ENSIKLOPEDIA
Ekonomi Yunani
| Ekonomi Yunani | |
|---|---|
| Mata uang | Euro (EUR, €) |
| Tahun fiskal | Tahun kalender[1] |
| Organisasi perdagangan | Uni Eropa, WTO, OECD, BIS, BSEC[1] |
| Statistik | |
| PDB | |
| Pertumbuhan PDB | |
| PDB per kapita | |
| PDB per sektor | |
| Inflasi (IHK) | |
| Penduduk di bawah garis kemiskinan | ▲ 27,5% berisiko mengalami kemiskinan atau eksklusi sosial (2025)[8] |
| Koefisien gini | |
| Angkatan kerja | |
| Angkatan kerja berdasarkan sektor | |
| Pengangguran | |
| Gaji kotor rata-rata | €1.565,67/US$1.784,86 per bulan[13][14] (2024) |
| Gaji bersih rata-rata | €1.225/US$1.396,5 per bulan[13][14] (2024) |
| Industri utama | Pelayaran (peringkat pertama dunia berdasarkan tonase), pariwisata, pengilangan minyak bumi, Pengolahan makanan, energi terbarukan, aluminium dan produk logam, bahan kimia, farmasi, mesin (termasuk peralatan listrik dan elektronik serta alat angkut), layanan TIK, dan pertambangan (2025)[15][1][16] |
| Eksternal | |
| Ekspor | |
| Komoditas ekspor |
|
| Tujuan ekspor utama | |
| Impor | |
| Komoditas impor |
|
| Negara asal impor utama | |
| Modal investasi langsung asing | |
| Utang kotor luar negeri | ▲ €590,366 miliar (kuartal IV 2025)[20] |
| Pembiayaan publik | |
| Utang publik | |
| Pendapatan | |
| Beban | |
| Bantuan ekonomi |
|
| Peringkat utang | |
Yunani merupakan negara maju dengan ekonomi campuran.[32][33] Berdasarkan produk domestik bruto (PDB) nominal, perekonomian Yunani menempati urutan ke-50 terbesar di dunia, sedangkan menurut keseimbangan kemampuan berbelanja (KKB) berada di urutan ke-54.[2] Di Uni Eropa, Yunani merupakan perekonomian terbesar ke-16, sementara di zona euro menempati urutan ke-11.[34] Yunani merupakan negara kesejahteraan dengan tingkat pengeluaran sosial yang relatif tinggi di antara negara anggota OECD, yakni 23,7% dari PDB pada 2024.[35] Rasio utang terhadap PDB Yunani merupakan yang tertinggi di Uni Eropa, yakni 146% pada 2025.[36] Sektor jasa menyumbang 78% terhadap perekonomian, disusul industri sebesar 18% dan pertanian sebesar 4%.[6]
Perekonomian Yunani mengalami kehancuran akibat Perang Dunia II (1939–1945), tetapi berkembang pesat antara 1950 dan 1980 dalam periode yang lazim disebut keajaiban ekonomi Yunani.[37] Pertumbuhan ekonomi negara itu juga terus berada di atas rata-rata Uni Eropa sejak pertengahan 1990-an hingga pertengahan 2000-an dan mencapai puncaknya sebesar 6,4% pada 2006.[2][38] Resesi Besar dan krisis utang pemerintah Yunani yang menyusul kemudian menjadi bagian utama dari krisis kawasan euro dan menyebabkan kemerosotan ekonomi tajam pada akhir 2000-an hingga awal 2010-an. Dalam beberapa tahun terakhir, lonjakan pariwisata turut mendorong pemulihan yang kuat.[39][40][41] Pada 2025, Yunani mencatat rekor baru dengan 38 juta kunjungan wisatawan dan pendapatan sebesar €23,6 miliar, sehingga menjadi salah satu negara yang paling banyak dikunjungi di dunia.[42]
Pariwisata dan pelayaran merupakan dua industri utama Yunani. Armada niaga Yunani adalah yang terbesar di dunia. Kapal milik Yunani menyumbang 21% dari tonase bobot mati global pada 2021, sedangkan kapasitas keseluruhan armadanya meningkat 45,8% dibandingkan dengan 2014.[43][44][45] Yunani memiliki perekonomian terbesar di Eropa Tenggara dan menjadi salah satu penanam modal penting di kawasan tersebut.[46][47] Negara ini memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan sejumlah negara serta termasuk anggota pendiri OECD pada 1961, Pasar Tunggal Eropa pada 1993, dan Organisasi Perdagangan Dunia pada 1995.
Sejarah

Perkembangan ekonomi Yunani pada abad ke-19, ketika Revolusi Industri mengubah sebagian besar dunia, masih belum banyak diteliti. Penelitian yang terbit pada 2006[48] mengkaji pertumbuhan industri secara bertahap serta perkembangan lebih lanjut sektor pelayaran dalam perekonomian yang masih didominasi pertanian. Penelitian itu memperkirakan bahwa pertumbuhan rata-rata PDB per kapita antara 1833 dan 1911 hanya sedikit lebih rendah daripada negara-negara Eropa Barat lainnya. Kegiatan industri, termasuk industri berat seperti pembuatan kapal, terutama berkembang di Ermoupolis dan Piraeus.[49][50] Meskipun demikian, Yunani menghadapi berbagai kesulitan ekonomi dan mengalami gagal bayar atas pinjaman luar negerinya pada 1843, 1860, dan 1893.[51]
Sejumlah penelitian lain mendukung gambaran umum tersebut dengan membandingkan taraf hidup Yunani dan negara-negara lain. Berdasarkan keseimbangan kemampuan berbelanja, pendapatan per kapita Yunani setara dengan 65% pendapatan Prancis pada 1850, 56% pada 1890, 62% pada 1938,[52][53] 75% pada 1980, 90% pada 2007, 96,4% pada 2008, dan 97,9% pada 2009.[54][55]
Perkembangan Yunani setelah Perang Dunia II berkaitan erat dengan keajaiban ekonomi Yunani.[37] Selama periode itu, laju pertumbuhan Yunani hanya berada di bawah Jepang dan merupakan yang tertinggi di Eropa.[37] Antara 1960 dan 1973, perekonomian Yunani tumbuh rata-rata 7,7% per tahun, dibandingkan dengan 4,7% di Uni Eropa-15 dan 4,9% di OECD.[37] Ekspor juga meningkat rata-rata 12,6% per tahun.[37]
Masuk ke zona euro
| Negara | Rata-rata utang pemerintah terhadap PDB (% dari PDB) |
|---|---|
| Britania Raya | 104,7 |
| Belgia | 86,0 |
| Italia | 76,0 |
| Kanada | 71,0 |
| Prancis | 62,6 |
| Yunani | 60,2 |
| Amerika Serikat | 47,1 |
| Jerman | 32,1 |

Yunani diterima sebagai anggota Persatuan Ekonomi dan Moneter Uni Eropa oleh Dewan Eropa pada 19 Juni 2000. Keputusan itu didasarkan pada sejumlah kriteria konvergensi euro, yakni tingkat inflasi, defisit anggaran, utang pemerintah, suku bunga jangka panjang, dan nilai tukar, dengan 1999 sebagai tahun acuan. Setelah pemerintahan Demokrasi Baru yang baru terpilih memerintahkan audit pada 2004, Eurostat mengungkapkan bahwa statistik defisit anggaran sebelumnya telah dilaporkan terlalu rendah.[58] Namun, setelah seluruh koreksi dilakukan, defisit anggaran pada tahun acuan tetap tidak melampaui batas maksimum 3% menurut metode akuntansi Eurostat yang berlaku ketika Yunani mengajukan keanggotaan. Dengan demikian, negara itu tetap memenuhi seluruh kriteria untuk bergabung dengan zona euro.[b]
Sebagian besar perubahan dalam angka defisit anggaran berasal dari perubahan sementara dalam praktik akuntansi pemerintahan baru. Pengeluaran untuk perlengkapan militer dicatat ketika barang dipesan, bukan ketika diterima.[60] Penerapan metode ESA95 secara surut oleh Eurostat, yang digunakan sejak 2000, kemudian menaikkan defisit anggaran 1999 menjadi 3,38% dari PDB dan melampaui batas 3%. Keadaan tersebut menimbulkan klaim bahwa Yunani tidak benar-benar memenuhi kelima kriteria penerimaan dan memperkuat anggapan bahwa negara itu memasuki zona euro dengan angka defisit yang "dipalsukan". Klaim serupa juga pernah diarahkan kepada sejumlah negara Eropa lain, termasuk Italia.[61]
Laporan OECD mengenai Yunani pada 2005 menyatakan bahwa pengaruh aturan akuntansi baru terhadap data fiskal 1997–1999 berkisar antara 0,7 hingga 1 poin persentase PDB. Penerapan metode baru secara surut menyebabkan hasil revisi defisit 1999, tahun yang digunakan untuk menilai kelayakan keanggotaan Yunani dalam Persatuan Ekonomi dan Moneter, melampaui 3%.[62] Menteri Keuangan Yunani kemudian menjelaskan bahwa defisit anggaran 1999 tetap berada di bawah batas 3% apabila dihitung menurut metode ESA79 yang berlaku ketika Yunani mengajukan keanggotaan. Oleh karena itu, persyaratan penerimaan tetap terpenuhi.[63]
Praktik akuntansi semula untuk pengeluaran militer kemudian diterapkan kembali sesuai dengan rekomendasi Eurostat. Secara teoretis, perubahan itu bahkan menurunkan defisit Yunani pada 1999 yang dihitung menurut ESA95 hingga di bawah 3%, meskipun perhitungan resmi Eurostat untuk tahun tersebut masih belum selesai.
Pembahasan mengenai penerimaan Yunani ke zona euro terkadang disamakan secara keliru dengan kontroversi penggunaan transaksi derivatif oleh Yunani dan negara zona euro lainnya untuk menekan angka defisit yang dilaporkan. Pertukaran mata uang yang disusun bersama Goldman Sachs memungkinkan Yunani "menyembunyikan" utang sebesar €2,8 miliar. Namun, transaksi itu baru memengaruhi angka defisit setelah 2001, ketika Yunani telah bergabung dengan zona euro, sehingga tidak berkaitan dengan proses penerimaannya.[64]
Penelitian akuntan forensik terhadap periode 1999–2009 menemukan bahwa data yang diserahkan Yunani dan beberapa negara lain kepada Eurostat menunjukkan distribusi statistik yang mengindikasikan manipulasi. Yunani, dengan nilai rata-rata 17,74, mencatat penyimpangan terbesar dari hukum Benford di antara negara anggota zona euro, disusul Belgia dengan 17,21 dan Austria dengan 15,25.[65][66]
Krisis utang pemerintah 2010–2018

Riwayat utang
Seperti negara-negara Eropa lainnya, Yunani pernah menghadapi krisis utang pada abad ke-19 dan kembali mengalami krisis serupa pada 1932 semasa Depresi Besar. Meskipun demikian, sepanjang abad ke-20 Yunani mencatat salah satu laju pertumbuhan PDB tertinggi di dunia.[67] Selama sekitar seperempat abad, dari awal 1950-an hingga pertengahan 1970-an, pertumbuhan ekonomi Yunani hanya berada di bawah Jepang.[67] Rata-rata rasio utang pemerintah terhadap PDB selama satu abad menjelang krisis, yakni 1909–2008, lebih rendah daripada Britania Raya, Kanada, dan Prancis.[56][57] Dalam periode 1952–1981, sebelum Yunani bergabung dengan Masyarakat Ekonomi Eropa, rasio tersebut rata-rata hanya 19,8%.[57]
Rasio utang pemerintah terhadap PDB meningkat secara berkelanjutan antara 1981 dan 1993, lalu melampaui rata-rata kawasan yang kini menjadi zona euro pada pertengahan 1980-an. Selama 15 tahun berikutnya, dari 1993 hingga 2007 atau menjelang krisis keuangan 2008, rasio utang Yunani relatif tidak berubah. Angkanya juga tidak dipengaruhi secara berarti oleh Olimpiade Athena 2004 dan rata-rata mencapai 102%.[57][68] Angka tersebut lebih rendah daripada Italia sebesar 107% dan Belgia sebesar 110% selama periode yang sama,[57] serta sebanding dengan Amerika Serikat atau rata-rata OECD pada 2017.
Defisit anggaran tahunan Yunani selama periode itu biasanya melampaui 3% dari PDB. Namun, pengaruhnya terhadap rasio utang diimbangi oleh laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Nilai rasio utang terhadap PDB pada 2006 dan 2007, yang mencapai sekitar 105%, ditetapkan setelah audit menghasilkan koreksi berdasarkan metode Eurostat hingga 10 poin persentase. Koreksi serupa juga diterapkan terhadap data 2008 dan 2009. Meskipun hanya meningkatkan tingkat utang hingga sekitar 10%, perubahan itu memunculkan anggapan luas bahwa "Yunani sebelumnya menyembunyikan utangnya".
Perkembangan krisis utang
Krisis Yunani dipicu oleh gejolak Resesi Besar, yang menyebabkan defisit anggaran sejumlah negara Barat mencapai atau melampaui 10% dari PDB.[56] Di Yunani, defisit anggaran yang tinggi berpadu dengan rasio utang pemerintah terhadap PDB yang juga besar. Setelah beberapa kali dikoreksi, defisit untuk 2008 dan 2009 masing-masing tercatat sebesar 10,2% dan 15,1% dari PDB. Sementara itu, rasio utang yang selama beberapa tahun bertahan sedikit di atas 100% telah mencapai 127% pada 2009.[56][69] Sebagai anggota zona euro, Yunani juga tidak lagi memiliki keleluasaan untuk menjalankan kebijakan moneter secara mandiri.
Kontroversi mengenai statistik Yunani turut memperburuk keadaan. Revisi besar terhadap defisit anggaran menaikkan nilai utang pemerintah yang dihitung sekitar 10%, meskipun rasio utang terhadap PDB hingga 2007 tetap berada di sekitar 100%. Sejumlah pihak juga memperdebatkan pengaruh pemberitaan media terhadap perkembangan krisis. Pasar kemudian menaikkan biaya pinjaman Yunani, sehingga sejak awal 2010 negara itu tidak lagi mampu membiayai utangnya melalui pasar dan krisis kawasan euro semakin memburuk.
Perekonomian Yunani menghadapi krisis terparah sejak pemulihan demokrasi pada 1974. Pemerintah merevisi perkiraan defisit dari 3,7% pada awal 2009 dan 6% pada September menjadi 12,7% dari PDB pada Oktober tahun yang sama.[70][71]
Revisi terhadap defisit dan utang berkaitan dengan temuan bahwa Goldman Sachs, JPMorgan Chase, dan sejumlah bank lain telah mengembangkan produk keuangan yang memungkinkan pemerintah Yunani, Italia, serta beberapa negara Eropa lainnya menyembunyikan sebagian pinjaman mereka.[72][73] Puluhan perjanjian serupa dibuat di seluruh Eropa. Bank menyerahkan uang muka dengan imbalan pembayaran pemerintah pada masa mendatang, sedangkan kewajiban negara yang bersangkutan tidak dicatat dalam neraca resmi.[73][74][75][76][77][78]
Menurut Der Spiegel, kredit kepada pemerintah sejumlah negara Eropa disamarkan sebagai transaksi "swap" sehingga tidak dicatat sebagai utang. Pada saat itu, Eurostat tidak memasukkan transaksi derivatif keuangan secara menyeluruh dalam statistiknya. Seorang pedagang derivatif Jerman mengatakan kepada Der Spiegel bahwa aturan Maastricht dapat diakali secara sah melalui transaksi swap dan Italia sebelumnya pernah menggunakan cara serupa untuk menyamarkan utangnya dengan bantuan bank lain dari Amerika Serikat.[78] Keadaan tersebut memungkinkan Yunani dan sejumlah pemerintah Eropa lainnya membelanjakan dana melebihi kemampuan keuangannya sambil tetap memenuhi sasaran defisit Uni Eropa dan ketentuan persatuan moneter.[79][80][81][82][83][84][85][73][86] Pada Mei 2010, defisit pemerintah Yunani kembali direvisi menjadi sekitar 13,6% dari PDB.[87] Angka tersebut termasuk yang tertinggi di dunia; Islandia menempati urutan pertama dengan 15,7%, sedangkan Britania Raya berada di urutan ketiga dengan 12,6%.[88][diragukan – diskusikan] Menurut sejumlah perkiraan, utang pemerintah diproyeksikan mencapai 120% dari PDB sepanjang 2010.[89]

Perkembangan tersebut memicu krisis kepercayaan internasional terhadap kemampuan Yunani membayar utang negaranya, yang tercermin dari kenaikan biaya pinjaman. Kenaikan itu berlangsung relatif lambat dan imbal hasil obligasi pemerintah bertenor sepuluh tahun baru melampaui 7% pada April 2010. Karena kenaikan tersebut terjadi bersamaan dengan banyaknya pemberitaan negatif, muncul perdebatan mengenai pengaruh media internasional terhadap perkembangan krisis. Untuk mencegah gagal bayar, sementara biaya pinjaman yang tinggi praktis menutup akses Yunani ke pasar, negara-negara zona euro lainnya dan IMF menyepakati sebuah "paket penyelamatan" pada Mei 2010. Yunani segera menerima pinjaman talangan sebesar €45 miliar, dengan bantuan lanjutan sehingga jumlah keseluruhannya mencapai €110 miliar.[90][91] Sebagai syarat memperoleh bantuan tersebut, Yunani harus menerapkan kebijakan penghematan yang ketat untuk mengendalikan defisitnya.[92] Pelaksanaannya diawasi dan dievaluasi oleh Komisi Eropa, Bank Sentral Eropa, dan IMF.[93][94]
Penanganan krisis keuangan 2008, terutama paket penghematan yang diajukan Uni Eropa dan IMF, memicu kemarahan masyarakat Yunani serta menyebabkan kerusuhan dan gejolak sosial. Sejumlah pihak juga mengemukakan teori mengenai pengaruh media internasional. Defisit pemerintah tidak berkurang sebagaimana diharapkan meskipun kebijakan penghematan telah diterapkan dalam jangka panjang, atau menurut pihak lain justru akibat kebijakan tersebut. Banyak ekonom mengaitkannya dengan resesi yang kemudian terjadi.[95][96][97][98][99]
Para pekerja sektor publik melakukan mogok untuk menentang pengurangan pegawai dan pemotongan gaji, sementara pemerintah berjanji mempercepat program privatisasi berskala besar.[100] Kelompok ekstrem kanan juga terkadang menjadikan para imigran sebagai kambing hitam atas persoalan ekonomi Yunani.[101]
Pada 2013, Yunani menjadi pasar maju pertama yang pasar sahamnya diturunkan klasifikasinya menjadi pasar berkembang oleh sejumlah penyedia indeks dan lembaga pemeringkat.[102][103][104] Klasifikasinya baru mulai dikembalikan menjadi pasar maju pada Oktober 2025, pertama oleh FTSE Russell dan kemudian oleh lembaga lainnya.[105][106]
Kemarahan dan unjuk rasa menentang kebijakan penghematan masih berlangsung hingga Juli 2014. Para pegawai pemerintah mengadakan mogok selama 24 jam yang bertepatan dengan pemeriksaan oleh inspektur Dana Moneter Internasional, Uni Eropa, dan Bank Sentral Eropa. Pemeriksaan tersebut dilakukan menjelang keputusan mengenai bantuan talangan kedua sebesar €1 miliar atau US$1,36 miliar yang dijadwalkan pada akhir Juli.[107]
Yunani keluar dari resesi yang telah berlangsung selama enam tahun pada kuartal kedua 2014,[108] tetapi masih menghadapi tantangan untuk menjaga stabilitas politik dan keberlanjutan utang.[109]
Paket talangan ketiga disepakati pada Juli 2015 setelah perselisihan dengan pemerintahan kiri pimpinan Alexis Tsipras yang baru terpilih. Pada Juni 2017, sejumlah laporan menyatakan bahwa "beban utang yang sangat berat" belum berkurang dan Yunani terancam gagal memenuhi sebagian kewajiban pembayarannya.[110] Dana Moneter Internasional menyatakan bahwa Yunani seharusnya dapat kembali memperoleh pinjaman "pada waktunya". Zona euro kemudian memberikan kredit tambahan sebesar US$9,5 miliar, yang mencakup pinjaman US$8,5 miliar, serta garis besar mengenai kemungkinan keringanan utang dengan bantuan IMF.[111] Pada 13 Juli, pemerintah Yunani mengirimkan surat pernyataan kehendak kepada IMF yang berisi 21 komitmen untuk dipenuhi paling lambat Juni 2018. Komitmen tersebut mencakup perubahan undang-undang ketenagakerjaan, pembatasan kontrak kerja sektor publik, pengubahan kontrak sementara menjadi kontrak permanen, dan penghitungan ulang pembayaran pensiun guna mengurangi pengeluaran jaminan sosial.[112]
Program talangan Yunani secara resmi dinyatakan berakhir pada 20 Agustus 2018.[113]
Pada Juni 2026, Yunani melunasi lebih awal pinjaman senilai €6,9 miliar dari paket talangan pertamanya. Pembayaran tersebut merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk memperbaiki kondisi keuangan dan mengurangi utang negara.[114] Sebelumnya, Yunani juga telah melakukan pelunasan lebih awal kepada para kreditur Uni Eropa dan melunasi seluruh pinjamannya kepada Dana Moneter Internasional pada 2022, dua tahun lebih cepat daripada jadwal.[115][116] Pelunasan lebih awal tersebut dipandang sebagai bagian dari pemulihan ekonomi Yunani sejak krisis berakhir pada 2018.[117][118][119] Pemulihan juga tercermin dari penurunan tajam biaya pinjaman. Imbal hasil obligasi pemerintah acuan bertenor sepuluh tahun turun hingga berada di bawah Italia pada 8 November 2019[120] dan di bawah Prancis pada 29 November 2024.[121]
Seiring membaiknya kondisi keuangan negara, rasio utang terhadap PDB Yunani diperkirakan akan lebih rendah daripada Italia pada akhir 2026, tiga tahun lebih cepat daripada perkiraan sebelumnya.[122] Menteri Keuangan sekaligus Presiden Eurogroup, Kyriakos Pierrakakis, menyatakan bahwa Yunani mencatat penurunan utang tercepat di dunia. Pemerintah menargetkan penurunan beban utang hingga di bawah 120% dari PDB pada 2029.[123]
Dampak program talangan terhadap krisis utang
Program talangan berkaitan dengan penurunan PDB Yunani sebesar 25%.[124][125] Penurunan itu berdampak besar terhadap rasio utang terhadap PDB, salah satu tolok ukur utama tingkat keparahan krisis. Dengan jumlah utang yang tetap sama, penyusutan PDB akan menaikkan rasio tersebut dari 127% pada 2009[126] menjadi sekitar 170%. Tingkat tersebut dianggap tidak berkelanjutan.[127] Sejumlah laporan memperkirakan bahwa rasio utang pemerintah terhadap PDB mulai membahayakan kesehatan ekonomi ketika mencapai sekitar 85%.[128]
Dalam laporan tahun 2013, IMF mengakui telah meremehkan dampak kenaikan pajak dan pemotongan anggaran secara besar-besaran terhadap PDB Yunani, serta menyampaikan permintaan maaf secara tidak resmi.[129][130][131][125] Pertumbuhan PDB riil tercatat sebesar −4,1% pada 2009, −5,7% pada 2010, −9,9% pada 2011, −8,3% pada 2012, dan −2,3% pada 2013.[38][132] Pada 2011, utang pemerintah Yunani mencapai €356 miliar atau 172% dari PDB nominal.[133] Setelah merundingkan restrukturisasi utang terbesar dalam sejarah dengan sektor swasta, yang menyebabkan kerugian sekitar €100 miliar bagi investor obligasi,[134] Yunani mengurangi beban utang negaranya menjadi €280 miliar atau 137% dari PDB pada kuartal pertama 2012.[135] Setelah mengalami kemerosotan ekonomi selama lima tahun berturut-turut, Yunani mencatat pertumbuhan PDB riil sebesar 0,8% pada 2014. Namun, perekonomian kembali menyusut sebesar 0,2% pada 2015 dan tidak mencatat pertumbuhan pada 2016.[132][136] Pertumbuhan kemudian pulih secara bertahap menjadi 1,5% pada 2017, 2,1% pada 2018, dan 2,3% pada 2019.[132]
Resesi COVID-19
Pandemi COVID-19 di Yunani berdampak berat terhadap seluruh sektor perekonomian, terutama pariwisata. Akibatnya, PDB menyusut sebesar 9,2% pada 2020 selama resesi COVID-19.[132] Pada Juni 2021, Komisi Eropa menyetujui penyaluran bantuan ekonomi terkait COVID-19 senilai sekitar €30 miliar, yang terdiri atas pinjaman sebesar €12 miliar dan hibah sebesar €18 miliar.[137]
Pemulihan pasca-COVID-19
Perekonomian Yunani mengalami pemulihan signifikan sejak awal 2020-an,[39][40][41] dan mendekati tingkat kegiatan ekonomi sebelum krisis dengan pertumbuhan yang jauh melampaui rata-rata zona euro. Pertumbuhan tercatat sebesar 8,7% pada 2021, 5,5% pada 2022, serta 2,1% pada 2023, 2024, dan 2025.[132][3] Pada 20 Agustus 2022, Yunani secara resmi keluar dari "kerangka pengawasan diperketat" Uni Eropa, yang telah diberlakukan sejak program talangan ketiga berakhir tepat empat tahun sebelumnya.[138]
Pada 2 Desember 2022, lembaga pemeringkat kredit Scope yang berbasis di Berlin menetapkan prospek positif terhadap peringkat BB+ Yunani, yang menandai kemungkinan kembalinya negara tersebut ke peringkat layak investasi.[139] Status layak investasi Yunani dipulihkan oleh lembaga pemeringkat kredit Jepang R&I pada 31 Juli 2023.[140][141] Scope, DBRS, S&P, dan Fitch kemudian mengambil langkah serupa masing-masing pada 4 Agustus,[142][143] 8 September,[144][145] 20 Oktober, dan 1 Desember 2023,[146][147][148] sedangkan Moody's baru memulihkan peringkat tersebut pada 14 Maret 2025.[27] The Economist menempatkan Yunani sebagai negara dengan kinerja ekonomi terbaik di dunia pada 2022 dan 2023 dengan mengacu pada peningkatan besar dalam lima indikator utama ekonomi dan keuangan.[149][150]
Sektor primer
Pertanian dan perikanan
- Kebun anggur di Naoussa, Makedonia Tengah
- Karung berisi Fava Santorinis
- Produksi minyak zaitun
Pada 2010, Yunani merupakan produsen kapas (183.800 ton) dan badam hijau (8.000 ton) terbesar di Uni Eropa,[151] serta menempati urutan kedua dalam produksi beras (229.500 ton)[151] dan zaitun (147.500 ton).[152] Negara tersebut berada di urutan ketiga dalam produksi buah ara (11.000 ton),[152] badam (44.000 ton),[152] tomat (1.400.000 ton),[152] dan semangka (578.400 ton),[152] serta urutan keempat dalam produksi tembakau (22.000 ton).[151] Sektor pertanian menyumbang 4,1% terhadap PDB dan mempekerjakan 9,2% angkatan kerja.[6]
Yunani merupakan salah satu penerima manfaat utama Kebijakan Pertanian Bersama Uni Eropa. Setelah negara itu bergabung dengan Masyarakat Eropa, sebagian besar infrastruktur pertaniannya ditingkatkan dan produksi pertanian bertambah. Pertanian organik di Yunani meningkat 885% antara 2000 dan 2007, persentase kenaikan tertinggi di Uni Eropa.[153]
Pada 2007, Yunani menyumbang 19% hasil tangkapan ikan Uni Eropa di Laut Tengah.[154] Dengan hasil tangkapan sebesar 85.493 ton, negara tersebut menempati urutan ketiga,[154] sedangkan jumlah kapal penangkap ikannya merupakan yang terbesar di antara negara anggota Uni Eropa di kawasan Laut Tengah.[154] Secara keseluruhan, Yunani berada di urutan ke-11 Uni Eropa berdasarkan jumlah ikan yang ditangkap, yakni 87.461 ton.[154]
Pada September 2023, produksi pertanian utama di wilayah Thessalia terdampak parah oleh banjir mematikan, dengan kerugian yang diperkirakan mencapai sekitar 3,7 miliar.[155][156][157]
Sektor sekunder
Industri
Kegiatan industri telah berkembang di Yunani setidaknya sejak paruh kedua abad ke-19. Kegiatan tersebut, termasuk industri berat seperti pembuatan kapal, terutama berpusat di Ermoupolis dan Piraeus.[50] Produksi manufaktur meningkat pesat selama periode pertumbuhan ekonomi pesat Yunani pada 1950–1973. Setelah 1980, produksi tersebut merosot tajam ketika sektor jasa, sebagaimana terjadi di berbagai negara lain, dengan cepat menggantikan manufaktur.[158] Kontribusi nilai tambah manufaktur terhadap PDB Yunani tetap lebih rendah daripada sebagian besar negara Eropa, seperti ditunjukkan dalam tabel berikut.
| Negara | Nilai tambah manufaktur (% dari PDB) |
|---|---|
| Jerman | 18,36 |
| Italia | 15,26 |
| Spanyol | 10,89 |
| Belanda | 10,84 |
| Prancis | 9,73 |
| Yunani | 8,73 |
| Britania Raya | 8,28 |
Pada 2024, sektor manufaktur utama Yunani berdasarkan nilai produk yang dihasilkan meliputi produk minyak bumi olahan (29,32%), produk makanan (22,21%), logam dasar (10,03%), mesin termasuk peralatan listrik dan elektronik serta alat angkut (5,28%), bahan kimia (4,78%), dan produk farmasi (4,12%).[16]
Antara 2005 dan 2011, Yunani mencatat kenaikan persentase produksi industri tertinggi di antara negara anggota Uni Eropa dibandingkan dengan tingkat pada 2005, yakni sebesar 6%.[160] Statistik Eurostat menunjukkan bahwa sektor industri terdampak krisis utang pemerintah Yunani sepanjang 2009 dan 2010.[161] Produksi domestik menurun 5,8%, sedangkan produksi industri secara keseluruhan turun 13,4%.[161] Yunani juga menempati urutan ketiga di Uni Eropa dalam produksi marmer, yakni lebih dari 920.000 ton, setelah Italia dan Spanyol.
Volume perdagangan eceran Yunani meningkat rata-rata 4,4% per tahun antara 1999 dan 2008, atau 44% secara keseluruhan,[161] sebelum turun 11,3% pada 2009.[161] Administrasi dan jasa merupakan satu-satunya sektor yang tidak mengalami pertumbuhan negatif pada 2009, dengan kenaikan tipis sebesar 2,0%.[161]
Pada 2009, produktivitas tenaga kerja Yunani setara dengan 98% rata-rata Uni Eropa,[161] sedangkan produktivitas per jam kerjanya hanya mencapai 74% rata-rata zona euro.[161] Industri manufaktur merupakan pemberi kerja industri terbesar pada 2007 dengan 407.000 pekerja,[161] disusul konstruksi dengan 305.000 pekerja[161] dan pertambangan dengan 14.000 pekerja.[161]
Yunani memiliki industri pembuatan dan pemeliharaan kapal yang penting. Enam galangan kapal di sekitar pelabuhan Piraeus termasuk yang terbesar di Eropa.[162] Dalam beberapa tahun terakhir, Yunani juga menjadi salah satu negara terkemuka dalam pembangunan dan pemeliharaan kapal pesiar mewah.[163]
- Kapal meriam kelas HSY-55 Polemistis, yang dibuat oleh Hellenic Shipyards Co. untuk Angkatan Laut Yunani
- Badan pesawat siluman Dassault nEUROn diproduksi di Yunani oleh Elliniki Aeroporiki Viomichania
Pertambangan
- Fasilitas Aluminium of Greece
- Tambang emas di Thasos
- Tambang Gerakini
- Tambang marmer di Sifnos
- Kalsium karbonat dimuat di pelabuhan Argostoli
Sektor tersier
Industri maritim


Pelayaran secara tradisional telah menjadi sektor penting dalam perekonomian Yunani sejak zaman kuno.[164] Pada 1813, armada niaga Yunani terdiri atas 615 kapal.[165] Total tonasenya mencapai 153.580 ton, dengan 37.526 pelaut dan 5.878 meriam.[165] Pada 1914, armada tersebut berjumlah 1.322 kapal, termasuk 287 kapal uap, dengan tonase keseluruhan sebesar 449.430 ton.[166]
Ukuran armada Yunani hampir berlipat ganda pada 1960-an, terutama berkat investasi para taipan pelayaran Onassis, Vardinoyannis, Livanos, dan Niarchos.[167] Landasan industri maritim modern Yunani terbentuk setelah Perang Dunia II, ketika para pengusaha pelayaran Yunani membeli kapal-kapal surplus yang dijual pemerintah Amerika Serikat berdasarkan Ship Sales Act pada 1940-an.[167]
Yunani memiliki armada niaga terbesar di dunia. Menurut Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Perdagangan dan Pembangunan, armada itu menyumbang lebih dari 15% total tonase bobot mati dunia.[44] Total tonase bobot mati armada niaga Yunani mendekati 245 juta ton, hanya sebanding dengan Jepang yang berada di urutan kedua dengan hampir 224 juta ton.[44] Yunani juga menyumbang 39,52% dari seluruh tonase bobot mati Uni Eropa.[168] Meskipun demikian, jumlah kapal dalam armada saat ini lebih kecil daripada rekor sekitar 5.000 kapal pada akhir 1970-an.[164]
Berdasarkan jumlah kapal, Yunani menempati urutan ketiga dunia dengan 4.709 kapal. Jepang berada di urutan kedua dengan 5.974 kapal, sedangkan Tiongkok menempati urutan pertama dengan 7.114 kapal milik perusahaan nasionalnya.[169] Laporan European Community Shipowners' Associations untuk 2011–2012 menunjukkan bahwa bendera Yunani merupakan bendera kapal ketujuh yang paling banyak digunakan di dunia dan berada di urutan kedua di Uni Eropa.[168]
Menurut jenis kapalnya, perusahaan Yunani menguasai 22,6% kapal tanker dunia[168] dan 16,1% kapal curah dunia berdasarkan tonase bobot mati.[168] Kapal tanker yang sedang dipesan setara dengan tambahan 27,45% tonase bobot mati kapal tanker dunia,[168] sedangkan kapal curah yang sedang dipesan setara dengan 12,7% armada dunia.[168] Pelayaran diperkirakan menyumbang 6% terhadap PDB Yunani,[170] mempekerjakan sekitar 160.000 orang atau 4% angkatan kerja,[171] dan mewakili sepertiga defisit perdagangan negara tersebut.[171] Pendapatan pelayaran mencapai €14,1 miliar pada 2011.[168] Antara 2000 dan 2010, sektor pelayaran Yunani menyumbang total €140 miliar,[170] setara dengan separuh utang pemerintah pada 2009 dan 3,5 kali penerimaan Yunani dari Uni Eropa selama 2000–2013.[170] Laporan ECSA tahun 2011 mencatat sekitar 750 perusahaan pelayaran Yunani yang beroperasi.[170]
Data terbaru yang tersedia dari Union of Greek Shipowners menunjukkan bahwa armada samudra milik Yunani terdiri atas 3.428 kapal dengan kapasitas keseluruhan 245 juta ton bobot mati. Jumlah tersebut setara dengan 15,6% kapasitas angkut seluruh armada dunia, termasuk 23,6% armada kapal tanker dan 17,2% kapal curah kering dunia.[172]
Jika jasa pelayaran dihitung sebagai ekspor semu berdasarkan nilai moneternya, Yunani menempati urutan keempat dunia pada 2011 dengan ekspor jasa pelayaran senilai US$17.704,132 juta. Hanya Denmark, Jerman, dan Korea Selatan yang berada di atasnya pada tahun tersebut.[173] Apabila jasa pelayaran yang disediakan negara lain kepada Yunani dihitung sebagai impor semu dan selisih ekspor-impor sebagai neraca perdagangan, Yunani menempati urutan kedua setelah Jerman pada 2011. Negara tersebut mengimpor jasa pelayaran senilai US$7.076,605 juta dan mencatat surplus perdagangan sebesar US$10.712,342 juta.[174][175] Pada 2022, penjualan kapal bekas Yunani hanya berada di bawah Tiongkok.[169]
| Tahun | 2000 | 2001 | 2002 | 2003 | 2004 | 2005 | 2006–2008 | 2009 | 2010 | 2011 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Ekspor: | ||||||||||
| Peringkat global[173] | ke-5 | ke-5 | ke-5 | ke-4 | ke-3 | ke-5 | –b | ke-5 | ke-6 | ke-4 |
| Nilai (US$ juta)[173] | 7.558,995 | 7.560,559 | 7.527,175 | 10.114,736 | 15.402,209 | 16.127,623 | –b | 17.033,714 | 18.559,292 | 17.704,132 |
| Nilai (€ juta)[173] | 8.172,559 | 8.432,670 | 7.957,654 | 8.934,660 | 12.382,636 | 12.949,869 | –b | 12.213,786 | 13.976,558 | 12.710,859 |
| Nilai (% PDB) | 5,93 | 5,76 | 5,08 | 5,18 | 6,68 | 6,71 | t/a | 5,29 | 6,29 | 6,10 |
| Impor: | ||||||||||
| Peringkat global[174] | ke-14 | ke-13 | ke-14 | –b | ke-14 | ke-16 | –b | ke-12 | ke-13 | ke-9 |
| Nilai (US$ juta)[174] | 3.314,718 | 3.873,791 | 3.757,000 | –b | 5.570,145 | 5.787,234 | –b | 6.653,395 | 7.846,950 | 7.076,605 |
| Nilai (€ juta)[174] | 3.583,774 | 4.320,633 | 3.971,863 | –b | 4.478,129 | 4.646,929 | –b | 4.770,724 | 5.909,350 | 5.080,720 |
| Nilai (% PDB) | 2,60 | 2,95 | 2,54 | t/a | 2,42 | 2,41 | t/a | 2,06 | 2,66 | 2,44 |
| Neraca perdagangan: | ||||||||||
| Peringkat global[175] | ke-1 | ke-2 | ke-1 | ke-1e | ke-1 | ke-1 | –b | ke-2 | ke-1 | ke-2 |
| Nilai (US$ juta)[175] | 4.244,277 | 3.686,768 | 3.770,175 | 10.114,736e | 9.832,064 | 10.340,389 | –b | 10.340,389 | 10.380,319 | 10.712,342 |
| Nilai (€ juta)[175] | 4.588,785 | 4.112,037 | 3.985,791 | 8.934,660e | 7.904,508 | 8.302,940 | –b | 7.443,063 | 8.067,208 | 7.630,140 |
| Nilai (% PDB) | 3,33 | 2,81 | 2,54 | 5,18e | 4,27 | 4,30 | t/a | 3,22 | 3,63 | 3,66 |
| PDB (€ juta)[176] | 137.930,1 | 146.427,6 | 156.614,3 | 172.431,8 | 185.265,7 | 193.049,7b | t/a | 231.081,2p | 222.151,5p | 208.531,7p |
| b sumber mencatat putusnya deret waktu; p sumber menandai data sebagai sementara; e data yang dilaporkan mungkin keliru karena putusnya deret waktu terkait pada bagian "Impor" | ||||||||||
Telekomunikasi

Antara 1949 dan 1980-an, komunikasi telepon di Yunani merupakan monopoli negara yang dikelola Organismos Tilepikoinonion Ellados, lebih dikenal dengan singkatan OTE. Meskipun komunikasi telepon diliberalisasi pada 1980-an, OTE tetap mendominasi pasar Yunani dan berkembang menjadi salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Eropa Tenggara.[177] Sejak 2011, pemegang saham utama perusahaan tersebut adalah Deutsche Telekom dengan kepemilikan 40%, sedangkan pemerintah Yunani masih memegang 10% sahamnya.[177] OTE memiliki sejumlah anak perusahaan di Eropa Tenggara, termasuk Cosmote, penyedia telekomunikasi seluler terbesar di Yunani, Cosmote Romania, dan Albanian Mobile Communications.[177]
Perusahaan telekomunikasi seluler lain yang beroperasi di Yunani meliputi Wind Hellas dan Vodafone Greece. Berdasarkan statistik penyedia layanan telepon seluler, jumlah langganan telepon genggam aktif pada 2009 melampaui 20 juta,[178] atau setara dengan tingkat penetrasi 180%.[178] Yunani juga memiliki 5,745 juta sambungan telepon tetap aktif.[1]
Penggunaan Internet di Yunani cenderung tertinggal dibandingkan dengan negara anggota Uni Eropa lainnya, tetapi kesenjangan tersebut berkurang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Persentase rumah tangga dengan akses internet meningkat lebih dari dua kali lipat antara 2006 dan 2013, dari 23% menjadi 56%. Sebagai perbandingan, rata-rata Uni Eropa naik dari 49% menjadi 79% pada periode yang sama.[179][180] Proporsi rumah tangga dengan sambungan pita lebar juga meningkat tajam, dari 4% pada 2006 menjadi 55% pada 2013, dibandingkan dengan rata-rata Uni Eropa yang naik dari 30% menjadi 76%.[179][180] Pada 2025, sebanyak 88,7% rumah tangga Yunani telah memiliki akses internet.[181]
Pariwisata


Pariwisata dalam pengertian modern baru berkembang di Yunani setelah 1950,[182][183] meskipun kegiatan wisata pada zaman kuno juga telah tercatat sehubungan dengan perayaan keagamaan atau olahraga, seperti Olimpiade Kuno.[183] Sejak 1950-an, sektor tersebut tumbuh sangat pesat. Jumlah kedatangan wisatawan meningkat dari 33.000 orang pada 1950 menjadi 11,4 juta pada 1994.[182]
Menurut laporan OECD, Yunani menerima lebih dari 16 juta wisatawan setiap tahun dan sektor pariwisata menyumbang 18,2% terhadap PDB negara pada 2008.[184] Survei yang sama menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran wisatawan selama berada di Yunani mencapai US$1.073, sehingga negara tersebut menempati urutan ke-10 dunia.[184] Pada tahun yang sama, sekitar 840.000 pekerjaan berkaitan secara langsung atau tidak langsung dengan pariwisata, setara dengan 19% dari seluruh angkatan kerja.[184] Yunani menerima lebih dari 19,3 juta wisatawan pada 2009,[185] meningkat tajam dari 17,7 juta pada 2008.[186] Dengan 31,3 juta wisatawan internasional pada 2019, Yunani menjadi negara ketujuh yang paling banyak dikunjungi di Uni Eropa dan ke-13 di dunia.[187] Angka itu meningkat secara berkelanjutan dari 18 juta wisatawan pada 2013.[188]
Di antara negara anggota Uni Eropa, Yunani merupakan tujuan wisata luar negeri terpopuler bagi penduduk Siprus dan Swedia pada 2011.[189]
Kementerian yang bertanggung jawab atas pariwisata adalah Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Yunani juga memiliki Organisasi Pariwisata Nasional Yunani yang bertugas mempromosikan pariwisata negara tersebut.[184]
Sejumlah organisasi pariwisata terkemuka pernah menempatkan tujuan wisata Yunani dalam peringkat teratas. Pada 2009, Lonely Planet menempatkan Thessaloniki, kota terbesar kedua di Yunani, sebagai kota pesta terbaik kelima di dunia bersama kota-kota seperti Montreal dan Dubai.[190] Pada 2011, Santorini dipilih sebagai pulau terbaik di dunia oleh Travel + Leisure.[191] Pulau Mykonos yang berdekatan berada di urutan kelima di antara pulau terbaik di Eropa.[191] Thessaloniki kemudian menjadi Ibu Kota Pemuda Eropa pada 2014.
Perdagangan dan investasi

Investasi asing
Sejak runtuhnya komunisme, Yunani menanamkan modal dalam jumlah besar di negara-negara tetangganya di Eropa Tenggara. Antara 1997 dan 2009, modal Yunani menyumbang 12,11% dari seluruh investasi asing langsung di Makedonia Utara, sehingga menempati urutan keempat. Pada 2009 saja, investor Yunani menanamkan €380 juta di negara tersebut,[192] termasuk investasi strategis penting oleh perusahaan seperti Hellenic Petroleum.[192] Yunani merupakan investor asing terbesar di Albania pada 2013,[193] terbesar ketiga di Bulgaria, salah satu dari tiga investor terbesar di Rumania dan Serbia, serta mitra dagang terpenting dan investor asing terbesar di Makedonia Utara.[194][195][196]
Yunani menanamkan €1,38 miliar di Bulgaria antara 2005 dan 2007.[197] Sejumlah perusahaan penting, termasuk Bulgarian Postbank, United Bulgarian Bank, dan Coca-Cola Bulgaria, dimiliki oleh kelompok keuangan Yunani.[197] Di Serbia, sekitar 250 perusahaan Yunani beroperasi dengan nilai investasi keseluruhan lebih dari €2 miliar.[198] Statistik Rumania pada 2016 menunjukkan bahwa investasi Yunani di negara tersebut telah melampaui €4 miliar, sehingga Yunani menempati urutan kelima atau keenam di antara investor asing.[199] Yunani juga menjadi investor terbesar di Albania sejak runtuhnya komunisme. Sekitar 25% investasi asing di Albania pada 2016 berasal dari Yunani, sementara hubungan bisnis kedua negara terus berkembang.[200]
Perdagangan
Selama krisis utang dan resesi COVID-19 berikutnya, defisit neraca perdagangan Yunani menyusut secara berarti dari €44,3 miliar pada 2008 menjadi €18,15 miliar pada 2020, terutama akibat penurunan tajam impor.[201][202] Lonjakan perdagangan dalam beberapa tahun berikutnya membuat defisit tersebut kembali mendekati tingkat sebelum krisis. Ekspor meningkat 30,9% pada 2021 dan 38,3% pada 2022, sedangkan impor tumbuh masing-masing sebesar 34,6% dan 43,6%.[203] Koreksi terjadi pada 2023 ketika ekspor turun 8,5% dan impor berkurang 12,1%.[204] Pada 2024, ekspor menurun 2%, sementara impor meningkat 3%.[17] Ekspor dan impor kembali turun masing-masing sebesar 2,7% dan 3,6% pada 2025.[17]
Yunani merupakan negara asal impor terbesar bagi Siprus dengan pangsa 18,0%,[205] serta tujuan ekspor terbesar bagi Palau dengan pangsa 82,4%.[206]
| Impor | Ekspor | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Peringkat | Asal | Nilai (€ juta) |
Nilai (% dari keseluruhan) | Peringkat | Tujuan | Nilai (€ juta) |
Nilai (% dari keseluruhan) | |
| 0 | a | 0 | -1 | 0 | a | 0 | -1 | |
| 1 | 5.967,20132 | 12,6 | 1 | 2.940,25203 | 10,8 | |||
| 2 | 4.381,92656 | 9,2 | 2 | 2.033,77413 | 7,5 | |||
| 3 | 3.668,88622 | 7,7 | 3 | 1.687,03947 | 6,2 | |||
| 4 | 2.674,00587 | 5,6 | 4 | 1.493,75355 | 5,5 | |||
| 5 | 2.278,03883 | 4,8 | 5 | 1.319,28598 | 4,8 | |||
| 6 | 2.198,57126 | 4,6 | 6 | 1.024,73686 | 3,8 | |||
| 7 | 1.978,48460 | 4,2 | 7 | 822,74077 | 3 | |||
| #α | OECD | 23.849,94650 | 50,2 | #α | OECD | 13.276,48107 | 48,8 | |
| #β | G7 | 11.933,75417 | 25,1 | #β | G7 | 6.380,86705 | 23,4 | |
| #γ | BRICS | 8.682,10265 | 18,3 | #ε | BRICS | 1.014,17146 | 3,7 | |
| #δ | BRIC | 8.636,02946 | 18,2 | #ζ | BRIC | 977,76016 | 3,6 | |
| #ε | OPEC | 8.090,76972 | 17 | #γ | OPEC | 2.158,60420 | 7,9 | |
| #ζ | NAFTA | 751,80608 | 1,6 | #δ | NAFTA | 1.215,70257 | 4,5 | |
| #a | 21.164,89314 | 44,5 | #a | 11.512,31990 | 42,3 | |||
| #b | 17.794,19344 | 37,4 | #b | 7.234,83595 | 26,6 | |||
| #3 | Afrika | 2.787,39502 | 5,9 | #3 | Afrika | 1.999,46534 | 7,3 | |
| #4 | Amerika | 1.451,15136 | 3,1 | #4 | Amerika | 1.384,04068 | 5,1 | |
| #2 | Asia | 14.378,02705 | 30,2 | #2 | Asia | 6.933,51200 | 25,5 | |
| #1 | Eropa | 28.708,38148 | 60,4 | #1 | Eropa | 14.797,20641 | 54,4 | |
| #5 | Oseania | 71,70603 | 0,2 | #5 | Oseania | 169,24085 | 0,6 | |
| # | Dunia | 47.537,63847 | 100 | # | Dunia | 27.211,06362 | 100 | |
| 24 | z | 1000000000000000000 | 101 | 24 | z | 1000000000000000000 | 101 | |
| Daftar dan peringkat organisasi internasional atau kelompok negara di atas, yang ditandai dengan huruf Yunani atau Latin, tidak menggambarkan keseluruhan perdagangan Yunani. Daftar itu hanya memuat sebagian organisasi dan kelompok utama yang dikenal luas. Angka mungkin mengandung selisih akibat pembulatan. | ||||||||
Transportasi


Pada 2012, Yunani memiliki 82 bandar udara,[1] termasuk 67 bandar udara dengan landasan pacu berpermukaan keras dan enam dengan landasan pacu sepanjang lebih dari 3.047 meter.[1] Dua bandar udara diklasifikasikan sebagai bandar udara "internasional" oleh Otoritas Penerbangan Sipil Yunani,[208] meskipun 15 bandar udara menyediakan layanan internasional.[208] Yunani juga memiliki sembilan heliport.[1] Negara tersebut tidak mempunyai maskapai penerbangan nasional, tetapi industri penerbangannya didominasi oleh Aegean Airlines dan anak perusahaannya, Olympic Air.
Antara 1975 dan 2009, Olympic Airways, yang sejak 2003 bernama Olympic Airlines, merupakan maskapai penerbangan nasional milik negara. Kesulitan keuangan menyebabkan maskapai tersebut diprivatisasi dan diluncurkan kembali sebagai Olympic Air pada 2009. Aegean Airlines dan Olympic Air telah menerima sejumlah penghargaan atas layanannya. Pada 2009 dan 2011, Aegean Airlines memperoleh penghargaan "Maskapai Regional Terbaik di Eropa" dari Skytrax,[209] serta dua penghargaan emas dan satu perak dari European Regions Airline Association.[209] Olympic Air memperoleh satu penghargaan perak "Airline of the Year" dari organisasi yang sama,[210] serta penghargaan "Condé Nast Traveller 2011 Readers Choice Awards: Top Domestic Airline".[211]
Jaringan jalan Yunani mencakup 116.986 km,[1] termasuk 1.863 km jalan bebas hambatan, sehingga menempati urutan ke-24 dunia pada 2016.[1] Sejak Yunani bergabung dengan Masyarakat Ekonomi Eropa, yang kini menjadi Uni Eropa, sejumlah proyek penting seperti Egnatia Odos dan Attiki Odos menerima pembiayaan bersama dari organisasi tersebut. Proyek-proyek itu membantu meningkatkan jaringan jalan nasional. Pada 2007, Yunani menempati urutan kedelapan di Uni Eropa berdasarkan angkutan barang melalui jalan raya, dengan volume hampir 500 juta ton.
Panjang jaringan kereta api Yunani diperkirakan mencapai 2.548 km.[1] Angkutan kereta api dioperasikan oleh TrainOSE, anak perusahaan Ferrovie dello Stato Italiane, setelah Organismos Sidirodromon Ellados menjual seluruh kepemilikannya pada perusahaan tersebut. Sebagian besar jaringan menggunakan sepur standar sepanjang 1.565 km,[1] sedangkan 983 km lainnya menggunakan sepur sempit.[1] Jalur sepanjang 764 km telah dialiri listrik.[1] Yunani terhubung melalui jalur kereta api dengan Bulgaria, Makedonia Utara, dan Turki. Tiga sistem kereta api komuter, yakni Proastiakos, beroperasi di Athena, Thessaloniki, dan Patras. Metro Athena juga beroperasi di Athena, sedangkan Metro Thessaloniki masih dalam tahap pembangunan.
Menurut Eurostat, pelabuhan Yunani dengan volume angkutan barang terbesar pada 2010 adalah pelabuhan Agioi Theodoroi dengan 17,38 juta ton.[212] Pelabuhan Thessaloniki berada di urutan kedua dengan 15,8 juta ton,[212] disusul Pelabuhan Piraeus dengan 13,2 juta ton[212] dan pelabuhan Eleusis dengan 12,37 juta ton.[212] Volume keseluruhan barang yang diangkut melalui Yunani pada tahun tersebut mencapai 124,38 juta ton,[212] turun tajam dari 164,3 juta ton pada 2007.[212] Sejak itu, Piraeus berkembang menjadi pelabuhan terbesar ketiga di Laut Tengah berkat investasi besar oleh perusahaan logistik Tiongkok, COSCO. Pada 2013, Piraeus dinyatakan sebagai pelabuhan dengan pertumbuhan tercepat di dunia.[213]
Pada 2010, Piraeus menangani 513.319 TEU,[214] disusul Thessaloniki dengan 273.282 TEU.[215] Pada tahun yang sama, 83,9 juta penumpang melalui pelabuhan-pelabuhan Yunani.[216] Sebanyak 12,7 juta penumpang melalui pelabuhan Paloukia di Pulau Salamis,[216] 12,7 juta melalui pelabuhan Perama,[216] 9,5 juta melalui Piraeus,[216] dan 2,7 juta melalui Igoumenitsa.[216] Pada 2013, Piraeus menangani rekor 3,16 juta TEU, jumlah terbesar ketiga di Laut Tengah. Dari jumlah tersebut, 2,52 juta TEU diangkut melalui Dermaga II milik COSCO dan 644.000 TEU melalui Dermaga I milik pemerintah Yunani.
Energi

Produksi energi Yunani didominasi oleh Dimosia Epicheirisi Ilektrismou, yang lebih dikenal dengan singkatan ΔΕΗ atau DEI. Pada 2009, DEI memasok 85,6% kebutuhan energi Yunani,[217] tetapi pangsanya turun menjadi 77,3% pada 2010.[217] Hampir separuh produksi listrik DEI, yakni 48%, berasal dari lignit, turun dari 51,6% pada 2009.[217] Sebanyak 12% lainnya berasal dari pembangkit listrik tenaga air[218] dan 20% dari gas alam.[218] Produksi energi perusahaan independen meningkat 56% antara 2009 dan 2010,[217] dari 2.709 GWh menjadi 4.232 GWh.[217]
Energi terbarukan menyumbang 8% dari konsumsi energi Yunani pada 2008,[219] naik dari 7,2% pada 2006,[219] tetapi masih berada di bawah rata-rata Uni Eropa sebesar 10%.[219] Sekitar 10% energi terbarukan negara tersebut berasal dari tenaga surya,[153] sedangkan sebagian besar lainnya bersumber dari biomassa dan daur ulang limbah.[153] Selaras dengan Direktif Energi Terbarukan Komisi Eropa, Yunani menargetkan pemenuhan 18% kebutuhan energinya dari sumber terbarukan pada 2020.[220] Selama beberapa bulan pada 2013, lebih dari 20% listrik Yunani dihasilkan dari energi terbarukan dan pembangkit listrik tenaga air.[221] Yunani tidak mengoperasikan pembangkit listrik tenaga nuklir. Namun, pada 2009 Akademi Athena mengusulkan dimulainya penelitian mengenai kemungkinan pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir di negara tersebut.[222]
Pada 1 Januari 2012, Yunani memiliki cadangan minyak bumi terbukti sebesar 10 juta barel.[1] Hellenic Petroleum merupakan perusahaan minyak terbesar di negara tersebut, disusul Motor Oil Hellas. Produksi minyak Yunani mencapai 1.751 barel per hari dan menempati urutan ke-95 dunia.[1] Ekspornya mencapai 19.960 barel per hari, menempati urutan ke-53, sedangkan impornya sebesar 355.600 barel per hari berada di urutan ke-25.[1]
Pada 2011, pemerintah Yunani menyetujui dimulainya eksplorasi dan pengeboran minyak di tiga lokasi.[223] Ketiga lokasi itu diperkirakan menghasilkan 250 hingga 300 juta barel dalam 15 sampai 20 tahun berikutnya.[223] Nilai produksi ketiga cebakan diperkirakan mencapai €25 miliar selama 15 tahun,[223] dengan €13–14 miliar di antaranya masuk ke kas negara.[223] Sengketa Yunani dan Turki di Aegea menjadi hambatan penting bagi eksplorasi minyak di Laut Aegea.
Yunani juga merencanakan eksplorasi minyak dan gas di sejumlah lokasi lain di Laut Ionia dan Laut Libya, dalam zona ekonomi eksklusif Yunani di sebelah selatan Kreta.[224][225] Kementerian Lingkungan Hidup, Energi, dan Perubahan Iklim menyatakan bahwa perusahaan dari sejumlah negara, termasuk Norwegia dan Amerika Serikat, berminat melakukan eksplorasi.[225] Hasil awal mengenai jumlah minyak dan gas di wilayah tersebut diperkirakan tersedia pada pertengahan 2012.[225] Pada November 2012, laporan Deutsche Bank memperkirakan nilai cadangan gas alam di selatan Kreta mencapai €427 miliar.[226]
Sejumlah pipa minyak dan pipa gas sedang dibangun atau direncanakan di Yunani. Proyek tersebut meliputi jaringan pipa gas Interconnector Turkey-Greece-Italy (ITGI) dan South Stream.[218]
EuroAsia Interconnector direncanakan menghubungkan jaringan listrik Attika dan Kreta di Yunani dengan Siprus dan Israel melalui kabel listrik bawah laut arus searah tegangan tinggi berkapasitas 2.000 MW.[227][228] Proyek tersebut penting bagi sistem energi yang terisolasi seperti Siprus dan Kreta. Kreta terpisah dari jaringan listrik daratan Yunani, sedangkan pemerintah Yunani menanggung selisih biaya listrik pulau tersebut sekitar €300 juta per tahun.[229]
Pada April 2026, setelah krisis energi akibat Perang Iran 2026, pemerintah memperkenalkan paket subsidi bahan bakar senilai €300 juta. Kebijakan tersebut ditujukan untuk membantu rumah tangga dan petani menghadapi kenaikan harga energi. Paketnya mencakup penurunan harga solar, kupon bahan bakar bagi konsumen, serta bantuan keuangan untuk petani dan operator feri guna meringankan biaya hidup.[230]
- Ladang angin di Pegunungan Panachaiko
- Ladang minyak Prinos di dekat Kavala
Perpajakan dan penggelapan pajak

Yunani menerapkan sistem pajak bertingkat berdasarkan pajak progresif. Hukum Yunani mengenal enam kategori penghasilan kena pajak,[231] yaitu benda tidak bergerak, benda bergerak berupa investasi, penghasilan dari pertanian, usaha, pekerjaan, dan kegiatan profesional. Tarif pajak penghasilan orang pribadi sebelumnya berkisar dari 0% untuk penghasilan tahunan di bawah €12.000[231] hingga 45% untuk penghasilan lebih dari €100.000.[231] Reformasi pajak 2010 menghapus sejumlah pengecualian pajak.[231]
Sebagai bagian dari kebijakan penghematan yang baru, ambang penghasilan bebas pajak orang pribadi diturunkan menjadi €5.000 per tahun.[232] Perubahan lebih lanjut, termasuk kemungkinan penghapusan ambang tersebut, juga direncanakan.[233]
Tarif pajak perusahaan Yunani turun dari 40% pada 2000[231] menjadi 20% pada 2010.[231] Khusus pada 2011, tarifnya ditetapkan sebesar 24%.[231] Tarif pajak pertambahan nilai meningkat dari 19% pada 2009 menjadi 23% pada 2010.[231]
Tarif pajak pertambahan nilai terendah mencapai 6,5%, naik dari 4,5%,[231] dan berlaku untuk surat kabar, majalah, serta tiket kegiatan budaya. Tarif 13%, yang sebelumnya 9%,[231] diberlakukan terhadap sejumlah profesi di sektor tersier. Pemberi kerja dan pekerja juga harus membayar iuran jaminan sosial, masing-masing dengan tarif 16%[231] untuk pekerja kerah putih dan 19,5%[231] untuk pekerja kerah biru. Dana tersebut digunakan untuk membiayai asuransi sosial. Pada 2017, tarif pajak pertambahan nilai umum mencapai 24%,[234] dengan beberapa pengecualian kecil. Tarif 13% masih diterapkan terhadap sejumlah bahan pangan pokok, tetapi direncanakan untuk dihapus sehingga hampir seluruh barang dikenai tarif 24% sebagai bagian dari upaya memberantas penggelapan pajak.[butuh pemutakhiran]
Kementerian Keuangan memperkirakan pendapatan pajak pada 2012 sebesar €52,7 miliar, terdiri atas €23,6 miliar pajak langsung dan €29,1 miliar pajak tidak langsung.[235] Jumlah itu meningkat 5,8% dibandingkan dengan 2011.[235] Pendapatan pajak dari sejumlah sektor diperkirakan naik tajam, terutama dari perumahan yang meningkat 217,5%.[235]
Penggelapan pajak
Yunani menghadapi tingkat penggelapan pajak yang sangat tinggi. Pada kuartal terakhir 2005, tingkat penggelapan pajak diperkirakan mencapai 49%,[236] lalu turun menjadi 41,6% pada Januari 2006.[236] Surat kabar Ethnos yang menerbitkan angka tersebut kemudian bangkrut dan berhenti terbit, sementara sejumlah sumber mempertanyakan keandalan informasi yang pernah diterbitkannya.[237] Penelitian oleh ilmuwan Universitas Chicago memperkirakan bahwa penggelapan pajak oleh kalangan profesional wiraswasta saja, termasuk akuntan, dokter gigi, pengacara, dokter, guru privat, dan penasihat keuangan independen, mencapai €28 miliar pada 2009 atau 31% dari defisit anggaran tahun tersebut.[238]
Ekonomi bayangan Yunani diperkirakan setara dengan 24,3% dari PDB pada 2012. Sebagai perbandingan, angkanya mencapai 28,6% di Estonia, 26,5% di Latvia, 21,6% di Italia, 17,1% di Belgia, 14,7% di Swedia, 13,7% di Finlandia, dan 13,5% di Jerman. Besarnya ekonomi bayangan Yunani dikaitkan dengan proporsi pekerja mandiri yang lebih dari dua kali rata-rata Uni Eropa menurut perkiraan 2013.[56]
Tax Justice Network memperkirakan pada 2011 bahwa rekening bank di Swiss milik warga Yunani menyimpan lebih dari €20 miliar.[239] Mantan Menteri Keuangan Yunani, Evangelos Venizelos, menyatakan bahwa sekitar 15.000 orang dan perusahaan menunggak pajak senilai €37 miliar.[240] Organisasi tersebut juga memperkirakan terdapat lebih dari 10.000 perusahaan lepas pantai milik warga Yunani.[241]
Perkiraan Swiss pada 2012 menunjukkan bahwa warga Yunani menyimpan sekitar €20 miliar di Swiss, tetapi hanya 1% yang dilaporkan sebagai harta kena pajak di Yunani.[242] Perkiraan pada 2015 menunjukkan angka yang lebih besar, yakni sekitar €80 miliar kewajiban kepada pemerintah Yunani yang berkaitan dengan rekening warga Yunani di bank-bank Swiss.[243][244]
Laporan pada pertengahan 2017 menyebutkan bahwa masyarakat Yunani telah dibebani pajak sangat tinggi. Banyak orang menilai risiko hukuman akibat penggelapan pajak lebih ringan daripada risiko kebangkrutan. Salah satu bentuk penggelapan dilakukan melalui pasar gelap atau ekonomi bayangan, yaitu pekerjaan dibayar secara tunai tanpa dilaporkan sebagai pendapatan, sementara pajak pertambahan nilai tidak dipungut atau disetorkan.[245] Laporan DiaNEOsis pada Januari 2017 memperkirakan tunggakan pajak mencapai sekitar €95 miliar, naik dari €76 miliar pada 2015, dan sebagian besarnya diperkirakan tidak dapat ditagih.[246] Penelitian lain pada awal 2017 memperkirakan bahwa penggelapan pajak mengurangi pendapatan pemerintah sebesar 6–9% dari PDB atau sekitar €11–16 miliar per tahun.[247]
Kekurangan penerimaan pajak pertambahan nilai juga tergolong besar. Pada 2014, pemerintah memungut 28% lebih sedikit daripada jumlah yang seharusnya diterima. Kesenjangan tersebut sekitar dua kali rata-rata Uni Eropa dan bernilai sekitar €4,9 miliar.[248] Penelitian DiaNEOsis memperkirakan kerugian akibat penipuan pajak pertambahan nilai setara dengan 3,5% dari PDB. Penyelundupan alkohol, tembakau, dan bahan bakar minyak menimbulkan kerugian tambahan sekitar 0,5% dari PDB.[247]
Upaya penanganan
Setelah Britania Raya dan Jerman mengambil langkah serupa, pemerintah Yunani berunding dengan Swiss pada 2011 untuk mewajibkan bank-bank Swiss mengungkap informasi mengenai rekening warga Yunani.[249] Kementerian Keuangan menyatakan bahwa warga Yunani yang memiliki rekening di Swiss akan diwajibkan membayar pajak atau mengungkap informasi seperti identitas pemilik rekening kepada otoritas pajak Yunani.[249] Pemerintah Yunani dan Swiss menargetkan tercapainya kesepakatan sebelum akhir 2011.[249]
Hingga 2015, langkah yang diminta Yunani belum diterapkan. Pada tahun itu, nilai pajak yang digelapkan dan disimpan di bank-bank Swiss diperkirakan mencapai €80 miliar. Meskipun demikian, pemerintah Yunani dan Swiss telah melakukan perundingan serius mengenai perjanjian pajak untuk menangani masalah tersebut.[243][244] Swiss akhirnya meratifikasi perjanjian pada 1 Maret 2016 yang membentuk aturan baru mengenai transparansi pajak. Sejak 2018, bank di Yunani dan Swiss bertukar informasi mengenai rekening warga negara masing-masing untuk mengurangi kemungkinan penyembunyian penghasilan yang belum dikenai pajak.[250]
Pada 2016 dan 2017, pemerintah mendorong penggunaan kartu kredit dan kartu debit untuk membayar barang dan jasa guna mengurangi transaksi tunai. Sejak Januari 2017, keringanan atau pengurangan pajak hanya diberikan apabila pembayaran dilakukan secara elektronik sehingga menghasilkan jejak transaksi yang dapat diperiksa pemerintah. Kebijakan tersebut diharapkan mengurangi praktik usaha yang menerima pembayaran tanpa menerbitkan faktur.[251] Praktik tersebut sebelumnya digunakan sejumlah perusahaan untuk menghindari pajak pertambahan nilai dan pajak penghasilan.[252][253]
Pada 28 Juli 2017, sejumlah besar usaha diwajibkan memasang perangkat titik penjualan agar dapat menerima pembayaran melalui kartu kredit atau debit. Pelanggaran terhadap kewajiban tersebut dapat dikenai denda hingga €1.500. Aturan itu berlaku bagi sekitar 400.000 perusahaan atau pelaku usaha dalam 85 profesi. Peningkatan penggunaan kartu menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan berarti dalam penerimaan pajak pertambahan nilai pada 2016.[254]
Taraf hidup dan kesejahteraan sosial
Taraf hidup di Yunani dipengaruhi oleh perkembangan jangka panjang dalam upah, kemiskinan, eksklusi sosial, dan perubahan demografi. Faktor-faktor tersebut terus memengaruhi kesejahteraan ekonomi rumah tangga di seluruh negara.
Upah dan daya beli
Upah nominal di Yunani meningkat dalam beberapa tahun terakhir, meskipun pendapatan riil masih berada di bawah rata-rata Uni Eropa. Menurut sistem informasi pasar tenaga kerja ERGANI, rata-rata gaji bruto bulanan naik dari €1.046 pada 2019 menjadi €1.342 pada 2024.[255] Median pendapatan tahunan pekerja penuh waktu mencapai sekitar €17.954 pada 2024 dan termasuk yang terendah di Uni Eropa.[256] Kenaikan biaya hidup, khususnya untuk energi dan barang kebutuhan pokok, membatasi peningkatan daya beli rumah tangga.[257]
Kemiskinan, eksklusi sosial, dan tekanan demografi
Meskipun perekonomian telah pulih, tingkat kemiskinan dan eksklusi sosial masih tergolong tinggi. Ελληνική Στατιστική Αρχή melaporkan bahwa 26,9% penduduk, atau sekitar 2,74 juta orang, menghadapi risiko kemiskinan atau eksklusi sosial pada 2024, sedikit meningkat dibandingkan dengan 2023.[258] Kekurangan material dan sosial berat dialami 14,0% penduduk pada tahun yang sama.[258] Biaya perumahan dan energi yang tinggi menjadi salah satu penyebab utamanya.[257]
Perubahan demografi turut meningkatkan tekanan terhadap sistem kesejahteraan sosial. Jumlah penduduk Yunani turun dari sekitar 11,1 juta pada 2010 menjadi 10,4 juta pada 2024, sedangkan proporsi penduduk berusia 65 tahun ke atas meningkat menjadi 23,3%.[259] Perkembangan tersebut memengaruhi sistem pensiun, layanan kesehatan, dan angkatan kerja, serta berpotensi berdampak terhadap taraf hidup dan ketimpangan pada masa mendatang.
PDB nasional dan regional


Perekonomian regional Yunani pada 2023 masih ditandai oleh konsentrasi kekayaan yang tinggi. Attika merupakan pusat ekonomi terbesar dengan sumbangan €109,117 miliar terhadap PDB nasional, disusul Makedonia Tengah dengan €31,621 miliar.[260] Perekonomian regional terkecil terdapat di Aegea Utara dengan €2,934 miliar dan Kepulauan Ionia dengan €4,111 miliar.
PDB per kapita Attika mencapai €29.732, jauh lebih tinggi daripada wilayah Yunani lainnya dan setara dengan sekitar 140% rata-rata nasional.[260] Wilayah dengan PDB per kapita terendah pada 2023 adalah Aegea Utara sebesar €13.136, Epirus sebesar €13.789, serta Makedonia Timur dan Trakia sebesar €13.840. Secara nasional, PDB per kapita atas dasar harga berlaku mencapai €21.301.[261]
| Peringkat | Wilayah | PDB (€ miliar) | Pangsa (%) | PDB per kapita (€) | Terhadap rata-rata nasional |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Attika | 109,117 | 48,8% | 29.732 | 139,6% |
| 2 | Makedonia Tengah | 31,621 | 14,1% | 16.982 | 79,7% |
| 3 | Aegea Selatan | 7,218 | 3,2% | 21.610 | 101,4% |
| 4 | Kepulauan Ionia | 4,111 | 1,8% | 19.502 | 91,5% |
| 5 | Yunani Tengah | 9,431 | 4,2% | 18.469 | 86,7% |
| 6 | Kreta | 11,455 | 5,1% | 18.345 | 86,1% |
| 7 | Peloponnesos | 10,421 | 4,7% | 17.841 | 83,8% |
| 8 | Thessalia | 11,528 | 5,1% | 16.286 | 76,5% |
| 9 | Makedonia Barat | 3,844 | 1,7% | 15.543 | 73,0% |
| 10 | Yunani Barat | 9,412 | 4,2% | 15.210 | 71,4% |
| 11 | Makedonia Timur dan Trakia | 7,821 | 3,5% | 13.840 | 65,0% |
| 12 | Epirus | 4,412 | 2,0% | 13.789 | 64,7% |
| 13 | Aegea Utara | 2,934 | 1,3% | 13.136 | 61,7% |
| — | Jumlah | 223,755 | 100,0% | 21.301 | 100,0% |
Sumber: Ελληνική Στατιστική Αρχή, rilis Desember 2024.
Negara kesejahteraan
Yunani merupakan negara kesejahteraan yang menyediakan berbagai layanan sosial, termasuk pelayanan kesehatan yang hampir universal dan pensiun. Dalam anggaran 2012, pengeluaran negara kesejahteraan di luar pendidikan diperkirakan mencapai €22,487 miliar,[235] yang terdiri atas €6,577 miliar untuk pensiun[235] dan €15,910 miliar untuk jaminan sosial serta pelayanan kesehatan.[235] Jumlah tersebut setara dengan 31,9% dari seluruh pengeluaran pemerintah.[235]
Perusahaan terbesar berdasarkan pendapatan pada 2024
Menurut indeks Forbes Global 2000 tahun 2024, perusahaan terbuka terbesar di Yunani adalah:
| Peringkat | Perusahaan | Pendapatan (€ miliar) | Laba (€ miliar) | Aset (€ miliar) |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Eurobank Ergasias | 6,1 | 1,3 | 85,7 |
| 2 | National Bank of Greece | 3,9 | 1,3 | 78,2 |
| 3 | Piraeus Bank | 3,7 | 0,9 | 83,4 |
| 4 | Alpha Bank | 4,7 | 0,7 | 80,3 |
| 5 | Bank Yunani | 7,5 | 0,1 | 250,2 |
| 6 | Motor Oil Hellas | 14,4 | 0,8 | 8,4 |
| 7 | Hellenic Petroleum | 14,1 | 0,6 | 9,0 |
| 8 | Dimosia Epicheirisi Ilektrismou | 8,8 | 0,4 | 21,2 |
Angkatan kerja
Jam kerja
Pada 2011, sebanyak 53,3% penduduk yang bekerja mencatat jam kerja 40–49 jam per minggu, sedangkan 24,8% bekerja lebih dari 50 jam. Secara keseluruhan, 78,1% pekerja bekerja setidaknya 40 jam per minggu.[263] Berdasarkan kelompok umur, proporsi pekerja dengan jam kerja 40–49 jam mencapai tingkat tertinggi pada kelompok usia 25–29 tahun.[263] Seiring bertambahnya usia, proporsi pekerja dalam kelompok 40–49 jam menurun, tetapi proporsi yang bekerja lebih dari 50 jam meningkat. Pekerja terampil di bidang pertanian, kehutanan, dan perikanan, serta para manajer, merupakan kelompok pekerjaan yang paling sering bekerja lebih dari 50 jam. Meskipun demikian, kelompok tersebut hanya mencakup 14,3% angkatan kerja.[264] Pada 2014, rata-rata jam kerja pekerja Yunani mencapai 2.124 jam per tahun, tertinggi ketiga di antara negara anggota OECD dan tertinggi di zona euro.[265]
Perkembangan pasar tenaga kerja menunjukkan bahwa kenaikan pekerjaan paruh waktu dapat menurunkan jumlah jam kerja pada masa mendatang. Rata-rata jam kerja telah menurun sejak 2011.[265] Pada 1998, Yunani mengesahkan undang-undang yang memperkenalkan pekerjaan paruh waktu dalam pelayanan publik. Kebijakan tersebut ditujukan untuk mengurangi pengangguran dengan menambah jumlah pekerja, sekaligus menurunkan rata-rata jam kerja per pekerja.[266] Terlepas dari keberhasilan aturan tersebut dalam meningkatkan pekerjaan paruh waktu di sektor publik, pangsa pekerjaan paruh waktu terhadap keseluruhan kesempatan kerja meningkat dari 7,7% pada 2007 menjadi 11% pada 2016.[267] Pangsa pekerja paruh waktu meningkat pada laki-laki maupun perempuan selama periode tersebut. Perempuan masih menjadi mayoritas pekerja paruh waktu, tetapi bagian laki-laki dalam kelompok itu juga meningkat.[268]
Mata uang
Antara 1832 dan 2002, mata uang Yunani adalah drakhma. Setelah menandatangani Perjanjian Maastricht, Yunani mengajukan permohonan untuk bergabung dengan zona euro. Dua kriteria konvergensi utama menetapkan defisit anggaran paling tinggi sebesar 3% dari PDB dan penurunan utang pemerintah apabila angkanya melebihi 60% dari PDB. Berdasarkan laporan keuangan pemerintah tahun 1999, Yunani memenuhi kriteria tersebut. Negara itu bergabung dengan zona euro pada 1 Januari 2001 dan mengadopsi euro dengan nilai tukar tetap ₯340,75 untuk €1.[269] Namun, euro pada 2001 hanya digunakan secara elektronik. Penukaran uang fisik dari drakhma ke euro baru dilakukan pada 1 Januari 2002. Masa penukaran uang kertas drakhma yang memenuhi syarat kemudian berlangsung selama sepuluh tahun hingga 1 Maret 2012.[270][271]
Sebelum euro diadopsi, 64% warga Yunani memandang mata uang baru tersebut secara positif.[272] Angka tersebut turun menjadi 26% pada Februari 2005 dan kembali merosot menjadi 20% pada Juni 2005.[272] Dukungan terhadap euro kembali meningkat sejak 2010. Survei pada September 2011 menunjukkan bahwa 63% warga Yunani memandang euro secara positif.[272]
Organisasi ekonomi dan perdagangan
Yunani merupakan anggota pendiri Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) dan Organisasi Kerja Sama Ekonomi Laut Hitam (BSEC). Negara tersebut bergabung dengan organisasi yang kini menjadi Uni Eropa pada 1981.[269] Yunani juga menjadi anggota Dana Moneter Internasional dan Organisasi Perdagangan Dunia, serta menempati urutan ke-34 dalam Indeks Globalisasi Ernst & Young tahun 2011.[273]
Galeri grafik
- Pengeluaran sosial Yunani sebagai persentase PDB, 1998–2009
- Ketenagakerjaan dan pengangguran di Yunani sejak 2004
- PDB, utang, dan defisit anggaran Yunani dari tahun ke tahun
Tingkat kemiskinan
Resesi yang dipicu krisis utang pemerintah menyebabkan peningkatan kemiskinan. Proporsi penduduk yang menghadapi risiko kemiskinan atau eksklusi sosial mencapai puncaknya sebesar 36% pada 2014, sebelum berangsur turun menjadi 26,1% pada 2023.[274] Tingkat kemiskinan ekstrem meningkat dari 8,9% pada 2011 menjadi 15% pada 2015, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan 2009 ketika angkanya tidak melebihi 2,2%.[275] Pada 2015, tingkat kemiskinan ekstrem mencapai 17,6% pada anak-anak berusia 0–17 tahun dan 24,4% pada kelompok usia 18–29 tahun.[275]
Seiring meningkatnya pengangguran, penduduk tanpa pekerjaan menjadi kelompok yang menghadapi risiko kemiskinan tertinggi pada 2012–2015, yakni 70–75%, dibandingkan dengan kurang dari 50% pada 2011.[275] Penganggur kehilangan asuransi kesehatan setelah dua tahun, sehingga memperburuk risiko kemiskinan. Penganggur berusia muda cenderung bergantung pada anggota keluarga yang lebih tua untuk memperoleh dukungan keuangan. Namun, pengangguran jangka panjang juga mengurangi penerimaan dana pensiun karena semakin sedikit pekerja yang membayar iuran jaminan sosial. Keadaan tersebut meningkatkan kemiskinan pada rumah tangga lintas generasi yang bergantung pada pensiun anggota keluarga yang telah memasuki masa pensiun.
Sepanjang krisis ekonomi, penduduk Yunani menghadapi kehilangan pekerjaan dan pemotongan upah dalam jumlah besar, serta pengurangan tajam kompensasi pekerja dan tunjangan kesejahteraan. Antara 2008 dan 2013, rata-rata penduduk Yunani menjadi 40% lebih miskin. Pada 2014, pendapatan rumah tangga siap dibelanjakan turun hingga berada di bawah tingkat tahun 2003.[276]
Pada akhir 2010-an dan awal 2020-an, Yunani berangsur pulih dari dampak terburuk krisis utang. Tingkat pengangguran dan kemiskinan menurun dibandingkan dengan puncaknya. Pertumbuhan ekonomi, pemulihan pariwisata, dan perbaikan keuangan pemerintah turut mengurangi eksklusi sosial, meskipun taraf hidup banyak rumah tangga masih berada di bawah tingkat sebelum krisis. Tantangan baru muncul setelah pandemi COVID-19 dan lonjakan inflasi 2021–2023, yang meningkatkan biaya perumahan, energi, dan kebutuhan pokok.
Pada 2023, sebanyak 26,1% penduduk masih menghadapi risiko kemiskinan atau eksklusi sosial, salah satu angka tertinggi di Uni Eropa.[277] Kekurangan material dan sosial berat juga masih relatif tinggi dan dialami oleh 13,5% penduduk.[278] Meskipun perekonomian pulih dan pengangguran menurun, banyak warga Yunani masih menghadapi ketidakamanan keuangan, terutama kaum muda, para pensiunan, dan rumah tangga berpenghasilan rendah. Keadaan tersebut mencerminkan dampak sosial jangka panjang krisis utang.
Data
Tabel berikut menampilkan indikator ekonomi utama Yunani pada 1980–2021, disertai perkiraan staf IMF untuk 2022–2027. Inflasi di bawah 5% ditandai dengan warna hijau.[2]
| Tahun | PDB (miliar US$ KKB) |
PDB per kapita (US$ KKB) |
PDB (miliar US$ nominal) |
PDB per kapita (US$ nominal) |
Pertumbuhan PDB (riil) |
Inflasi (%) |
Pengangguran (%) |
Utang pemerintah (% PDB) |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1980 | 84,2 | 8.784,9 | 56,5 | 5.898,2 | ▲24,7 | 2,7 | 22,7 | |
| 1981 | ▲24,5 | ▲4,0 | ▲26,9 | |||||
| 1982 | ▲21,1 | ▲5,8 | ▲29,6 | |||||
| 1983 | ▲20,2 | ▲7,9 | ▲33,9 | |||||
| 1984 | ▲18,5 | ▲8,1 | ▲40,4 | |||||
| 1985 | ▲19,3 | ▲47,0 | ||||||
| 1986 | ▲23,0 | ▲47,5 | ||||||
| 1987 | ▲16,4 | ▲7,4 | ▲52,9 | |||||
| 1988 | ▲13,5 | ▲7,7 | ▲57,6 | |||||
| 1989 | ▲13,7 | ▲60,3 | ||||||
| 1990 | t/a | ▲20,4 | ▲73,8 | |||||
| 1991 | ▲19,5 | ▲7,7 | ▲75,3 | |||||
| 1992 | ▲15,9 | ▲8,7 | ▲80,6 | |||||
| 1993 | ▲14,4 | ▲9,7 | ▲101,1 | |||||
| 1994 | ▲10,9 | |||||||
| 1995 | ▲8,8 | ▲10,0 | ▲99,8 | |||||
| 1996 | ▲7,9 | ▲10,3 | ▲102,2 | |||||
| 1997 | ▲5,4 | |||||||
| 1998 | ▲11,2 | |||||||
| 1999 | ▲12,1 | ▲99,7 | ||||||
| 2000 | ▲105,8 | |||||||
| 2001 | ▲108,0 | |||||||
| 2002 | ||||||||
| 2003 | ||||||||
| 2004 | ▲10,6 | ▲103,7 | ||||||
| 2005 | ▲108,3 | |||||||
| 2006 | ||||||||
| 2007 | ||||||||
| 2008 | ▲110,3 | |||||||
| 2009 | ▲9,6 | ▲127,8 | ||||||
| 2010 | ▲12,7 | ▲147,5 | ||||||
| 2011 | ▲17,9 | ▲184,0 | ||||||
| 2012 | ▲24,4 | |||||||
| 2013 | ▲27,5 | ▲178,8 | ||||||
| 2014 | ▲181,8 | |||||||
| 2015 | ||||||||
| 2016 | ▲183,7 | |||||||
| 2017 | ||||||||
| 2018 | ▲190,7 | |||||||
| 2019 | ||||||||
| 2020 | ▲212,4 | |||||||
| 2021 | ||||||||
| 2022 | ▲9,2 | |||||||
| 2023 | ||||||||
| 2024 | ||||||||
| 2025 | ||||||||
| 2026 | ||||||||
| 2027 |
Catatan
- ↑ Periode 100 tahun hingga menjelang krisis utang Yunani.
- ↑ Setelah penyesuaian, defisit anggaran Yunani pada tahun acuan mencapai 3,07% menurut metode akuntansi yang lebih baru. Angka itu masih lebih rendah daripada defisit Prancis dan Portugal ketika mengajukan keanggotaan euro, yang masing-masing mencapai 3,3% dan 3,4% jika dihitung menggunakan metode baru yang sama.[59]
Referensi
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 "Greece". CIA.gov. Badan Intelijen Pusat. 31 Agustus 2022. Diarsipkan dari asli tanggal 9 Januari 2021.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 "World Economic Outlook (WEO) database, April 2026". Washington, D.C.: Dana Moneter Internasional. 14 April 2026. Diakses tanggal 14 April 2026.
- 1 2 "Quarterly National Accounts (Provisional Data), 4th Quarter 2025". Piraeus: Otoritas Statistik Hellenik. 6 Maret 2026. Diakses tanggal 6 Maret 2026.
- ↑ "Quarterly National Accounts (Provisional Data), 1st Quarter 2026". Piraeus: Ελληνική Στατιστική Αρχή. 5 Juni 2026. Diakses tanggal 8 Juni 2026.
- ↑ "GDP main components and employment estimates for the first quarter of 2026". Luksemburg: Eurostat. 5 Juni 2026. Diakses tanggal 8 Juni 2026.
- 1 2 3 4 5 6 "The Greek Economy". Piraeus: Ελληνική Στατιστική Αρχή. 30 April 2026. hlm. 11, 35–36, 58–59. Diakses tanggal 8 Mei 2026.
- ↑ "CONSUMER PRICE INDEX: June 2026, annual inflation 4.4%". Piraeus: Ελληνική Στατιστική Αρχή. 9 Juli 2026. Diakses tanggal 9 Juli 2026.
- ↑ "Risk of poverty or social exclusion, 2025". Piraeus: Ελληνική Στατιστική Αρχή. 19 Maret 2026. Diakses tanggal 24 Maret 2026.
- ↑ "Income inequality, 2025". Piraeus: Ελληνική Στατιστική Αρχή. 19 Maret 2026. Diakses tanggal 24 Maret 2026.
- 1 2 3 "Labour Force Survey (LFS), May 2026". Piraeus: Otoritas Statistik Hellenik. 1 Juli 2026. Diakses tanggal 1 Juli 2026.
- ↑ "Employment - annual statistics". Luksemburg: Eurostat. April 2026. Diakses tanggal 8 Mei 2026.
- 1 2 "Euro area unemployment at 6.2%". Luksemburg: Eurostat. 2 Juli 2026. Diakses tanggal 2 Juli 2026.
- 1 2 Taxing Wages 2024: Tax and Gender through the Lens of the Second Earner | Baca daring.
- 1 2 "Taxing Wages 2025". OECD. 30 April 2025.
- ↑ Sumber mengenai pelayaran Yunani:
- OECD (2010). OECD Environmental Performance Reviews OECD Environmental Performance Reviews: Greece 2009. OECD Publishing. hlm. 256. ISBN 978-92-64-06083-8.
The Greek shipping industry is well-organised and influential, both domestically and internationally, ... The Hellenic Chamber of Shipping, the world's largest association of ship owners, is the industry's official advisor to the government on all ...
- Christos C. Frangos (2009). Proceedings of the 2nd International Conference: Quantitative and Qualitative Methodologies in the Economic and Administrative Sciences. Christos Frangos. hlm. 404. ISBN 978-960-98739-0-1.
Finally, the most important Greek industry, shipping, is making huge gains establishing its prowess in the global market, being the biggest in the world, makes Greece a real global player. Shipping, which contributed by 4,5% to the country's ...
- Peter Haggett (2002). Encyclopedia of World Geography: Italy. Marshall Cavendish. hlm. 1470. ISBN 978-0-7614-7300-8. Diakses tanggal 14 April 2013.
The Greek shipping industry, one of the largest in the world, accounts for more than 30 percent of the income derived from services. It is exempt from government control, unlike other
- Jill Dubois; Xenia Skoura; Olga Gratsaniti (2003). Greece. Marshall Cavendish. hlm. 42. ISBN 978-0-7614-1499-5.
Greek ships make up 70 percent of the European Union's total merchant fleet. Greece has a large shipbuilding and ship refitting industry. Its six shipyards near Piraeus are among the biggest in Europe. As Greek ships primarily transport ...
- Antōnios M. Antapasēs; Lia I. Athanassiou; Erik Røsæg (2009). Competition and regulation in shipping and shipping related industries. Martinus Nijhoff Publishers. hlm. 273. ISBN 978-90-04-17395-8.
which is a powerful tool of tax policy for the shipping industry in Greece.25 4.
- Tullio Treves; Pineshi (1997). The Law of the Sea: The European Union and Its Member States. Martinus Nijhoff Publishers. hlm. 239–240. ISBN 978-90-411-0326-0.
The Shipping Industry The shipping industry (the transport of persons and goods by sea) constitutes one of the most important factors for the Greek society and economy
- Athanasios A. Pallis (2007). Maritime Transport: The Greek Paradigm. Elsevier. hlm. 175. ISBN 978-0-7623-1449-2.
Since Greek shipping ranks on top of world shipping business in terms of tonnage and volume, it is of interest to have a closer look at Greek shipping finance.
- OECD (2010). OECD Environmental Performance Reviews OECD Environmental Performance Reviews: Greece 2009. OECD Publishing. hlm. 256. ISBN 978-92-64-06083-8.
- 1 2 "Survey on the Production and Sales of Manufacturing Products (PRODCOM)". Ελληνική Στατιστική Αρχή. Diakses tanggal 2 Mei 2026.
- 1 2 3 4 "Commercial Transactions of Greece (Merchandise Trade) (Provisional Data), May 2026". Piraeus: Ελληνική Στατιστική Αρχή. 8 Juli 2026. hlm. 12. Diakses tanggal 8 Juli 2026.
- ↑ "Εισαγωγές & Εξαγωγές" [Impor dan ekspor]. Greece in Figures. 26 September 2025. Diakses tanggal 2 Mei 2026.
- ↑ "World Investment Report 2025: International investment in the digital economy" (PDF). New York: UNCTAD. 19 Juni 2025. hlm. 257. Diakses tanggal 8 Mei 2026.
- ↑ "Gross external debt | ECB Data Portal". data.ecb.europa.eu. Frankfurt: Bank Sentral Eropa. 17 April 2026. Diakses tanggal 8 Mei 2026.
- 1 2 3 "Fiscal data 2022-2025". Piraeus: Ελληνική Στατιστική Αρχή. 22 April 2026. Diakses tanggal 22 April 2026.
- 1 2 3 "Provision of deficit and debt data for 2025 - first notification". Luksemburg: Eurostat. 22 April 2026. Diakses tanggal 22 April 2026.
- ↑ "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 25 Desember 2017. Diakses tanggal 25 Desember 2017.
- ↑ "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 20 April 2017. Diakses tanggal 25 Desember 2017.
- ↑ "Morningstar DBRS Upgrades the Hellenic Republic to BBB, Trend Changed to Stable". Frankfurt: Morningstar DBRS. 7 Maret 2025. Diakses tanggal 7 Maret 2025.
- ↑ "Fitch Upgrades Greece to 'BBB'; Outlook Stable". Frankfurt: Fitch Ratings. 14 November 2025. Diakses tanggal 15 November 2025.
- 1 2 "Moody's Ratings upgrades Greece's ratings to Baa3 from Ba1, changes outlook to stable from positive". Paris: Moody's Ratings. 14 Maret 2025. Diakses tanggal 15 Maret 2025.
- ↑ "Hellenic Republic Foreign Currency Issuer Rating Upgraded BBB Stable" (PDF). Tokyo: R&I. 6 Oktober 2025. Diakses tanggal 6 Oktober 2025.
- ↑ Dendrinou, Viktoria (18 April 2025). "Greece's Rating Upgraded by S&P on Economic Strength". Bloomberg News. New York. Diakses tanggal 18 April 2025.
- ↑ "Rating: Greece Credit Rating". CountryEconomy.com. Diakses tanggal 1 Desember 2023.
- ↑ "Scope affirms Greece's credit ratings at BBB and revises the Outlook to Positive". Berlin: Scope Ratings. 7 November 2025. Diakses tanggal 10 November 2025.
- ↑ "Database—WEO Groups and Aggregates Information". Washington, D.C.: Dana Moneter Internasional. 14 Oktober 2025. Diakses tanggal 16 Oktober 2025.
- ↑ "World Bank Country and Lending Groups". Washington, D.C.: Bank Dunia. Diakses tanggal 6 Juni 2025.
- ↑ "GDP and main components (output, expenditure and income)". Luksemburg: Eurostat. 17 April 2024. Diakses tanggal 18 April 2024.
- ↑ "Social spending". Paris: OECD. Diakses tanggal 6 Juni 2025.
- ↑ "Government finance statistics: Greece". ec.europa.eu (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 29 April 2026.
- 1 2 3 4 5 Graham T. Allison; Kalypso Nicolaidis (1997). "The Greek paradox: promise vs. performance". MIT Press. ISBN 9780262510929. Diakses tanggal 1 Maret 2012.
- 1 2 "Gross Domestic Product (2nd estimate), 2023". Piraeus: Ελληνική Στατιστική Αρχή. 17 Oktober 2024. Diakses tanggal 18 Oktober 2024.
- 1 2 Hatzidakis, Konstantinos (Juni 2025). "Greece's Remarkable Recovery". Washington, D.C.: Dana Moneter Internasional. Diakses tanggal 30 April 2026.
- 1 2 Bijsterbosch, Martin; Moccero, Diego; Momferatou, Daphne; Rodríguez-Vives, Marta; Pongetti, Giacomo; Reghezza, Alessio (21 Maret 2026). "From Grexit to Grecovery: Greece's path out of the woods – and what still needs to be done". Frankfurt: Bank Sentral Eropa. Diakses tanggal 30 April 2026.
- 1 2 Papadimas, Lefteris (18 April 2024). "Greek economy surges after decade of pain". Reuters. Diakses tanggal 23 April 2024.
- ↑ "Greece set new tourism record in 2025". France 24. Athena. Agence France-Presse. 24 Februari 2026. Diakses tanggal 30 April 2026.
- ↑ "Characteristics of the Greek-owned Fleet". UGS. Diakses tanggal 17 Mei 2023.
- 1 2 3 "Review of Maritime Transport 2013" (PDF). Jenewa: Konferensi Perdagangan dan Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 14 Desember 2013. Diakses tanggal 14 Desember 2013.
- ↑ "Op-Ed: Greece Remains at Top of Shipping Economy". The Maritime Executive. Diarsipkan dari asli tanggal 8 November 2014.
- ↑ "Albania Eyes New Markets as Greek Crisis Hits Home". Balkan Insight. 11 Juli 2012. Diakses tanggal 16 November 2014.
Greece is the Balkan region's largest economy and has been an important investor in Southeast Europe over the past decade.
- ↑ Keridis, Dimitris (3 Maret 2006), Greece and the Balkans: From Stabilization to Growth (kuliah), Montreal, Quebec, Kanada: Hellenic Studies Unit at Concordia University,
Greece has a larger economy than all the Balkan countries combined. Greece is also an important regional investor
- ↑ K. Kostis; S. Petmezas (2006). Η Ανάπτυξη της Ελληνικής οικονομίας τον 19ο αιώνα [Perkembangan ekonomi Yunani pada abad ke-19]. Athena: Alexandria Publications.
- ↑ G. Anastasopoulos (1946). Ιστορία της Ελληνικής Βιομηχανίας 1840–1940 [Sejarah industri Yunani 1840–1940]. Athena: Elliniki Ekdotiki Etairia.
- 1 2 L.S. Skartsis (2026). Modern Greece's Machines: A Comprehensive Guide to Greek Vehicle & Machine Manufacturers (1700 to Present) (open access eBook). Athena. Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
- ↑ "A Greek Odyssey: 1821–2201". Ekathimerini.com. Diakses tanggal 19 Mei 2011.
- ↑ Paul Bairoch, Europe's GNP 1800–1975, Journal of European Economic History, 5, hlm. 273–340 (1976)
- ↑ Angus Maddison, Monitoring the World Economy 1820–1992, OECD (1995)
- ↑ Eurostat, termasuk data yang diperbarui sejak 1980 dan data yang diterbitkan pada April 2008
- ↑ "Field Listing:: GDP – Per Capita (PPP)". The World Factbook. Badan Intelijen Pusat. Diarsipkan dari asli tanggal 13 Juni 2007. Diakses tanggal 13 April 2013.
- 1 2 3 4 5 "2010-2018 Greek Debt Crisis and Greece's Past: Myths, Popular Notions and Implications". Academia.edu. Diakses tanggal 14 Oktober 2018.
- 1 2 3 4 5 "IMF Data Mapper". Dana Moneter Internasional. Diakses tanggal 8 September 2018.
- ↑ "Report by Eurostat on the revision of the Greek government deficit and debt figures". Luksemburg: Eurostat. 22 November 2004. Diakses tanggal 20 Juni 2015.
- ↑ Simitis, Costas (2014). The European debt crisis, the Greek case. Manchester: Manchester University Press.
- ↑ Simitis, Costas; Stournaras, Yannis (27 April 2012). "Greece did not cause the euro crisis". The Guardian. Diakses tanggal 16 November 2014.
- ↑ Story, Louise; Thomas, Landon Jr.; Schwartz, Nelson D. (14 Februari 2010). "Wall St. Helped to Mask Debt Fueling Europe's Crisis". The New York Times.
Steil, Benn (21 Februari 2002). "Enron and Italy: Parallels between Rome's efforts to qualify for euro entry and the financial chicanery in Texas". Council on Foreign Relations. Diarsipkan dari asli tanggal 5 November 2011.
Piga, Gustavo (2001). "Derivatives and Public Debt Management" (PDF). International Securities Market Association (ISMA) bekerja sama dengan Council on Foreign Relations. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 23 Februari 2013. - ↑ OECD Economic Surveys (Greece), Vol. 2005/12, September 2005. OECD Publishing. 22 September 2005. ISBN 9789264011748. Diakses tanggal 25 September 2011.
- ↑ "Finmin says fiscal data saga has ended in wake of EU report". 8 Desember 2004. Diarsipkan dari asli tanggal 24 September 2015. Diakses tanggal 14 September 2006.
- ↑ "Goldman bet against Entire European Nations". Washingtons Blog. 16 Juli 2011.
- ↑ Tim Harford (9 September 2011). "Look out for No. 1". Financial Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Desember 2022. Diakses tanggal 23 September 2014.
- ↑ Rauch, Bernhard; Max, Göttsche; Brähler, Gernot; Engel, Stefan (2011). "Fact and Fiction in EU-Governmental Economic Data". German Economic Review. 12 (3): 244–254. doi:10.1111/j.1468-0475.2011.00542.x. S2CID 155072460.
- 1 2 Angus Maddison, "Monitoring the World Economy 1820–1992", OECD (1995)
- ↑ "Greek Debt/GDP: Only 22% In 1980". Economics in Pictures. 1 September 2011. Diakses tanggal 31 Agustus 2018.
- ↑ "Eurostat (Government debt data)". Eurostat. Diakses tanggal 5 September 2018.
- ↑ Lynn, Matthew (2011). Bust: Greece, the Euro and the Sovereign Debt Crisis. Hoboken, New Jersey: Bloomberg Press. ISBN 978-0-470-97611-1.
- ↑ "Greece's Sovereign-Debt Crunch: A Very European Crisis". The Economist. 4 Februari 2010. Diakses tanggal 2 Mei 2010.
- ↑ "Rehn: No Other State Will Need a Bail-Out". EU Observer. 5 Mei 2010. Diakses tanggal 6 Mei 2010.
- 1 2 3 "Greece Paid Goldman $300 Million To Help It Hide Its Ballooning Debts". Business Insider. Diarsipkan dari asli tanggal 5 Maret 2010. Diakses tanggal 6 Mei 2010.
- ↑ LOUISE STORY; LANDON THOMAS Jr; NELSON D. SCHWARTZ (13 Februari 2010). "Global Business: Wall St. Helped to Mask Debt Fueling Europe's Crisis". The New York Times.
In dozens of deals across the Continent, banks provided cash upfront in return for government payments in the future, with those liabilities then left off the books. Greece, for example, traded away the rights to airport fees and lottery proceeds in years to come.
