Untuk kegunaan lain terkait tempat dengan nama sama, lihat Baku (disambiguasi).
Place in 23x15px|border |alt=|link= Azerbaijan{{SHORTDESC:Place in 23x15px|border |alt=|link= Azerbaijan|noreplace}}
Baku
Bakı
Istana Shirvanshah, Kota Tua Baku, Menara Perawan, Istana Kebahagiaan di Jalan Mukhtarov, Kota Baku pada malam hari, Istana Ismailiyye, Pusat Kebudayaan Heydar Aliyev, Museum Seni Nasional Azerbaijan, Museum Karpet Azerbaijan, Aula Filharmoni Baku, Akademi Opera dan Teater Balet Nasional, Pusat Sinema Nizami Cinema, Kuil Api Baku (Ateshgah), Gereja Penyelamat, Masjid Heydar, Pemandangan malam Baku di tepi Laut Kaspia
Berada di tepi selatan Semenanjung Absheron, Baku terdiri dari dua bagian, yaitu kawasan Kota Tua Baku dengan bangunan-bangunan bersejarah, serta wilayah kota yang relatif lebih baru.
Baku terbagi atas 11 distrik, seperti Azizbayov, Binagadi, Garadagh, Narimanov, Nasimi, Nizami, Sabail, Sabunchu, Khatai, Surakhany dan Yasamal serta 48 kotapraja. Di antaranya terdapat kotapraja di kepulauan yang berada di Teluk Baku dan Cadas Minyak yang dibangun di Laut Kaspia, 60km (37mi) dari Baku.
Etimologi
Nama Baku sejak lama telah dicatat dalam huruf Arab Persia باکو (Bākū). Sumber-sumber berbahasa Arab yang terawal tentang kota ini menyebutnya sebagai Bākuh dan Bākuya,[5] keduanya sepertinya berasal dari bahasa Persia, walaupun asal-usul sebenarnya belum jelas.
Cerita populer setempat dari abad ke-19[6] mengisahkan bahwa ada kemungkinan bahwa nama Baku berasal dari kata بادکوبه (Bâdkube), yang dalam bahasa Persia artinya "kota yang dipukul angin", dari kata asal bād yang berarti "angin", dan kube, yang berakar dari kata kerja کوبیدن kubidan, yang berarti "untuk memukul". Istilah ini dipakai untuk merujuk pada Baku yang dikenal dengan anginnya yang kencang,[7] serta sering mengalami badai musim dingin yang kurang bersahabat. Dari cerita tersebut, nantinya Balu akan mendapatkan julukannya, yakni "Kota Angin" (City of Winds)
Terdapat cerita lain yang mengisahkan asal-usul nama Baku, tetapi kini dianggap usang. Cerita ininmenyebutkan bahwa Baku mendapatkan namanya dari kata Baghkuy, yang artinya "Kota Tuhan" atau "Kota Dewa". Baga (sekarang dieja بغbagh) dan kuy adalah kosakata bahasa Persia Kuno bagi masing-masing "tuhan" atau "dewa" dan "kota". Nama Baghkuy kemungkinan dapat dibandingkan dengan Baghdād ("Pemberian Tuhan"), yang kata dād artinya "memberi".
Pada masa Uni Soviet, nama kota ini secara resmi ditulis dalam aksara Cyrilic sebagai "Бакы" dalam bahasa Azerbaijani dan "Баку" Baku) dalam bahasa Rusia. Sejak kemerdekaannya di tahun 1991, Azerbaijan beralih menggunakan modifikasi alfabet Latin dan Baku dilafalkan dalam bahasa Azerbaijani sebagai Bakıcode: az is deprecated .
↑Samadov, Anar. "Population". The State Statistical Committee of the Republic of Azerbaijan. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Agustus 2018. Diakses tanggal 25 Maret 2020.
123"ВСЕ ОСТАЕТСЯ ЛЮДЯМ"[Everything remains for people]. Vol.29, no.19725. Vyshka. 25 Juli 2008. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Juli 2011. Diakses tanggal 4 Februari 2010.