,5% | ▲100,1% | ||||||
| 2011 | ▲13,6% | ▲114,0% | ||||||
| 2012 | ▲16,6% | ▲128,6% | ||||||
| 2013 | ▲17,2% | ▲130,8% | ||||||
| 2014 | ▲132,5% | |||||||
| 2015 | ||||||||
| 2016 | ▲131,2% | |||||||
| 2017 | ||||||||
| 2018 | ||||||||
| 2019 | ||||||||
| 2020 | ▲7,1% | ▲134,1% | ||||||
| 2021 | ||||||||
| 2022 | ▲8,1% | |||||||
| 2023 | ▲6,6% | |||||||
| 2024 | ||||||||
| 2025 | ||||||||
| 2026 | ||||||||
| 2027 | ||||||||
| 2028 | ||||||||
| 2029 | ||||||||
| 2030 | ||||||||
| 2031 |
Sektor pemerintah
Belanja pemerintah menurut fungsi
Menurut Eurostat, pada 2022 belanja pemerintah umum menurut fungsi utama, sebagai persentase dari keseluruhan belanja, adalah sebagai berikut. Angka tersebut dibandingkan dengan rata-rata zona euro dan UE.[111]
| Fungsi | Portugal | Zona euro | UE |
|---|---|---|---|
| Perlindungan sosial | 39,7% | 39,8% | 39,3% |
| Kesehatan | 16,2% | 14,9% | 15,5% |
| Layanan publik umum | 13,0% | 12,1% | 12,0% |
| Urusan ekonomi | 11,0% | 11,5% | 11,8% |
| Pendidikan | 9,8% | 9,2% | 9,5% |
| Ketertiban dan keamanan umum | 3,7% | 3,4% | 3,4% |
| Rekreasi, budaya, dan agama | 2,1% | 2,2% | 2,3% |
| Pertahanan | 1,7% | 2,5% | 2,6% |
| Perlindungan lingkungan | 1,7% | 1,7% | 1,6% |
| Perumahan dan fasilitas masyarakat | 1,2% | 2,0% | 2,0% |
Eurostat juga mencatat bahwa pada 2022 belanja pemerintah umum untuk tiga fungsi utama berikut, sebagai persentase PDB, adalah sebagai berikut. Angka tersebut dibandingkan dengan rata-rata zona euro dan UE.[111]
| Fungsi | Portugal | Zona euro | UE |
|---|---|---|---|
| Perlindungan sosial | 17,5% | 20,0% | 19,4% |
| Kesehatan | 7,1% | 7,9% | 7,6% |
| Layanan publik umum | 5,7% | 6,1% | 5,9% |
| Sasaran umum pemerintah (divisi) | Subbutir |
|---|---|
| Perlindungan sosial | Penyakit dan disabilitas, usia lanjut, ahli waris, keluarga dan anak, pengangguran, perumahan, litbang, eksklusi sosial, serta perlindungan sosial yang tidak terklasifikasi |
| Layanan publik umum | Lembaga eksekutif dan legislatif, urusan keuangan dan fiskal, urusan luar negeri dan bantuan ekonomi luar negeri, penelitian dasar, litbang terkait layanan publik umum, pelayanan utang pemerintah, serta transfer umum antarjenjang pemerintahan |
| Urusan ekonomi | Urusan ekonomi umum, ketenagakerjaan, dan perdagangan; pertanian, kehutanan, perikanan, dan perburuan; bahan bakar dan energi; pertambangan; manufaktur dan konstruksi; transportasi; komunikasi; industri lainnya; serta litbang terkait |
| Kesehatan | Produk, peralatan, dan perlengkapan medis; layanan rawat jalan, rumah sakit, dan kesehatan masyarakat; serta litbang terkait kesehatan |
| Pendidikan | Pendidikan prasekolah, dasar, menengah, dan tinggi; pendidikan pascamenengah nontersier; pendidikan yang tidak dapat ditentukan tingkatannya; layanan penunjang pendidikan; serta litbang |
| Ketertiban dan keamanan umum | Kepolisian, pemadam kebakaran, pengadilan, penjara, serta litbang terkait ketertiban dan keamanan umum |
| Pertahanan | Pertahanan militer dan sipil, bantuan militer luar negeri, serta litbang terkait pertahanan |
| Rekreasi, budaya, dan agama | Kegiatan rekreasi dan olahraga, layanan kebudayaan, layanan penyiaran dan penerbitan, layanan keagamaan dan kemasyarakatan lainnya, serta litbang |
| Perumahan dan fasilitas masyarakat | Pembangunan perumahan, pengembangan masyarakat, penyediaan air, penerangan jalan, serta litbang terkait |
| Perlindungan lingkungan | Pengelolaan sampah dan air limbah, pengendalian pencemaran, perlindungan keanekaragaman hayati dan bentang alam, serta litbang terkait |
Berdasarkan data tersebut, pada 2022 Portugal tidak melakukan belanja berlebihan untuk perlindungan terhadap risiko sosial, yakni perlindungan sosial dan kesehatan. Belanja pendidikan yang sedikit lebih tinggi dapat dikaitkan dengan kesenjangan tingkat kualifikasi rata-rata antara penduduk Portugal dan negara Eropa lainnya, serta upaya untuk mengatasinya. Kemajuan besar telah dicapai: angka putus sekolah turun dari 43,6% pada 2000 menjadi 8,0% pada 2023. Portugal turun dari jajaran negara dengan angka putus sekolah tertinggi pada 2000 ke peringkat ke-13 pada 2023 dan berada di bawah rata-rata UE.[112][113]
Perkembangan jumlah pegawai pemerintah di Portugal (1968–sekarang)
| Jumlah pegawai pemerintah | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| [114][115][116][117][118][119][120][121][122] | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
A Seluruh data merujuk pada 31 Desember pada tahun yang bersangkutan, kecuali 1996 yang merujuk pada 1 Oktober.
B Data 1986, 1988, dan 1991 diperoleh melalui perkiraan berdasarkan survei internal serta tidak mencakup personel militer dan paramiliter maupun pegawai pemerintah di kepulauan Azores dan Madeira.
C Data 2010 merupakan perkiraan yang dibuat pada Oktober 2010 untuk anggaran negara 2011.
Pada 2023, pekerjaan di sektor pemerintah umum mencakup sekitar 15% tenaga kerja, dibandingkan dengan rata-rata OECD sebesar 18,4%.[123]
Perekonomian regional
PDB nominal dan PDB per kapita pada 2024 di wilayah NUTS II Portugal berdasarkan data Instituto Nacional de Estatística (INE).[124][125]
| Peringkat | Wilayah | PDB dalam euro (€) | % PDB | PDB per kapita | |
|---|---|---|---|---|---|
| Dalam euro (€) | % terhadap rata-rata Portugal | ||||
| 1 | Lisboa Raya | 90.685.940.000 | 31,3% | 42.345 | 156,5% |
| 2 | Wilayah Utara | 85.749.418.000 | 29,6% | 23.280 | 86,0% |
| 3 | Wilayah Centro | 39.654.182.000 | 13,7% | 23.236 | 85,9% |
| 4 | Barat dan Lembah Tagus | 18.226.562.000 | 6,3% | 21.220 | 78,4% |
| 5 | Semenanjung Setúbal | 15.320.170.000 | 5,3% | 18.205 | 67,3% |
| 6 | Wilayah Algarve | 14.312.161.000 | 4,9% | 29.302 | 108,3% |
| 7 | Wilayah Alentejo | 12.035.392.000 | 4,2% | 25.348 | 93,7% |
| 8 | Daerah Otonom Madeira | 7.486.003.000 | 2,6% | 29.012 | 107,2% |
| 9 | Daerah Otonom Azores | 5.753.263.000 | 2,0% | 23.836 | 88,1% |
| 289.427.973.000 | 100,0% | 27.063 | 100,0% | ||
Ketenagakerjaan dan upah
Pada kuartal pertama 2026, tingkat pengangguran tercatat sebesar 6,1%.[12]
Tingkat pengangguran terus menurun sejak akhir 2013, membalikkan kecenderungan peningkatan jumlah penganggur yang berlangsung sejak 2000-an. Dampak krisis keuangan 2008 memperburuk kecenderungan tersebut dan mendorong tingkat pengangguran hingga mencapai rekor 17,7% pada awal 2013,[36] sebelum turun menjadi 5,5% pada Mei 2026 dengan jumlah penduduk bekerja sebanyak 5.365.100 orang.[126][127] Sebagai perbandingan, sepuluh tahun sebelumnya, pada Mei 2016, jumlah penduduk bekerja mencapai 4.406.400 orang.[127]
Penurunan pengangguran berkaitan dengan ekspansi ekonomi Portugal sejak kuartal ketiga 2014, setelah mengalami kontraksi pada 2011, 2012, dan 2013. Selama masa dana talangan, sekitar 150.000–200.000 orang meninggalkan negara tersebut. Keadaan ini meredakan tekanan sosial sekaligus membantu menurunkan pengangguran.[128] Namun, pada akhir 2010-an, lonjakan imigrasi dengan masuknya 1,2 juta orang sejak 2018 mendorong peningkatan lapangan kerja baru dan penurunan pengangguran secara besar-besaran.[129] Tingkat pengangguran pemuda berusia 16–24 tahun masih tinggi, yakni 19,1% pada kuartal pertama 2026, tetapi telah jauh menurun dibandingkan dengan rekor 42,9% pada awal 2013.[130]
Kondisi kerja di Portugal terus membaik, tetapi jam kerja masih termasuk yang terpanjang di UE. Meskipun meningkat, upah tetap rendah dibandingkan dengan negara anggota UE lainnya, sementara ketidakamanan kerja masih tinggi[131] dan produktivitas sangat rendah.[132] Walaupun tergolong negara maju sekaligus negara berpendapatan tinggi, Portugal memiliki PDB per kapita terendah di Eropa Barat. Menurut Eurostat, pada 2023 daya belinya merupakan yang terendah ke-6 di antara 27 negara anggota Uni Eropa.[133]
Upah
Upah minimum bulanan di Portugal mencapai 920 euro sejak 1 Januari 2026, naik dari 870 euro sebelumnya.[134] Besaran upah minimum tersebut ditetapkan pada Desember 2025 dengan sasaran mencapai 1.020 euro pada 2028.[135] Upah minimum terus meningkat sejak 2015, ketika nilainya 505 euro.[136] Pada 2021, pendapatan disposabel median tahunan mencapai US$19.147 berdasarkan KKB.[137] Pada kuartal pertama 2026, upah bruto rata-rata mencapai 1.611 euro (US$1.867, hampir sama dengan Kroasia dan Polandia), sedangkan upah neto rata-rata mencapai 1.335 euro (US$1.547).[138] Upah dibayarkan 14 kali setahun, terdiri atas 12 pembayaran bulanan, satu bulan upah sebagai bonus Natal, dan satu bulan upah sebagai tunjangan liburan.
Menurut Pasal 273 Kode Ketenagakerjaan, upah minimum Portugal ditetapkan melalui dialog dan perundingan di Komisi Tetap Konsiliasi Sosial yang melibatkan pemerintah, konfederasi pengusaha, dan konfederasi serikat pekerja. Berikut adalah upah minimum dan upah rata-rata bulanan pekerja bergaji setelah pajak penghasilan:
| Tahun | Upah minimum[134] | Upah rata-rata[139][a] |
|---|---|---|
| 2015 | 505 € | 835 € |
| 2016 | 530 € | 846 € |
| 2017 | 557 € | 867 € |
| 2018 | 580 € | 898 € |
| 2019 | 600 € | 917 € |
| 2020 | 635 € | 957 € |
| 2021 | 665 € | 1.003 € |
| 2022 | 705 € | 1.036 € |
| 2023 | 760 € | 1.091 € |
| 2024 | 820 € | 1.226 € |
| 2025 | 870 € | 1.314 € |
| 2026 | 920 € | 1.333 € (kuartal I 2026) |
Pengangguran lulusan
Pada 2008, sekitar 8%[140] lulusan perguruan tinggi menganggur, sementara proporsi pekerja takpenuh jauh lebih besar. Keadaan ini berkaitan langsung dengan rendahnya kesiapan kerja secara umum dan kurangnya persiapan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja pada berbagai program studi yang ditawarkan oleh sejumlah lembaga atau departemen pendidikan tinggi. Penerapan Proses Bologna dan reformasi pendidikan lainnya, termasuk penutupan wajib sejumlah program studi, departemen, perguruan tinggi, dan universitas swasta setelah 2005 akibat tidak ketatnya standar akademik dan rendahnya mutu pengajaran, menjadi pendekatan baru untuk mengatasi persoalan tersebut.[butuh rujukan] Sejak itu, proporsi penduduk bekerja yang memiliki gelar perguruan tinggi terus meningkat hingga mencapai 33,7% pada 2024, meskipun masih menjadi yang terendah ke-8 di UE.[131] Di kalangan pekerja muda berusia 25–34 tahun, proporsinya mencapai 43% pada 2024, hampir setara dengan rata-rata UE.[141] Namun, biaya yang ditanggung rumah tangga dan sistem pendanaan publik masih berbeda dari negara anggota lainnya.[141]
Penanggulangan kemiskinan
Sejarah
Kemiskinan dan ketimpangan merupakan persoalan sosial penting yang berupaya ditangani Portugal melalui berbagai kebijakan sosial. Krisis ekonomi Eropa meningkatkan jumlah rumah tangga yang hidup di bawah garis kemiskinan, terutama kaum muda akibat tingginya tingkat pengangguran.[142] Krisis ekonomi global yang berlangsung saat itu dianggap sebagai penyebab utama ketimpangan pendapatan, yang melemahkan permintaan pasar dan menurunkan pertumbuhan ekonomi Portugal.[143] Kebijakan upah minimum ditujukan untuk mengurangi kemiskinan ekstrem dan ketimpangan pendapatan, sehingga meningkatkan permintaan dan mendukung stabilitas ekonomi jangka panjang. Setelah dibekukan selama empat tahun, Portugal menaikkan upah minimum sebesar 4% pada 2014 dan kecenderungan kenaikan tersebut berlanjut.[134] Kebijakan ini ditetapkan setelah perundingan dengan organisasi pekerja dan pengusaha, yang baru dimungkinkan setelah pemulihan ekonomi secara berarti. Tujuannya ialah memperkuat keberlanjutan perekonomian sekaligus mengurangi kemiskinan.[144]
Pajak dan pembayaran transfer di Portugal
Portugal menggunakan pajak dan pembayaran transfer untuk meningkatkan pemerataan antara kelompok berpenghasilan tinggi dan rendah.[145] Pajak penghasilan di Portugal memiliki sifat progresif yang kuat. Kebijakan perpajakan pemerintah mengenakan pajak lebih tinggi kepada kelompok berpenghasilan tinggi daripada kelompok berpenghasilan rendah, sehingga pendapatan yang tersedia bagi kelompok berpenghasilan rendah dapat mendorong permintaan barang dan jasa dalam perekonomian.[146] Kelompok berpenghasilan tinggi membayar pajak sekitar tiga kali lebih besar daripada kelompok berpenghasilan rendah.[147] Pendekatan ini berperan penting dalam mengurangi ketimpangan pendapatan melalui redistribusi.
GMI Portugal
Undang-Undang No. 19-A/96 tanggal 29 Juni membentuk kebijakan GMI, yakni pendapatan minimum terjamin. Skema berbasis uji kemampuan ekonomi yang telah berjalan selama satu dasawarsa ini menjamin pendapatan minimum dan memberikan kestabilan keuangan kepada warga Portugal.[148] GMI dipandang sebagai hak warga Portugal dan tidak bergantung pada pengaruh pasar. Program tersebut bertujuan memberikan kemandirian sosial dan ekonomi kepada warga berpenghasilan rendah berusia di atas 18 tahun agar mereka dapat berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi negara.[148] Laporan pada 2001 menunjukkan bahwa tunjangan bagi 32% penerima GMI dihentikan setelah pendapatan mereka melampaui ambang minimum. Laporan tersebut menyimpulkan bahwa kebijakan GMI efektif memberantas kemiskinan dan meningkatkan pemerataan pendapatan di Portugal.[149]
Ekonomi menurut sektor

Sektor tersier kini menjadi komponen terpenting dalam perekonomian Portugal, menyumbang 75,8% nilai tambah bruto (NTB) dan menyerap 68,1% penduduk bekerja. Sektor industri berada di urutan berikutnya dengan sumbangan sebesar 21,9% terhadap NTB serta menyediakan 24,5% lapangan kerja. Bobot perikanan dan pertanian, yang pada 1960 menyumbang 25% perekonomian, menurun tajam menjadi hanya 2,4% terhadap NTB dan menyerap 7,5% penduduk bekerja.[150]
Sumber daya alam
Hutan merupakan sumber daya alam utama Portugal dan mencakup sekitar 34% wilayah negara tersebut. Sumber daya hutan terpenting meliputi pohon pinus (13.500 km2), Quercus suber (6.800 km2), Quercus rotundifolia (5.340 km2), dan eukaliptus (2.430 km2). Gabus merupakan salah satu hasil utama, dengan Portugal menghasilkan separuh gabus dunia. Sumber daya pertambangan pentingnya mencakup litium, wolfram, timah, dan uranium.
Pertanian
Pada 2024, sektor pertanian menyumbang 2,9% terhadap produk domestik bruto Portugal.[151] Hingga 2023, luas lahan pertanian negara tersebut mencapai sekitar 3.697.000 ha (36.970 km2).
Meskipun kini hanya menyumbang sebagian kecil perekonomian, sebagian besar wilayah daratan Portugal dimanfaatkan untuk pertanian. Portugal bagian selatan mengembangkan monokultur serealia dan zaitun, sedangkan Lembah Douro menjadi kawasan kebun anggur. Zaitun (4.000 km2; 1.545 sq mi), kebun anggur (3.750 km2; 1.450 sq mi), gandum (3.000 km2; 1.160 sq mi), dan jagung (2.680 km2; 1.035 sq mi) dibudidayakan di wilayah yang luas. Anggur Portugal dan minyak zaitun sangat dihargai masyarakat setempat karena mutunya, sehingga persaingan dari luar, sekalipun dengan harga jauh lebih rendah, hanya sedikit memengaruhi permintaan konsumen.
Portugal merupakan negara penghasil anggur tradisional dan telah mengekspornya sejak awal peradaban Barat. Anggur port, Vinho Verde, dan anggur Madeira menjadi produk anggur ekspor utamanya. Portugal juga menghasilkan buah bermutu, antara lain jeruk Algarve, ceri yang banyak diproduksi di Cova da Beira dan Alto Alentejo, pêra rocha (sejenis pir) dari wilayah Oeste, serta apel Alcobaça (maçã de Alcobaça). Belakangan, produksi tanaman ceruk seperti bluberi dan rasberi meningkat pesat, terutama untuk diekspor.[152] Komoditas ekspor lainnya meliputi produk hortikultura dan florikultura, gula bit, minyak bunga matahari, gabus, dan tembakau.
Perikanan
Industri perikanan Portugal tergolong cukup besar dan beragam. Berdasarkan wilayah operasinya, kapal penangkap ikan dibagi menjadi kapal penangkap ikan lokal, pesisir, dan jarak jauh. Armada lokal terutama terdiri atas kapal tradisional kecil dengan tonase kotor kurang dari 5. Pada 2004, kapal tersebut mencakup 87% dari seluruh armada penangkap ikan, tetapi hanya 8% dari total tonasenya. Kapal-kapal ini biasanya dilengkapi untuk menggunakan lebih dari satu metode penangkapan, seperti kail, jaring insang, dan perangkap, serta membentuk segmen armada serbaguna.
Volume hasil tangkapan armada tersebut rendah, tetapi pendapatannya cukup memadai karena tingginya nilai komersial spesies yang ditangkap, yaitu gurita, Aphanopus carbo, conger, Trisopterus luscus, Merluccius merluccius, dan anglerfish. Penangkapan dengan pukat cincin juga menjadi bagian dari armada lokal dan hanya menyasar satu spesies di daratan utama, yaitu sarden. Perikanan ini menyumbang 37% dari seluruh hasil pendaratan. Zona ekonomi eksklusif Portugal memiliki luas 1.727.408 km2, terbesar ketiga di UE dan ke-20 di dunia.
Armada penangkapan ikan pesisir hanya mencakup 13% kapal, tetapi memiliki tonase kotor terbesar, yakni 93%. Kapal-kapal ini beroperasi lebih jauh dari pantai, bahkan hingga ke luar zona ekonomi eksklusif Portugal. Armada pesisir terdiri atas kapal serbaguna, pukat cincin, dan pukat hela. Kapal pukat hela hanya beroperasi di landas kontinen daratan utama dan menyasar spesies demersal, seperti Trachurus trachurus, Micromesistius poutassou, gurita, dan krustasea.
Perikanan pukat hela krustasea menyasar Nephrops norvegicus, Aristeus antennatus, dan Parapenaeus longirostris. Spesies ikan terpenting yang didaratkan di Portugal pada 2004 adalah sarden, makerel, dan Trachurus trachurus, yang masing-masing menyumbang 37%, 9%, dan 8% dari total berat hasil pendaratan, serta 13%, 1%, dan 8% dari total nilainya. Moluska hanya menyumbang 12% dari berat hasil pendaratan, tetapi 22% dari nilainya. Krustasea menyumbang 0,6% dari berat dan 5% dari nilai hasil pendaratan. Pada 2020, Portugal menempati peringkat keenam dunia dalam konsumsi makanan laut per kapita, dengan rata-rata konsumsi ikan 59,36 kg per orang.
Industri

Industri Portugal berkembang pesat, terutama setelah Perang Dunia II, dan mencapai puncaknya pada 1974 ketika menyumbang hampir 35% PDB Portugal serta telah sangat terdiversifikasi. Pada 2024, industri menyumbang 21,2% PDB negara tersebut.[151]
Industri utama Portugal saat ini mencakup mesin, industri kelistrikan dan elektronika, industri otomotif dan pembuatan kapal, injeksi molding, plastik dan keramik, tekstil, alas kaki dan kulit, kilang minyak, petrokimia dan semen, minuman dan industri makanan, furnitur, pulp dan kertas, kayu, serta gabus.
Industri otomotif dan mekanis lainnya, seperti industri sepeda, terutama berlokasi di dalam dan sekitar Setúbal, Porto, Lisboa, Aveiro, Braga, dan Mangualde. Industri berbasis teknologi, termasuk pengobatan dan perangkat lunak, berkembang di Coimbra dan Oeiras. Sines memiliki kilang minyak terbesar dan menjadi pusat petrokimia utama sekaligus pelabuhan tersibuk di Portugal. Maia memiliki salah satu kawasan industri terbesar di negara tersebut, termasuk industri pengolahan kayu[menurut siapa?] dan makanan yang terkemuka. Figueira da Foz dan Setúbal merupakan pusat utama industri pulp dan kertas. Marinha Grande dikenal sebagai pusat pembuatan kaca paling terkemuka di Portugal. Leiria, Oliveira de Azeméis, Vale de Cambra, dan Viseu memiliki industri ringan penting, termasuk injeksi molding dan plastik. Viana do Castelo dan Setúbal menjadi pusat industri pembuatan dan perbaikan kapal.
Industri modern berbasis teknologi nontradisional, seperti dirgantara, bioteknologi, dan teknologi informasi, telah berkembang di sejumlah tempat di seluruh Portugal. Alverca, Covilhã,[153] Évora,[154], dan Ponte de Sor merupakan pusat utama industri dirgantara Portugal, yang dipimpin oleh cabang lokal Embraer dari Brasil dan OGMA. Sejak pergantian abad ke-21, banyak industri bioteknologi dan teknologi informasi besar didirikan dan terkonsentrasi di wilayah metropolitan Lisboa dan Porto, serta di Braga, Coimbra, dan Aveiro.
Energi

Sejak akhir 1990-an, ketika tenaga angin nyaris belum ada di Portugal, negara tersebut telah menjadi produsen energi terbarukan jenis ini terbesar keenam. Selain energi hidroelektrik tradisional, perusahaan-perusahaan Portugal, termasuk EDP sebagai perusahaan terbesar di negara tersebut, banyak berinvestasi dalam jenis energi terbarukan baru dengan dukungan pemerintah. Pada 2010, sebanyak 52% energi yang diproduksi di Portugal berasal dari sumber terbarukan.[155][156][157]
Pada 2013, sebanyak 61,7% energi yang diproduksi berasal dari sumber terbarukan, terdiri atas 30,4% tenaga air, 24,1% tenaga angin, 5,2% biomassa, 0,9% energi surya, dan 1,1% sumber energi terbarukan lainnya, khususnya energi panas bumi di Azores. Berkat strategi energi tersebut, pada 2013 Portugal menurunkan porsi energi impornya menjadi hanya 5%. Bahan bakar fosil masih menyumbang 38,3% energi yang diproduksi, tetapi porsinya terus menurun. Peningkatan produksi energi bersih pada 2013 membantu menghemat 806 juta euro dari impor bahan bakar fosil dan izin emisi CO2.
Pada Mei 2016, Portugal menjadi negara kedua di dunia yang mampu memenuhi seluruh konsumsi energinya hanya dengan energi terbarukan selama empat hari berturut-turut.[158] Sepanjang 2025, sebanyak 68% konsumsi listrik dipenuhi oleh energi terbarukan dan mencapai rekor 37 TWh (terawatt-jam). Sebagian besar kenaikan tersebut berasal dari energi surya, yang produksinya meningkat 25%.[159]
Pada 1970-an, Portugal membatalkan rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir dan memilih untuk tidak berinvestasi dalam tenaga nuklir. Karena itu, tidak terdapat pembangkit nuklir di negara tersebut.[155][156][157]
Jasa

Sektor tersier telah berkembang hingga menyumbang 74,4% PDB dan menyediakan pekerjaan bagi 65,9% penduduk bekerja. Pertumbuhan terbesar terjadi di sektor perdagangan berkat penerapan sarana distribusi, transportasi, dan telekomunikasi modern. Perusahaan jasa keuangan juga memperoleh manfaat dari privatisasi dan mencatat peningkatan efisiensi.
Pariwisata di Portugal berkembang pesat dan menyumbang 16,5% PDB pada 2023.[160] Pada 2024, jumlah wisatawan asing mencapai 29 juta orang. Dengan memasukkan wisatawan domestik, jumlah keseluruhannya sekitar 52 juta.[161][162]
Sejumlah perusahaan besar Portugal di sektor jasa telah menginternasionalkan layanannya. Peritel Jerónimo Martins, misalnya, memiliki jaringan pasar swalayan terbesar di Polandia dan juga berinvestasi di Kolombia. TAP Portugal banyak digunakan oleh penumpang transit yang bepergian antara Eropa, Afrika, dan Amerika Latin, terutama Brasil, serta dikenal karena catatan keselamatannya.
Perusahaan
Pada 2024, Portugal memiliki 1.593.415 perusahaan aktif, meningkat 4,4% dibandingkan tahun sebelumnya.[163] Sektor dengan jumlah perusahaan terdaftar terbanyak adalah "kegiatan jasa administrasi dan penunjang" dengan 259.086 perusahaan, disusul "perdagangan besar dan eceran; reparasi kendaraan bermotor dan sepeda motor" dengan 218.811 perusahaan, serta "kegiatan konsultasi, ilmiah, teknis, dan kegiatan sejenis" dengan 162.738 perusahaan.[163]
Pasar keuangan

Dalam sistem keuangan Portugal, bursa efek utamanya adalah Euronext Lisboa, bagian dari Euronext, kelompok bursa efek pan-Eropa utama. Bursa ini diawasi dan diatur oleh Komisi Pasar Sekuritas Portugal. PSI-20 merupakan indeks pasar saham Portugal yang paling selektif dan dikenal luas. Bank sentral Portugal adalah Bank Portugal, yang menjadi bagian integral dari Sistem Bank Sentral Eropa. Bank terbesar di Portugal adalah Banco Comercial Português dan Caixa Geral de Depósitos yang dimiliki negara.[164]
Bank-bank Portugal memiliki kepemilikan strategis di sektor ekonomi lain, termasuk asuransi. Partisipasi bank asing relatif tinggi, demikian pula kepemilikan negara melalui Caixa Geral de Depósitos (CGD). Secara keseluruhan, sistem keuangan Portugal sehat, dikelola dengan baik, dan berdaya saing. Risiko dan kerentanan jangka pendek cukup terkendali serta sistem tersebut ditopang oleh kerangka kebijakan keuangan yang kuat. Meskipun relatif kecil dan terkonsentrasi, sistem perbankan Portugal secara umum berkinerja baik dibandingkan dengan negara Uni Eropa (UE) lainnya dalam hal efisiensi ekonomi, profitabilitas, dan mutu aset, sedangkan tingkat solvabilitas juga mendekati tingkat Eropa.[164]
Pengawasan terhadap seluruh subsektor keuangan Portugal, khususnya lembaga-lembaga besar, berlangsung aktif, profesional, dan terorganisasi dengan baik. Sektor asuransi berkinerja baik, sebagian mencerminkan pendalaman pasar yang pesat. Meskipun peka terhadap berbagai jenis risiko pasar dan penjaminan, sektor asuransi jiwa maupun nonjiwa secara keseluruhan diperkirakan mampu menghadapi sejumlah guncangan berat, walaupun dampaknya terhadap masing-masing perusahaan asuransi sangat beragam.[164]
Daya saing

Daya saing Portugal di dunia
Ekonomi Portugal menempati peringkat ke-37 dalam Peringkat Daya Saing Dunia 2025 yang diterbitkan oleh lembaga Swiss IMD.[29] Sebagai perbandingan, peringkat ini sedikit menurun dari posisi ke-36 yang ditempati Portugal pada 2015.[166]
Daya saing menurut kota
Studi mengenai daya saing yang memeringkat berbagai munisipalitas Portugal diterbitkan oleh Instituto Mais Liberdade. Dalam studi 2025, munisipalitas dengan peringkat tertinggi adalah Lisboa, Oeiras, dan Porto.[167][168]
Peringkat 20 teratas:
- Lisboa: 70,1 poin
- Oeiras: 66,2
- Porto: 61,6
- Coimbra: 59,0
- Aveiro: 53,6
- Cascais: 52,8
- Maia: 52,6
- Alcochete: 52,5
- Funchal: 51,8
- São João da Madeira: 51,0
- Matosinhos: 51,0
- Braga: 50,7
- Faro: 49,9
- Leiria: 49,5
- Évora: 49,3
- Ponta Delgada: 48,9
- Mafra: 48,7
- Ílhavo: 48,5
- Vila Franca de Xira: 48,2
- Palmela: 48,1
Permasalahan dalam negeri
- Kebakaran hutan: Seperti negara-negara lain yang mengalami musim panas sangat terik dan pengeringan tanah serta vegetasi secara musiman, Portugal kehilangan kawasan hutan yang luas akibat kebakaran setiap tahun. Kejadian ini berdampak besar terhadap perekonomian karena banyak penduduk dan industri bergantung pada kegiatan kehutanan. Kebakaran hutan juga menjadi masalah ekologis yang serius dan mengancam keselamatan penduduk.[169]
- Birokrasi berlebihan: Birokrasi berlebihan dalam tata kelola dan pelayanan publik, ditambah kurangnya perencanaan, dianggap sebagai salah satu masalah utama perekonomian Portugal. Keadaan ini melumpuhkan administrasi publik dan menghambat investasi serta reformasi di negara tersebut.[170]
- Sektor publik tidak efisien: Sektor publik umumnya dianggap sebagai bagian perekonomian yang mahal dan tidak efisien. Organisasi yang buruk, keberpihakan politik yang kuat, jenjang karier dan pengupahan yang berbeda serta saling bertentangan, ditambah citra yang kurang bergengsi, menyulitkan reformasi sektor tersebut dan perekrutan tenaga terampil.[171] Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi kerja di sektor publik memburuk, ditandai oleh tingginya ketidakpastian kerja dan penurunan daya beli.[172] Sejumlah pemerintahan selama beberapa dasawarsa terakhir mengusulkan reformasi sektor publik, tetapi sebagian besar gagal akibat hambatan struktural, penolakan terhadap perubahan kelembagaan, dan pergantian pemerintahan yang terus-menerus.[173]
- Struktur ekonomi lemah: Perekonomian Portugal menghadapi persoalan sistemik yang menghambat pertumbuhan ekonomi yang kuat dan ditopang oleh perbaikan struktural:[174] tingkat upah dan produktivitas yang terus rendah,[132] sehingga mendorong pelarian modal manusia karena tenaga muda terampil meninggalkan negara tersebut untuk mencari peluang yang lebih baik,[175] disertai beban pajak yang tinggi;[176] ketergantungan berlebihan pada jasa bernilai rendah seperti pariwisata;[174] serta lemahnya semangat kewirausahaan dan inovasi, disertai ketergantungan besar pada subsidi pemerintah.[177]
- Korupsi: Menurut Indeks Persepsi Korupsi 2008 yang diterbitkan Transparency International, Portugal menempati urutan ke-32 dengan tingkat korupsi terendah dari 180 negara. Tujuh belas tahun kemudian, pada 2025, peringkatnya turun ke posisi ke-46. Korupsi telah menjadi persoalan politik dan ekonomi yang penting bagi masyarakat Portugal. Lembaga berwenang, berbagai organisasi masyarakat sipil, dan wadah pemikir berupaya menanggulanginya sebelum semakin meluas. Banyak praktik lobi yang menyimpang dan skema korupsi berkaitan dengan konsesi, persetujuan yang tidak transparan kepada kontraktor dan kelompok ekonomi, atau penciptaan lapangan kerja serta perjanjian komersial bagi teman dan anggota keluarga. Praktik tersebut terutama melibatkan sektor publik dan perusahaan yang sangat besar. Sejumlah kasus dikenal luas dan banyak diberitakan media, termasuk perkara di berbagai munisipalitas yang melibatkan pejabat balai kota dan pelaku usaha, serta politikus dengan tanggung jawab dan kekuasaan yang lebih luas.[178][179] Kasus pidana terkenal meliputi Face Oculta, skandal Wali Kota Oeiras Isaltino Morais, Apito Dourado, Saco Azul de Felgueiras, dan Operação Marquês yang melibatkan mantan perdana menteri José Sócrates.
Pendidikan, pelatihan, dan penelitian dalam ilmu bisnis dan ekonomi

Terdapat banyak lembaga pendidikan tinggi di seluruh Portugal yang memberikan gelar akademik dalam bidang ekonomi dan administrasi bisnis. Program manajemen dan administrasi ditawarkan oleh hampir seluruh universitas dan politeknik di Portugal. Program ekonomi ditawarkan oleh seluruh universitas negeri dan sejumlah universitas swasta.
Universitas terbesar dan paling terkemuka yang memiliki departemen ekonomi serta melakukan penelitian di bidang tersebut antara lain Universitas Lisboa melalui ISEG - Lisbon School of Economics and Management; ISCTE – Institut Universitas Lisboa; Universitas Katolik Portugal melalui Católica Lisbon School of Business and Economics dan Católica Porto School of Economics and Management; Universitas Porto melalui Faculdade de Economia; Universidade Nova de Lisboa melalui NOVA SBE – Sekolah Bisnis dan Ekonomi Nova; Universitas Minho melalui Escola de Economia e Gestão; serta Universitas Coimbra melalui Faculdade de Economia. Pemeringkatan sekolah bisnis Eropa oleh Financial Times secara konsisten menempatkan Católica Lisbon School of Business and Economics serta Nova School of Business and Economics di antara sekolah bisnis dan ekonomi terbaik di Eropa.
Selain lembaga pendidikan tinggi, Bank Portugal dan Instituto Nacional de Estatística juga melakukan penelitian yang luas dan sistematis serta menerbitkan laporan mengenai perekonomian Portugal.
Kemiskinan

Pada 2023, 40,3% penduduk berisiko mengalami kemiskinan sebelum transfer sosial. Setelah pensiun dimasukkan, persentasenya turun menjadi 21,4%. Pada tahun yang sama, 16,6% penduduk berisiko mengalami kemiskinan setelah transfer sosial. Artinya, pendapatan siap dibelanjakan mereka berada di bawah ambang risiko kemiskinan nasional, yang ditetapkan sebesar 60% dari pendapatan median nasional per orang dewasa ekuivalen.[180]
Pada 2024, 15,4% penduduk berisiko mengalami kemiskinan. Menurut Institut Statistik Nasional (INE), penurunan kemiskinan terjadi pada seluruh kelompok usia, terutama penduduk lanjut usia.[7] Jumlah tunawisma meningkat 76% dalam empat tahun. Pada 2024, sebanyak 14.476 orang di Portugal tidak memiliki tempat tinggal, dibandingkan dengan 8.209 orang pada 2020.[181]
| Tahun | 1995 | 1997 | 1999 | 2001 | 2003 | 2005 | 2007 | 2009 | 2011 | 2013 | 2015 | 2017 | 2019 | 2020 | 2021 | 2022 | 2023 | 2024 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Persentase | 23,0 | 22,0 | 21,0 | 20,0 | 20,4 | 18,5 | 18,5 | 17,9 | 17,9 | 19,5 | 19,0 | 17,3 | 16,2 | 18,4 | 16,4 | 17,0 | 16,6 | 15,4 |
Kerawanan pangan
Pada 2005 dan 2006, Survei Kesehatan Nasional menghimpun informasi mengenai ketahanan pangan. Hasilnya menunjukkan bahwa rumah tangga berpendapatan bulanan 251–500 euro mencakup 37,3% dari kelompok yang mengalami kerawanan pangan. Sebaliknya, rumah tangga berpendapatan bulanan lebih dari 901 euro hanya mencakup 15,9% dari kelompok tersebut.[183] Setelah krisis keuangan Portugal 2010–2014, kerawanan pangan memburuk dan terutama berdampak pada penduduk di wilayah yang lebih miskin, seperti Alentejo dan Algarve. Di Algarve, tingkat kerawanan pangan secara keseluruhan meningkat dari 56,9% menjadi 77,1% antara 2011 dan 2012, sedangkan kerawanan pangan berat naik dari 13,2% menjadi 41,7%. Sementara itu, tingkat kerawanan pangan nasional hanya meningkat 0,5 poin persentase, dari 48,6% menjadi 49,1%. Kerawanan pangan berat di wilayah lain, seperti Centro dan Norte, bermula pada tingkat yang jauh lebih rendah dan hanya meningkat sekitar 3%.[184] Secara keseluruhan, prevalensi kerawanan pangan di Portugal hampir tidak berubah dari 2011 hingga 2013. Namun, kelompok kurang mampu dan wilayah yang lebih miskin menanggung dampak terbesar, meskipun keadaan kemudian membaik.
Rata-rata 11,9% penduduk Portugal mengalami kerawanan pangan sedang atau berat antara 2022 dan 2024. Angka ini jauh di atas rata-rata 5,9% di Eropa Selatan. Di antara 13 negara di Eropa Selatan, Portugal menempati peringkat ketiga dengan persentase tertinggi untuk indikator tersebut, setelah Albania (33,0%) dan Makedonia Utara (15,2%).[185]
Emigrasi ekonomi
Pada 2021, Perserikatan Bangsa-Bangsa menurunkan estimasi jumlah warga Portugal yang tinggal di luar negeri. Organisasi tersebut sebelumnya memperkirakan jumlahnya mencapai 2,6 juta orang pada 2020, tetapi kemudian mengoreksinya menjadi 2 juta orang. Berdasarkan perbandingan jumlah emigran dengan jumlah penduduk, Portugal menempati peringkat ke-20 di dunia. Lebih banyak warga Portugal meninggalkan negaranya pada 2021 dibandingkan sebelum pandemi COVID-19. Emigrasi ke Eropa Utara, Belgia, dan Belanda dilaporkan meningkat.[186] Emigran Portugal yang tinggal di Prancis, Swiss, dan Britania Raya mengirim remitansi terbanyak ke Portugal. Pada 2022, emigran di ketiga negara tersebut menyumbang lebih dari separuh remitansi yang diterima keluarga Portugal.[187][188] Data bulanan Bank Portugal menunjukkan bahwa nilai remitansi yang dikirim emigran ke Portugal meningkat 1,8% pada 2021 dibandingkan tahun sebelumnya dan melampaui 3 miliar euro. Portugal termasuk negara anggota UE dengan jumlah remitansi masuk tertinggi.[189]
Lihat pula
Catatan
- ↑ Berdasarkan kuartal keempat setiap tahun.
Referensi
- 1 2 3 4 5 "World Economic Outlook Database, April 2026 Edition. (Portugal)". International Monetary Fund. 14 April 2026. Diakses tanggal 14 April 2026.
- 1 2 "Produto Interno Bruto em volume cresceu 1,9% em termos homólogos e 0,9% em cadeia. Em 2025 o PIB aumentou 1,9% - 4.º Trimestre de 2025". ine.pt. Instituto Nacional de Estatística. 27 Februari 2026. Diakses tanggal 27 Februari 2026.
- ↑ "Portugal: Share of economic sectors in gross domestic product (GDP) from 1995 to 2025". www.statista.com. Statista. Diakses tanggal 5 Juli 2026.
- ↑ "Índice de preços no consumidor (Taxa de variação homóloga - Base 2025 - %) por Localização geográfica e Agregados especiais; Mensal". www.ine.pt. INE. 11 Maret 2026. Diakses tanggal 15 Maret 2026.
- ↑ "Taxa de variação média do IPC fixou-se em 2,3% em 2025 e a taxa de variação homóloga foi 2,2% em dezembro - Dezembro de 2025". www.ine.pt. INE. 13 Januari 2026. Diakses tanggal 12 Februari 2026.
- ↑ "Taxa de variação média do IPC fixou-se em 2,4% em 2024 e a taxa de variação homóloga aumentou para 3,0% em dezembro - Dezembro de 2024". www.ine.pt. INE. 13 Januari 2025. Diakses tanggal 31 Januari 2025.
- 1 2 3 4 5 "15,4% em risco de pobreza em 2024, menos 1,2 pontos percentuais do que em 2023 - 2025" (dalam bahasa Portugis). INE. 11 Desember 2024. Diakses tanggal 11 Desember 2024.
- ↑ "Gini coefficient of equivalised disposable income – EU-SILC survey". ec.europa.eu. Eurostat. Diakses tanggal 22 April 2025.
- ↑ "População ativa (Série 2021 - N.º) por Local de residência (NUTS - 2024), Sexo, Grupo etário e Nível de escolaridade mais elevado completo; Trimestral". www.ine.pt. INE. Diakses tanggal 2 Juli 2025.
- ↑ "Employment rate by sex, age group 20-64". ec.europa.eu/eurostat. Eurostat. Diakses tanggal 20 Juli 2024.
- ↑ "Portugal: Distribution of employment by economic sector from 2012 to 2023". www.statista.com. Statista. Diakses tanggal 13 Maret 2025.
- 1 2 3 "A taxa de desemprego situou-se em 6,1% - 1.º Trimestre de 2026". www.ine.pt. INE. 6 Mei 2026. Diakses tanggal 6 Mei 2026.
- ↑ Taxing Wages 2024: Tax and Gender through the Lens of the Second Earner | READ online.
- ↑ Taxing Wages 2024: Tax and Gender through the Lens of the Second Earner | OECD iLibrary.
- ↑ Taxing Wages 2024: Tax and Gender through the Lens of the Second Earner | READ online.
- ↑ Taxing Wages 2024: Tax and Gender through the Lens of the Second Earner | OECD iLibrary.
- 1 2 "Balança comercial" (dalam bahasa Portugis). 2025. Diakses tanggal 15 Maret 2026.
- ↑ "Exportações de bens: total e por principais países parceiros comerciais". www.pordata.pt. Pordata. 2025. Diakses tanggal 15 Maret 2026.
- ↑ "Importações de bens: total e por principais países parceiros comerciais". www.pordata.pt. Pordata. 2025. Diakses tanggal 15 Maret 2026.
- ↑ "Foreign direct investment, net inflows (% of GDP) - Portugal". Diakses tanggal 20 April 2022.
- ↑ "Dívida Externa Bruta". Bank Portugal. Diakses tanggal 8 Agustus 2024.
- 1 2 3 "Procedimento dos Défices Excessivos - 2026". ine.pt. Instituto Nacional de Estatística. 26 Maret 2026. Diakses tanggal 26 Maret 2026.
- 1 2 "O saldo da economia aumentou 0,4 pontos percentuais para 2,5% do PIB - 4.º Trimestre de 2025". www.ine.pt. Instituto Nacional de Estatística. 26 Maret 2026. Diakses tanggal 26 Maret 2026.
- ↑ "Archived copy" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 26 Desember 2014. Diakses tanggal 25 Desember 2017. Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
- ↑ "Archived copy" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 20 April 2017. Diakses tanggal 25 Desember 2017. Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
- 1 2 3 4 "Portugal Credit Rating". World Government Bonds. 2025. Diakses tanggal 1 Maret 2025.
- ↑ "Scope affirms Portugal's credit ratings at A and revises the Outlook to Positive". Scope ratings. 31 Oktober 2025. Diakses tanggal 31 Oktober 2025.
- ↑ "Total reserves (includes gold, current US$) - Portugal". Bank Dunia. Diakses tanggal 20 April 2022.
- 1 2 Castro, Fátima (16 Juni 2025). "Portugal cai um lugar na competitividade, mas mantém-se à frente de Espanha em ranking internacional". Eco. Diakses tanggal 17 Juni 2025.
- ↑ "Portugal - Country Profile" (PDF). AICEP Portugal Global. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 4 Maret 2024. Diakses tanggal 18 September 2023.
- ↑ "Euronext". Investopedia (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 20 Juni 2023.
- ↑ Kenworthy, Lane (1999). "Do Social-Welfare Policies Reduce Poverty? A Cross-National Assessment" (PDF). Social Forces. 77 (3): 1119–1139. doi:10.2307/3005973. JSTOR 3005973. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 10 Agustus 2013.
- ↑ Moller, Stephanie; Huber, Evelyne; Stephens, John D.; Bradley, David; Nielsen, François (2003). "Determinants of Relative Poverty in Advanced Capitalist Democracies". American Sociological Review. 68 (1): 22–51. doi:10.2307/3088901. JSTOR 3088901.
- ↑ "Social Expenditure – Aggregated data". Organisation for Economic Co-operation and Development.
- ↑ "A taxa de desemprego situou-se em 5,5% e a taxa de subutilização do trabalho em 9,4% - Maio de 2026". Instituto Nacional de Estatística. 1 Juli 2026. Diakses tanggal 1 Juli 2026.
- 1 2 Joao Lima (9 Mei 2013). "Portugal's Unemployment Rate Climbs to Record for Euro Era". Bloomberg. Bloomberg L.P. Diakses tanggal 12 Mei 2013.
- ↑ "CIA – The World Factbook". Cia.gov. Diarsipkan dari asli tanggal 9 Januari 2021. Diakses tanggal 17 Agustus 2015.
- ↑ "Conservas A Ramirez, Portugal's oldest brand, opens nutrition center, Inside Portugal Travel, 2009". insideportugaltravel.com. Diarsipkan dari versi asli pada 4 Maret 2016. Diakses tanggal 14 Desember 2017.
- ↑ "Testes PISA: Portugal supera média da OCDE". Visão (dalam bahasa Portugis).
- ↑ "E agora no PISA: alunos portugueses melhoram a ciências, leitura e matemática". Expresso (dalam bahasa Portugis). Diarsipkan dari asli tanggal 13 Desember 2018. Diakses tanggal 28 Juli 2018.
- ↑ "Management: The Portuguese who sit at the top of the world". Portugal Daily View. Diarsipkan dari asli tanggal 14 Desember 2017. Diakses tanggal 14 Desember 2017.
- ↑ "Portugal: mais de 7 mil vagas para estudantes estrangeiros em 2015 • Emprego Pelo Mundo, August 2014". empregopelomundo.com. 5 Agustus 2014. Diarsipkan dari asli tanggal 15 Desember 2017. Diakses tanggal 14 Desember 2017.
- ↑ "Estimates of the total number of Portuguese emigrants between 1960-2024". OEm-Emigration Observatory. Diakses tanggal 16 Maret 2026.
- ↑ "International migration outlook 2025 Portugal full report". OECD. Diakses tanggal 16 Maret 2026.
- ↑ Palma, Nuno (2023). As Causas do Atraso Português. Dom Quixote. ISBN 9789722079341.
- ↑ "Desenvolvimento Económico nas Colónias". Infópedia Dicionários Porto Editora. Diakses tanggal 13 November 2025.
- ↑ "Portugal era uma das lebres da Europa nos anos 70, hoje é uma tartaruga". expresso.pt. 6 Januari 2025. Diakses tanggal 13 November 2025.
- 1 2 "Os poderosos clãs do Estado Novo". sabado.pt. 17 April 2024. Diakses tanggal 13 November 2025.
- ↑ "Estado Corporativo Português". Infópedia Dicionários Porto Editora. Diakses tanggal 13 November 2025.
- ↑ "Descendentes aomda detêm activos que foram do grupo fundado por Alfredo da Silva. CUF: o maior grupo português é mais do que memórias". publico.pt. 19 September 2008. Diakses tanggal 14 Desember 2017.
- ↑ Viseu, Albano Augusto Veiga. "Memórias do Complexo Agro-Industrial do Cachão (Mirandela)".
- ↑ "Angola multiplicou produção de petróleo por dez em 40 anos de independência". rtpnoticias.pt. 25 Oktober 2015. Diakses tanggal 13 November 2025.
- ↑ "Decreto-Lei n.º 391/72, de 13 de outubro". diariodarepublica.pt. 13 Oktober 1972. Diakses tanggal 13 November 2025.
- ↑ "As ilusões perdidas da 'primavera marcelista'". cmjornal.pt. 23 September 2018. Diakses tanggal 13 November 2025.
- ↑ "Flight from Angola", The Economist (16 Agustus 1975).
- ↑ "Dismantling the Portuguese Empire", Time. (7 Juli 1975).
- ↑ "Instabilidade Socioeconómica pós-25 de abril". Infópedia Dicionários Porto Editora. Diakses tanggal 13 November 2025.
- ↑ "Onda de nacionalizações pós-25 de Abril pôs 244 empresas nas mãos do Estado". sicnoticias.pt. 12 Maret 2025. Diakses tanggal 13 November 2025.
- 1 2 "Portugal - Economic Growth and Change". countrystudies.us. Diakses tanggal 18 Juni 2023.
- ↑ "André Ventura: "Salazar atrasou-nos muitíssimo" - Portugal - SÁBADO". Sabado. Diakses tanggal 18 Juni 2023.
- ↑ Economic Growth and Change, Perpustakaan Kongres Amerika Serikat, countrystudies.us
- ↑ "Em 1973, o excedente ficou entre a guerra, a emigração e a crise do petróleo". eco.sapo.pt. 25 Maret 2020. Diakses tanggal 13 November 2025.
- ↑ "Surto Industrial em Portugal". Infópedia Dicionários Porto Editora. Diakses tanggal 13 November 2025.
- ↑ "A adesão de Portugal às Comunidades Europeias". ensina.rtp.pt. 2021. Diakses tanggal 13 November 2025.
- ↑ (dalam bahasa Portugis) Maior queda nos bens e serviços transaccionáveis aconteceu entre 1988 e 1993 Diarsipkan 20 November 2023 di Wayback Machine., TSF (27 Desember 2012)
- ↑ "Recuperação da economia portuguesa". arquivos.rtp.pt. 17 Mei 1994. Diakses tanggal 13 November 2025.
- ↑ "Índices de preços no consumidor Dados anuais". bpstat.bportugal.pt. Diakses tanggal 13 November 2025.
- ↑ "Taxa de desemprego por sexo, grupo etário e nacionalidade (%)". pordata.pt. Diakses tanggal 13 November 2025.
- ↑ "World Economic Outlook Database April 2013 edition". International Monetary Fund. Maret 2013. Diakses tanggal 22 Desember 2013.
- ↑ "A new sick man of Europe", The Economist, 14 April 2007.
- ↑ "Greece reclassified to 'emerging market' from developed". The Telegraph. 2 Maret 2013. Diakses tanggal 22 Desember 2013.
- ↑ Luis Miguel Mota, População desempregada aumentou 65% em cinco anos, Destak.pt (6 Juni 2008)
- ↑ Standard and Poor's pessimistic on Portugal Diarsipkan 30 Juni 2014 di Wayback Machine., Agence France-Presse (7 Desember 2009)
- ↑ "Microsoft Portugal novamente eleita melhor Subsidiária mundial da Microsoft International em 2008". Microsoft.com. Diakses tanggal 19 Mei 2011.
- ↑ A Siemens executive, Carlos de Melo Ribeiro, pointed to labor costs and productivity as major reasons why shipping semiconductors to Portugal for final production is more advantageous than retaining the work in Germany or Britain – Siemens Builds on Long History in Portugal, to the Benefit of Both, By Karen E. Thuermer, October 1997, in Keller Publishing Diarsipkan 9 Desember 2007 di Wayback Machine.
- ↑ "The investment made in Portugal by the VW group has enabled "this plant to become one of the best in the VW Group and indeed in the whole automotive industry in terms of quality, productivity, absenteeism, safety, and many other decisive criteria", Gerd Heuss upon the manufacturing of car nº 1 million in Palmela", June 2003., AICEP – Business Development Agency [pranala nonaktif]
- ↑ Ashley Kindergan (10 Mei 2013). "Portugal: A Peripheral Country at a Crossroads". The Financialist. Diarsipkan dari asli tanggal 7 Juni 2013. Diakses tanggal 12 Mei 2013.
- 1 2 (dalam bahasa Portugis) Grande investigação DN Conheça o verdadeiro peso do Estado, Diário de Notícias (7 Januari 2011) Diarsipkan 8 Januari 2011 di Wayback Machine.
- ↑ Allen, Katie (12 Februari 2010). "Acronym acrimony: The problem with Pigs". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diakses tanggal 27 Juli 2023.
- ↑ "Emprego nas Administrações Públicas: Central, Regional, Local e Fundos da Segurança Social". www.pordata.pt. Diakses tanggal 25 Juni 2023.
- ↑ (dalam bahasa Portugis)"Cinco anos após a nacionalização do BPN os custos ainda estão por apurar". Jornal de Negócios. 31 Oktober 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 15 September 2016. Diakses tanggal 5 Februari 2014.
- ↑ (dalam bahasa Portugis)"Administradores do BPN escolhiam parceiros com promessa de ganhos indevidos". Jornal de Negócios. 13 Januari 2014. Diarsipkan dari asli tanggal 25 April 2016. Diakses tanggal 5 Februari 2014.
- ↑ (dalam bahasa Portugis)"AR desconhece quanto custa BPN e BPP e pede ajuda ao Tribunal de Contas". Dinheiro Vivo. 20 Maret 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 20 Januari 2022. Diakses tanggal 5 Februari 2014.
- ↑ "Parcerias público-privadas derrapam 560 milhões" (dalam bahasa Portugis). Sol. 27 Juli 2011. Diakses tanggal 5 Februari 2014.
- ↑ "Governo reserva 900 milhões para liquidar contratos swap". Público (dalam bahasa Portugis). 12 Juni 2013. Diakses tanggal 5 Februari 2014.
- ↑ Patrick Donahue (15 Februari 2010). "Merkel Economy Adviser Says Greece Bailout Should Bring Penalty". Bloomberg. Bloomberg L.P. Diakses tanggal 12 Mei 2013.
- ↑ "The Continent-wide rise of Euroscepticism" (PDF). Standard Eurobarometer. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 14 Agustus 2013. Diakses tanggal 22 Januari 2014.
- ↑ "The Eurozone Crisis and the Implications of Resurgent Germanophobia". France 24. 22 Januari 2014.
- ↑ "Os novos destinos da emigração portuguesa". Público (dalam bahasa Portugis). Diakses tanggal 22 Januari 2014.
- ↑ "Portugal follows Ireland out of bailout programme". Europe Sun. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Mei 2014. Diakses tanggal 18 Mei 2014.
- ↑ Nomad, Portugal (15 Maret 2025). "Ranking of EU countries by real GDP growth forecast in 2025". Portugal Business News. Diakses tanggal 11 April 2025.
- ↑ "Portugal: Staff Concluding Statement of the 2017 Article IV Mission". imf.org. Diakses tanggal 14 Desember 2017.
- ↑ "Portugal - OECD Data". Data.oecd.org. Diakses tanggal 2 April 2019.
- ↑ SAPO. "Bernardo Blanco: Portugal é o "4.º país da Zona Euro com menor poder de compra"". Polígrafo (dalam bahasa Portugis). Diakses tanggal 10 April 2023.
- ↑ "Portugal foi ultrapassado por (mais) duas economias de leste em 2021 — Instituto +Liberdade". Mais Liberdade (dalam bahasa Portugis). Diakses tanggal 10 April 2023.
- ↑ "Roménia cresce mais e ultrapassa Portugal no PIB per capita já este ano". SIC Notícias (dalam bahasa Portugis). 15 Mei 2023. Diakses tanggal 16 Mei 2023.
- ↑ "Portugal é quinto país da UE com menor produtividade no trabalho". Notícias ao Minuto (dalam bahasa Portugis). 12 Mei 2023. Diakses tanggal 1 Juni 2023.
- ↑ "Portugal é o quinto país da União Europeia com menor produtividade". SIC Notícias (dalam bahasa Portugis). 1 Mei 2023. Diakses tanggal 1 Juni 2023.
- ↑ "Produtividade por hora de trabalho — Instituto +Liberdade". Mais Liberdade (dalam bahasa Portugis). Diakses tanggal 7 Juni 2023.
- ↑ Ross, Jenna (20 September 2019). "Which Countries Are the Biggest Boost or Drag on the EU Budget?". Visual Capitalist (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 14 Juni 2023.
- ↑ "Contribuições líquidas anuais por habitante para o Orçamento da União Europeia — Instituto +Liberdade". Mais Liberdade (dalam bahasa Portugis). Diakses tanggal 14 Juni 2023.
- ↑ "EU budget: Who pays most in and who gets most back?". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). 27 Mei 2019. Diakses tanggal 14 Juni 2023.
- ↑ Berthold, Busch; Björn, Kauder; Samina, Sultan (2 November 2022). "Net contributors and net recipients in the EU". Busch IW-Report (dalam bahasa American English) (55).
- ↑ Nomad, Portugal (30 Januari 2025). "Portugal's GDP growth rate records the highest increase in the EU". Portugal Business News - PBN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 11 April 2025.
- ↑ Nomad, Portugal (12 Agustus 2024). "Portugal ranks 2nd highest growth in household income in the EU". Portugal Business News - PBN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 11 April 2025.
- ↑ Nomad, Portugal (12 Agustus 2024). "Portugal ranks 2nd highest growth in household income in the EU". Portugal Business News - PBN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 11 April 2025.
- ↑ Nomad, Portugal (11 Januari 2024). "Portugal's debt-to-GDP ratio is declining". Portugal Business News - PBN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 11 April 2025.
- ↑ Nomad, Portugal (28 Maret 2024). "Portugal's budget surplus exceeds forecast by 1 Billion". Portugal Business News. Diakses tanggal 11 April 2025.
- ↑ Nomad, Portugal (30 Maret 2025). "Top 10 EU countries with highest Gold Reserves by Value in 2025 in Euros". Portugal Business News - PBN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 11 April 2025.
- ↑ "Report for Selected Countries and Subjects: April 2026". www.imf.org (dalam bahasa Inggris Amerika). 14 April 2026. Diakses tanggal 14 Juni 2025. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- 1 2 "Government expenditure by function for the European Union, 2022 (% of GDP)". ec.europa.eu. Eurostat. Diakses tanggal 21 Agustus 2024.
- ↑ (dalam bahasa Portugis)"Abandono escolar precoce em Portugal é o terceiro mais elevado da UE". Jornal de Notícias. 7 Juni 2012. Diakses tanggal 5 Februari 2014.
- ↑ "Portugal foi país da UE onde abandono escolar mais caiu na última década". ECO. 23 Mei 2024. Diakses tanggal 21 Agustus 2014.
- ↑ Public Employment in European Union Member States, STATE SECRETARIAT FOR THE PUBLIC SERVICE DIRECTORATE-GENERAL OF THE PUBLIC SERVICE OF SPAIN (2010)
- ↑ (dalam bahasa Portugis) Portugal, Direcção-Geral da Administração e Emprego Público, Observatório do Emprego Público A Década, o Emprego Público em Números 1996–2005, hlm. 5 dan 18, 2009. Diakses 3 Maret 2014.
- ↑ (dalam bahasa Portugis) Portugal, Direcção-Geral da Administração e Emprego Público, Observatório do Emprego Público Boletim do Observatório do Emprego Público, no. 3, hlm. 5, 2010. Diakses 4 Maret 2014.
- ↑ Emprego nas Administrações Públicas: Central, Regional, Local e Fundos da Segurança Social Diarsipkan 23 Mei 2024 di Wayback Machine., diakses 16 Mei 2022.
- ↑ "Estado ganhou quase 93 mil funcionários desde que Costa é primeiro-ministro". CNN Portugal. Diakses tanggal 15 Februari 2023.
- ↑ "Número de funcionários públicos sobe para máximos à boleia das autarquias". ECO. 14 Februari 2024. Diakses tanggal 27 Maret 2024.
- ↑ "Número de funcionários públicos bate recorde no primeiro ano de Montenegro". ECO. 14 Februari 2025. Diakses tanggal 14 Februari 2025.
- ↑ "Estado emprega mais de 766 mil trabalhadores, um novo recorde". ECO. 13 Februari 2026. Diakses tanggal 13 Februari 2026.
- ↑ "Estado emprega mais de 767 mil trabalhadores, um novo recorde". ECO. 15 Mei 2026. Diakses tanggal 15 Mei 2026.
- ↑ "Government at a Glance 2025". OECD. 19 Juni 2025. Diakses tanggal 17 Juni 2026.
- ↑ "Produto interno bruto (B.1*g) a preços correntes (Base 2021 - €) por Localização geográfica (NUTS - 2024); Anual". www.ine.pt. Diakses tanggal 14 Januari 2025.
- ↑ "Produto interno bruto (B.1*g) por habitante a preços correntes (Base 2021 - €) por Localização geográfica (NUTS - 2024); Anual". www.ine.pt. Diakses tanggal 14 Januari 2025.
- ↑ "Taxa de desemprego recua para 5,5% em maio". jn.pt. 1 Juli 2026. Diakses tanggal 1 Juli 2026.
- 1 2 "População empregada com idade entre 16 e 74 anos (N.º) por Grupo etário; Mensal". Instituto Nacional de Estatística. 29 Mei 2026. Diakses tanggal 17 Juni 2026.
- ↑ "Emigração foi a válvula de escape que aliviou as tensões sociais". publico.pt. 16 Mei 2014. Diakses tanggal 17 Juni 2026.
- ↑ "Imigrantes são responsáveis por mais de metade dos novos empregos criados na Zona Euro desde 2021". eco.sapo.pt. 19 Mei 2026. Diakses tanggal 17 Juni 2026.
- ↑ "Taxa de desemprego jovem (16 a 24 anos)-Trim". Bank Portugal. 8 Mei 2026. Diakses tanggal 17 Juni 2026.
- 1 2 "Portugal among EU countries with the most people working close to 50 hours a week". Euronews. 5 April 2026. Diakses tanggal 17 Juni 2026.
- 1 2 "Produtividade em Portugal é a quarta mais baixa da União Europeia e piorou em 2025". Expresso. 18 Juni 2026. Diakses tanggal 21 Juni 2026.
- ↑ "Portugal entre os países da UE com menor poder de compra e maior subida na habitação". publico.pt. 23 Februari 2026. Diakses tanggal 17 Juni 2026.
- 1 2 3 "Salário mínimo nacional" (dalam bahasa Portugis). Portdata. Diakses tanggal 1 Januari 2025.
- ↑ "Decreto-Lei n.º 139/2025, de 29 de dezembro" (dalam bahasa Portugis). Diário da República. 29 Desember 2025. Diakses tanggal 1 Januari 2026.
- ↑ "Salário mínimo nacional". Diarsipkan dari asli tanggal 28 Oktober 2022. Diakses tanggal 20 Agustus 2020.
- ↑ OECD (20 Juni 2024). Society at a Glance 2024: OECD Social Indicators, Figure 4.1 Median income varies by a factor eight across OECD countries. OECD.
- ↑ "Em termos reais, a remuneração bruta mensal média por trabalhador aumentou 2,7%. - 1.º Trimestre de 2026". Instituto Nacional de Estatística - Web Portal. 15 Mei 2026. Diakses tanggal 15 Mei 2026.
- ↑ "Rendimento médio mensal líquido (Série 2021 - €) da população empregada por conta de outrem por Sexo e Profissão (Grande grupo - CPP); Trimestral" (dalam bahasa Portugis). INE. 7 Mei 2025. Diakses tanggal 19 Juni 2025.
- ↑ "Licenciados desempregados mais do que duplicaram desde 2002". Diário Digital (dalam bahasa Portugis). 19 Februari 2008. Diarsipkan dari asli tanggal 11 Mei 2013. Diakses tanggal 12 Mei 2013.
- 1 2 "Ensino superior e emprego jovem em Portugal: tendências, resultados e comparações internacionais". Fundação Francisco Manuel dos Santos. 14 Mei 2026. Diakses tanggal 17 Juni 2026.
- ↑ Schulten, Thorsten (2012). "European minimum wage policy: A concept for wage-led growth and fair wages in Europe" (PDF). International Journal of Labour Research. 4 (1): 85–103. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 7 April 2022. Diakses tanggal 3 November 2021.
- ↑ Cardoso, Ana Rute; Portugal, Pedro (Oktober 2005). "Contractual Wages and the Wage Cushion under Different Bargaining Settings". Journal of Labor Economics. 23 (4): 875–902. doi:10.1086/491608. S2CID 32620300.
- ↑ Carneiro, Anabela; Portugal, Pedro; Varejão, José (Maret 2014). "Catastrophic job Destruction during the Portuguese Economic Crisis" (PDF). Journal of Macroeconomics. 39: 444–457. doi:10.1016/j.jmacro.2013.09.018.
- ↑ Matsaganis, Manos; Ferrera, Maurizio; Capucha, Luis; Moreno, Luis (Desember 2003). "Mending Nets in the South: Anti-poverty Policies in Greece, Italy, Portugal and Spain". Social Policy and Administration. 37 (6): 639–655. doi:10.1111/1467-9515.00363. hdl:10261/176705. S2CID 155030266.
- ↑ Garcia, José Luís; Lopes, João Teixeira; Martinho, Teresa Duarte; Neves, José Soares; Gomes, Rui Telmo; Borges, Vera (3 September 2018). "Mapping cultural policy in Portugal: From incentives to crisis". International Journal of Cultural Policy. 24 (5): 577–593. doi:10.1080/10286632.2016.1248950. hdl:10451/25038. S2CID 151583836.
