Ekonomi Brasil adalah yang terbesar di Amerika Latin dan terbesar kedua di hemisfer barat.[17] Dari 2000 sampai 2012, Brazil menjadi salah satu dari ekonomi utama dengan pertumbuhan tercepat di dunia, dengan rata-rata peringkat pertumbuhan GDP tahunan lebih dari 5%, dengan ekonominya pada 2012 yang menggeser Britania Raya, membuat ekonomi Brasil menjadi ekonomi terbesar keenam di dunia.[18][19]
Pada 2012 Forbes menyatakan bahwa Brasil adalah negara dengan jumlah miliuner terbesar ke-5 di dunia, jumlah yang besar ketimbang jumlah yang ditemukan di negara-negara Amerika Latin lainnya, dan pernah di atas Britania Raya dan Jepang.[20]
Brazil adalah anggota organisasi ekonomi diverse, seperti Mercosur, Unasul, G8+5, G20, WTO, dan Cairns Group.
Sekarang, dengan jumlah penduduk sekitar 190 juta dan sumber daya alam yang melimpah, Brasil menjadi salah satu dari sepuluh pasar terbesar di dunia, yang memproduksi sepuluh juta tom baja, 26 juta ton semen, 3.5 juta set televisi, dan 3 juta kulkas.
Komponen
Sektor pelayanannya adalah komponen GDP terbesar yakni 67.0 persen, disusul dengan sektor industri yakni 27.5 persen. Agribudaya mewakili 5.5 persen dari GDP (2011).[21] Jumlah buruh Brasil diperkirakan berjumlah 100.77 juta yang 10 persen-nya bekerja dalam bidang agribudaya, 19 persen dalam sektor industri dan 71 persent dalam sektor pelayanan.
Selama lima puluh lima tahun (1950 sampai 2005), jumlah penduduk Brasil bertumbuh dari 51 juta menjadi sekitar 187 juta penduduk,[22] yang artinya meningkat 2 persen per tahun.
Industri automobil, petrokimia, mesin, elektronik, semen dan konstruksi, pesawat, tekstil, makanan dan minuman, pertambangan, consumer durables, pariwisata
Pada 2011, 36 perusahaan Brasil masuk dalam daftar Forbes Global 2000 - sebuah peringkat 2000 perusahaan publik teratas tahunan di dunia menurut majalah Forbes.[23] The 13 leading companies were: