Ekonomi Azerbaijan sangat bergantung dengan ekspor minyak bumi dan gas, terutama setelah rampungya proyek Transportasi Pipa Baku-Tbilisi-Ceyhan. Peralihan ekonomi sektor menjadi penghasil minyak bumi pada akhir dasawarsa 1990-an membuat Azerbaijan mengalami pertumbuhan ekonomi secara pesat selama tahun 1995–2014.[22][23] Sejak tahun 2014, PDB Azerbaijan sudah melambat drastis.[23]
Faktor besar ekonomi Azerbaijan berasal dari sektor cadangan minyak bumi yang besar dengan kontribusi sebesar dua pertiga dari PDB Azerbaijan, sehingga Azerbaijan adalah salah satu sepuluh negara besar yang ekonominya bergantung dengan minyak fosil.[24]
Ekonomi Azerbaijan mempunyai permasalahan korupsi dan ketimpangan.[22] Kekayaan dari minyak di Azerbaijan membuat rezim Ilham Aliyev semakin kukuh dan memperkaya para elite yang berkuasa di Azerbaijan.[25][26][27][28] Hasil kekayaan minyak bumi Azerbaijan ini dipakai untuk mengadakan pergelaran bertaraf internasional yang mewah dan juga dipakai untuk melobi orang di luar negeri.[29][30]
Mata uang Azerbaijan adalah manat Azerbaijan. Di Azerbaijan, sektor swasta itu lemah dan banyakan dikuasai oleh sektor badan usaha milik negara.[23] Separuh tenaga kerja di Azerbaijan bekerja di sektor pemerintahan.[23]
Küpeli, Ismail (2013). Aserbaidschan– ein autoritärer Rentierstaat? Politik und Ökonomie unter dem Aliyev-Regime. Göttingen: Optimus Verlag. ISBN978-3-86376-042-7.