- ↑ Jens, Rodriquez; Arnold, Carlos Farinha (2015). "Reducing inequality and poverty in Portugal". hlm. 13. Diakses tanggal 17 Juni 2021.
- 1 2 Pereirinha, José António; Murteira, Maria Clara (2016). "The Portuguese Welfare System in a Time of Crisis and Fiscal Austerity". Challenges to European Welfare Systems. hlm. 587–613. doi:10.1007/978-3-319-07680-5_26. ISBN 978-3-319-07679-9.
- ↑ Borosch, Nikola; Kuhlmann, Johanna; Blum, Sonja (2016). "Opening up Opportunities and Risks? Retrenchment, Activation and Targeting as Main Trends of Recent Welfare State Reforms Across Europe". Challenges to European Welfare Systems. hlm. 769–791. doi:10.1007/978-3-319-07680-5_33. ISBN 978-3-319-07679-9. S2CID 156525704.
- ↑ "Portugal - Ficha País" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 7 Januari 2014. Diakses tanggal 22 Januari 2014.
- 1 2 "Statistics Portugal - data base - indicator 0006612". Instituto Nacional de Estatística. 11 Desember 2025. Diakses tanggal 30 April 2026.
- ↑ "90% da produção de mirtilos e framboesa da região Centro é exportada | Portal Agronegócios.eu". Diarsipkan dari asli tanggal 29 Desember 2020. Diakses tanggal 15 September 2021.
- ↑ (dalam bahasa Portugis) Aleia vai montar avião até agora vendido em kit e jactos portugueses em 2011 Diarsipkan 7 Oktober 2011 di Wayback Machine., 14 April 2008
- ↑ (dalam bahasa Portugis) Évora aprova isenções fiscais aos projectos da Embraer Diarsipkan 29 September 2011 di Wayback Machine., Diário Digital (22 Agustus 2008)
- 1 2 "Peso das fontes de produção de electricidade em Portugal Continental em 2013". APREN - Associação de Energias Renováveis. Desember 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 6 Juli 2014. Diakses tanggal 23 Desember 2013.
- 1 2 "Quase 60% da electricidade consumida em 2013 foi de origem renovável". Público (dalam bahasa Portugis). 14 Januari 2014. Diakses tanggal 2 Februari 2014.
- 1 2 "Produção de electricidade por fonte em Portugal Continental em 2013" (dalam bahasa Portugis). APREN – Associação de Energias Renováveis. Diarsipkan dari asli tanggal 6 Juli 2014. Diakses tanggal 2 Februari 2014.
- ↑ "Portugal runs for four days straight on renewable energy alone". The Guardian. 18 Mei 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Mei 2023.
- ↑ "Consumo de energia elétrica atinge máximo histórico em 2025". ECO. 1 Januari 2026. Diakses tanggal 18 Juni 2026.
- ↑ "O VAB e o consumo do turismo no território económico reforçaram o seu peso relativo no total da economia, atingindo máximos históricos - 2023". Instituto Nacional de Estatística. INE. 1 Agustus 2024. Diakses tanggal 31 Januari 2025.
- ↑ "Portugal's flourishing tourism becomes economic mainstay". Reuters. 16 Maret 2018.
- ↑ "Estatísticas do Turismo 2024: atividade turística manteve trajetória de crescimento". INE. 9 Juli 2025. Diakses tanggal 9 Juli 2025.
- 1 2 "Nasceram cerca de 247 mil empresas, das quais 45 mil eram sociedades - 2024". INE. 28 Januari 2026. Diakses tanggal 15 Mei 2026.
- 1 2 3 Portugal: Financial System Stability Assessment, including Reports on the Observance of Standards and Codes on the following topics: Banking Supervision, Securities Regulation, and Insurance Regulation, IMF, (Oktober 2006)
- ↑ IMF. "IMF statistics". imfstatistics.org. Diarsipkan dari asli tanggal 27 November 2010. Diakses tanggal 3 Mei 2011.
- ↑ "Portugal sobe sete lugares em tabela de competitividade". rtp.pt. 28 Mei 2015. Diakses tanggal 17 Juni 2025.
- ↑ "Conheça o Ranking de Competitividade dos Municípios em 2025". pplware.sapo.pt. 5 Oktober 2025. Diakses tanggal 18 Juni 2026.
- ↑ "Instituto Mais Liberdade lança o novo Ranking de Competitividade Municipal". maisliberdade.pt. 1 Oktober 2025. Diakses tanggal 18 Juni 2026.
- ↑ "Portugal wildfires: Why are they so deadly?". BBC News (dalam bahasa Inggris). 20 Juni 2017. Diakses tanggal 17 Juni 2026.
- ↑ "Governação pública "bloqueada" em excesso de burocracia e falta de planeamento". ECO (dalam bahasa Portugis (Eropa)). 10 April 2026. Diakses tanggal 17 Juni 2026.
- ↑ "Sector público tem dificuldade em atrair e reter talento especializado". Expresso (dalam bahasa Portugis (Eropa)). 15 November 2023. Diakses tanggal 17 Juni 2026.
- ↑ "O emprego público está em piores condições do que quando Costa chegou ao poder?". Expresso (dalam bahasa Portugis (Eropa)). 26 Agustus 2023. Diakses tanggal 17 Juni 2026.
- ↑ "A Reforma Administrativa em Portugal". Universitas Minho (dalam bahasa Portugis (Eropa)). Diakses tanggal 17 Juni 2026.
- 1 2 "Portugal Economic Snapshot". OECD (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 21 Juni 2026.
- ↑ "Portugal is rapidly losing its young people. Will this new scheme convince them to stay?". The Guardian (dalam bahasa Inggris). 20 November 2024. Diakses tanggal 21 Juni 2026.
- ↑ "Portugueses entre os que mais 'sofrem' para pagar os seus impostos". ECO (dalam bahasa Portugis). 29 September 2025. Diakses tanggal 21 Juni 2026.
- ↑ ""O problema fundamental da economia portuguesa é a perda de ambição". Correio da Manhã (dalam bahasa Portugis). 8 Juni 2026. Diakses tanggal 21 Juni 2026.
- ↑ Eurojust chief embroiled in Portuguese corruption scandal, euobserver.com (13 Mei 2009)
- ↑ People & Power, Al Jazeera, Al Jazeera (Maret 2008)
- ↑ Tavares, Inês; Carmo, Renato Miguel do (2025). "Tendências recentes da pobreza e da privação em Portugal: O agravamento na população idosa e nas mulheres" [Recent trends in poverty and deprivation in Portugal: The worsening situation among the elderly population and women]. Inequality Observatory (dalam bahasa Portugis (Eropa)). Lisbon: CIES-Iscte: 13. doi:10.15847/CIESODPobrezaPrivacao2024. hdl:10071/33081. Diakses tanggal 18 Maret 2026.
- ↑ "Mais de 14.400 sem-abrigo em Portugal. Desemprego e precariedade laboral são as principais causas". Público (dalam bahasa Portugis (Eropa)). 18 Desember 2025. Diakses tanggal 18 Desember 2025.
- ↑ "Taxa de risco de pobreza após transferências sociais: total e por condição perante o trabalho" (dalam bahasa Portugis). Portdata. Diakses tanggal 16 Februari 2026.
- ↑ Álvares, Luísa; Amaral, Teresa F. (Desember 2014). "Food Insecurity and Associated Factors in the Portuguese Population". Food and Nutrition Bulletin. 35 (4): S395 – S402. doi:10.1177/156482651403500401. PMID 25639124. S2CID 25952177.
- ↑ Gregório, Maria João; Graça, Pedro; Costa, Andreia; Nogueira, Paulo Jorge (Desember 2014). "Time and regional perspectives of food insecurity during the economic crisis in Portugal, 2011-2013". Saúde e Sociedade. 23 (4): 1127–1141. doi:10.1590/S0104-12902014000400001. hdl:10400.26/10113.
- ↑ The State of Food Security and Nutrition in the World 2025 – Addressing high food price inflation for food security and nutrition (Report). Rome: FAO, IFAD, UNICEF, WFP and WHO. 2025. hlm. 120. doi:10.4060/cd6008en. eISSN 2663-807X. ISBN 978-92-5-139937-8. ISSN 2663-8061. Diakses tanggal 2 Februari 2026.
- ↑ ""O número de emigrantes equivale a 20% da nossa população": Portugal é o país da Europa Ocidental que mais cidadãos vê partir". Jornal Expresso (dalam bahasa Portugis (Eropa)). 20 November 2022. Diakses tanggal 11 Desember 2023.
- ↑ Crisóstomo, Pedro (22 Agustus 2023). "Em meio ano, emigrantes enviaram quase 2000 milhões em remessas para Portugal". PÚBLICO (dalam bahasa Portugis). Diakses tanggal 11 Desember 2023.
- ↑ "O que são as remessas? | BPstat". bpstat.bportugal.pt (dalam bahasa Portugis). Diakses tanggal 11 Desember 2023.
- ↑ "Remessas dos emigrantes valem 1,7% do PIB e mostram "diáspora dinâmica e ativa", diz o MNE". Observador (dalam bahasa Portugis (Eropa)). Diakses tanggal 11 Desember 2023.
Pranala luar
- Situs web OECD untuk Portugal
- Survei Ekonomi OECD untuk Portugal
- Ringkasan statistik perdagangan Portugal dari Bank Dunia
- Tarif yang diberlakukan Portugal sebagaimana tercantum dalam Akses Pasar ITC yang dikelola ITC[pranala nonaktif permanen], sebuah pangkalan data daring mengenai tarif bea cukai dan persyaratan pasar
Ekonomi Eropa | |||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Negara berdaulat |
| ||||||||||||
| Negara dengan pengakuan terbatas | |||||||||||||
| Dependensi dan wilayah lain | |||||||||||||