- ↑ Nicholas Dunbar; Elisa Martinuzzi (5 Maret 2012). "Goldman Secret Greece Loan Shows Two Sinners as Client Unravels". Bloomberg.
Greece actually executed the swap transactions to reduce its debt-to-gross-domestic-product ratio because all member states were required by the Maastricht Treaty to show an improvement in their public finances," Laffan said in an e- mail. "The swaps were one of several techniques that many European governments used to meet the terms of the treaty."
- ↑ Edmund Conway Economics (15 Februari 2010). "Did Goldman Sachs help Britain hide its debts too?". The Daily Telegraph. London. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Februari 2010.
One of the more intriguing lines from that latter piece says: "Instruments developed by Goldman Sachs, JPMorgan Chase and a wide range of other banks enabled politicians to mask additional borrowing in Greece, Italy and possibly elsewhere." So, the obvious question goes, what about the UK? Did Britain hide its debts? Was Goldman Sachs involved? Should we panic?
- ↑ Elena Moya (16 Februari 2010). "Banks that inflated Greek debt should be investigated, EU urges". The Guardian.
"These instruments were not invented by Greece, nor did investment banks discover them just for Greece," said Christophoros Sardelis, who was chief of Greece's debt management agency when the contracts were conducted with Goldman Sachs.Such contracts were also used by other European countries until Eurostat, the EU's statistic agency, stopped accepting them later in the decade. Eurostat has also asked Athens to clarify the contracts.
- 1 2 Beat Balzli (8 Februari 2010). "Greek Debt Crisis: How Goldman Sachs Helped Greece to Mask its True Debt". Der Spiegel. Diakses tanggal 29 Oktober 2013.
This credit disguised as a swap didn't show up in the Greek debt statistics. Eurostat's reporting rules don't comprehensively record transactions involving financial derivatives. "The Maastricht rules can be circumvented quite legally through swaps," says a German derivatives dealer. In previous years, Italy used a similar trick to mask its true debt with the help of a different US bank.
- ↑ "Greece not alone in exploiting EU accounting flaws". Reuters. 22 Februari 2010. Diakses tanggal 20 Agustus 2010.
- ↑ "Greece is far from the EU's only joker". Newsweek. 19 Februari 2010. Diakses tanggal 16 Mei 2011.
- ↑ "The Euro PIIGS out". Librus Magazine. 22 Oktober 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 20 Agustus 2011. Diakses tanggal 17 Mei 2011.
- ↑ "'Creative accounting' masks EU budget deficit problems". Sunday Business. 26 Juni 2005. Diarsipkan dari asli tanggal 15 Mei 2013. Diakses tanggal 17 Mei 2011.
- ↑ "How Europe's governments have enronized their debts". Euromoney. September 2005. Diakses tanggal 1 Januari 2014.
- ↑ "How Italy shrank its deficit". Euromoney. 1 Desember 2001. Diakses tanggal 30 Agustus 2017.
- ↑ "Italy faces restructured derivatives hit". Financial Times. 25 Juni 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 10 Desember 2022. Diakses tanggal 7 Januari 2019.
- ↑ Story, Louise; Thomas Jr, Landon; Schwartz, Nelson D. (14 Februari 2010). "Wall St. Helped To Mask Debt Fueling Europe's Crisis". The New York Times. Diakses tanggal 6 Mei 2010.
- ↑ "Papandreou Faces Bond Rout as Budget Worsens, Workers Strike". Bloomberg. 22 April 2010. Diakses tanggal 2 Mei 2010.
- ↑ Staff (19 Februari 2010). "Britain's Deficit Third Worst in the World, Table". The Daily Telegraph. London. Diakses tanggal 5 Agustus 2011.
- ↑ Melander, Ingrid; Papchristou, Harry (5 November 2009). "Greek Debt To Reach 120.8 Pct of GDP in '10 – Draft". Reuters. Diakses tanggal 5 Agustus 2011.
- ↑ "Greece Faces 'Unprecedented' Cuts as $159B Rescue Nears". Bloomberg. 3 Mei 2010. Diakses tanggal 6 Maret 2014.
- ↑ Kerin Hope (2 Mei 2010). "EU Puts Positive Spin on Greek Rescue". Financial Times. Diarsipkan dari asli tanggal 10 Desember 2022. Diakses tanggal 6 Mei 2010.
- ↑ Newman, Rick (3 November 2011). "Lessons for Congress From the Chaos in Greece". US News. Diarsipkan dari asli tanggal 4 November 2011. Diakses tanggal 3 November 2011.
- ↑ "Greece's Austerity Measures". BBC News. Diakses 9 Mei 2010.
- ↑ "Greek Parliament Passes Austerity Measures". The New York Times. Diakses 9 Mei 2010.
- ↑ Drew, Kevin (5 Desember 2011). "Times Topics European Union". The New York Times. Diakses tanggal 8 Desember 2011.
- ↑ Kavoussi, Bonnie (24 Oktober 2011). "Greek Austerity: Budget Cuts Deepen Recession, Quicken Reckoning". Huffington Post. Diakses tanggal 8 Desember 2011.
- ↑ "Greece: Country's Deficit Will Fall, No New Austerity Needed". Huffington Post. 24 Oktober 2011. Diakses tanggal 8 Desember 2011.
- ↑ Granitsas, Alkman; Paris, Costas (6 Desember 2011). "Greek Politician Expects Recession Will Linger". The Wall Street Journal. Diakses tanggal 8 Desember 2011.
- ↑ "Greece to see out year in recession". Financial Times. 3 Juli 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 3 September 2011. Diakses tanggal 8 Desember 2011.
- ↑ "Greek public sector workers hold 24-hour strike". BBC News. 9 Juli 2014.
- ↑ "Greek politics: Immigrants as scapegoats". The Economist. 6 Oktober 2012. Diakses tanggal 6 Oktober 2012.
- ↑ "Greece First Developed Market Cut to Emerging at MSCI". Bloomberg. 12 Juni 2013. Diakses tanggal 6 Maret 2014.
- ↑ "Market Classification". New York: MSCI. Diakses tanggal 6 Maret 2014.
- ↑ "S&P Dow Jones Indices Announces Country Classification Consultation Results" (PDF). New York: S&P Dow Jones Indices. 30 Oktober 2013. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 23 Februari 2014. Diakses tanggal 6 Maret 2014.
- ↑ "Greece Reclaims Its Place Among the World's Financial Powers". Greek City Times. 8 Oktober 2025. Diakses tanggal 8 Oktober 2025.
- ↑ "FTSE Russell announces results of September 2025 semi-annual country classification review for equities and fixed income". LSEG. 7 Oktober 2025. Diakses tanggal 8 Oktober 2025.
- ↑ "State workers in Greece hold strike to protest layoffs". Greek Herald. Diarsipkan dari asli tanggal 14 Juli 2014. Diakses tanggal 9 Juli 2014.
- ↑ Bensasson, Marcus (4 November 2014). "Greece exited recession in second quarter, says EU Commission | eKathimerini.com". Kathimerini. Athena. Diakses tanggal 1 Februari 2024.
- ↑ "PM eyes stability, says opposition proposals could undermine debt effort | eKathimerini.com". Kathimerini. Athena. 15 November 2014. Diakses tanggal 1 Februari 2024.
- ↑ El-Erian, Mohamed (22 Juni 2017). "Greek debt: IMF and EU's quick fix isn't enough | Mohamed El-Erian". The Guardian.
- ↑ "Greece gets credit lifeline, IMF joins bailout - the Globe and Mail". The Globe and Mail. Diarsipkan dari asli tanggal 27 Juni 2017. Diakses tanggal 13 Juli 2017.
- ↑ "Greece reiterates pledge to IMF to implement 21 prior actions by June 2018".
- ↑ "Greece exits final bailout successfully: ESM". Reuters. 20 Agustus 2018. Diakses tanggal 31 Agustus 2018.
- ↑ "Greece repays earlier than planned €6.9 bln of first bailout loans, sources say". Reuters. 2026. Diakses tanggal 18 Juni 2026.
- ↑ "Greece pays EU creditors ahead of schedule to boost market confidence". Euronews.com. 16 Desember 2025. Diakses tanggal 31 Maret 2026.
- ↑ "Greece to repay €5.29 billion early under first memorandum loans". ekathimerini.com. 2 Desember 2025. Diakses tanggal 31 Maret 2026.
- ↑ "Greece's Remarkable Recovery". IMF. 30 Juni 2025. Diakses tanggal 29 April 2026.
- ↑ "Greece's success 'an example' for Germany - Interview with Kathimerini". Bundesbank. 10 Oktober 2025. Diakses tanggal 29 April 2026.
- ↑ "How Greece came back from the brink". Financial Times. 10 Juli 2025. Diakses tanggal 29 April 2026.
- ↑ "Greece's borrowing cost falls lower than Italy's for first time since 2008". Tornosnews.gr. 8 November 2019. Diakses tanggal 18 Juni 2026.
- ↑ "Greek bond yields fall below French ones". eKathimerini.com. 29 November 2024. Diakses tanggal 18 Juni 2026.
- ↑ Agouridis, Giannis (5 Mei 2026). "Greece Moves to Accelerate Debt Reduction with Early Loan Repayment". tovima.com. Athena: To Vima. Diakses tanggal 8 Mei 2026.
- ↑ Kouremenos, Achilleas (8 Mei 2026). "FinMin: Greece Has Recorded the Fastest Debt Decline in the World". The National Herald. Athena. Athens-Macedonian News Agency. Diakses tanggal 9 Mei 2026.
- ↑ "Tsipras says Greece won't go back to old spending ways (Bloomberg)". 27 Juni 2018. Diakses tanggal 30 Juli 2018.
- 1 2 "(Keeptalkinggreece) Marianne: The incredible errors by IMF experts & the wrong multiplier". 22 Januari 2013. Diakses tanggal 29 Mei 2017.
- ↑ "General government gross debt - annual data". Diakses tanggal 31 Agustus 2018.
- ↑ Reinhart, Carmen M.; Rogoff, Kenneth S. (Januari 2010), Growth in a Time of Debt (Makalah kerja), Working Paper Series, doi:10.3386/w15639, diakses tanggal 3 Juni 2024
- ↑ Cecchetti, Stephen G.; Mohanty, Madhusudan; Zampolli, Fabrizio (16 September 2011). "The real effects of debt". Economic Symposium Conference Proceedings, Jackson Hole, 2011 (dalam bahasa Inggris).
- ↑ "IMF 'to admit mistakes' in handling Greek debt crisis and bailout (The Guardian)". 5 Juni 2013. Diakses tanggal 22 Juni 2018.
- ↑ "For hard-hit Greeks, IMF mea culpa comes too late (Reuters)". 6 Juni 2013. Diakses tanggal 22 Juni 2018.
- ↑ "IMF admits disastrous love affair with the euro and apologises for the immolation of Greece (The Telegraph)". 29 Juli 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Januari 2022. Diakses tanggal 22 Juni 2018.
- 1 2 3 4 5 "Gross Domestic Product (2nd estimate), 2024". Piraeus: Otoritas Statistik Hellenik. 16 Oktober 2025. Diakses tanggal 17 Oktober 2025.
- ↑ "Provision of deficit and debt data for 2014 - second notification" (PDF). Luksemburg: Eurostat. 21 Oktober 2015. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 4 Mei 2016. Diakses tanggal 21 April 2016.
- ↑ "The Greek Debt Restructuring: An Autopsy" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2 September 2013.
- ↑ "Euro area government debt up to 92% of GDP". Luksemburg: Eurostat. 22 Juli 2013. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Juni 2015. Diakses tanggal 20 Juni 2015.
- ↑ "Eurozone recovery falters as Greece slips back into recession". The Guardian. London. 12 Februari 2016. Diakses tanggal 8 Maret 2016.
- ↑ "EU endorses massive pandemic relief for recession-hit Greece - ABC News". ABC News. 17 Juni 2021.
- ↑ "Greece's exit from enhanced EU scrutiny ends 12 years of pain, prime minister says". Reuters. 20 Agustus 2022. Diakses tanggal 30 Agustus 2022.
- ↑ "Scope: Upgrade Greece's Outlook – How to regain investment grade". Kathimerini (dalam bahasa Yunani). Athena. 3 Desember 2022. Diakses tanggal 10 September 2023.
- ↑ "Hellenic Republic Upgraded BBB- Stable" (PDF). www.aftodioikisi.gr. Tokyo: R&I. 31 Juli 2023. Diakses tanggal 7 Oktober 2025.
- ↑ "First investment grade decision". Kathimerini (dalam bahasa Inggris). Athena. 1 Agustus 2023. Diakses tanggal 8 September 2023.
- ↑ "Scope upgrades Greece's long-term credit ratings to BBB- and changes the Outlook to Stable". Berlin: Scope Ratings. 4 Agustus 2023. Diakses tanggal 5 Agustus 2023.
- ↑ "Greece Returns to Investment-Grade Elite With Scope Rating Upgrade". Bloomberg News. New York. 4 Agustus 2023. Diakses tanggal 5 Agustus 2023.
- ↑ "DBRS Morningstar Upgrades the Hellenic Republic to BBB (low), Stable Trend". Frankfurt: DBRS Morningstar. 8 September 2023. Diakses tanggal 8 September 2023.
- ↑ "Greece Raised to Investment Grade by DBRS in Biggest Upgrade Yet". Bloomberg News. New York. 8 September 2023. Diakses tanggal 8 September 2023.
- ↑ "Greece Returned to Investment Grade by S&P After Over a Decade". Bloomberg News. New York. 20 Oktober 2023. Diakses tanggal 21 Oktober 2023.
- ↑ "Fitch Upgrades Greece to 'BBB-'; Outlook Stable". Frankfurt: Fitch Ratings. 1 Desember 2023. Diakses tanggal 1 Desember 2023.
- ↑ "Greece's Upgrade by Fitch Broadens Market for Country's Bonds". Bloomberg News. New York. 1 Desember 2023. Diakses tanggal 1 Desember 2023.
- ↑ "Which economy did best in 2023?". The Economist. London. 17 Desember 2023. Diakses tanggal 19 Desember 2023.
- ↑ "Economist ranks Greek economy in top place | eKathimerini.com". Kathimerini. Athena. 18 Desember 2023. Diakses tanggal 19 Desember 2023.
- 1 2 3 "Crops products (excluding fruits and vegetables) (annual data)". Eurostat. Diarsipkan dari asli tanggal 6 Oktober 2014. Diakses tanggal 19 Oktober 2011.
- 1 2 3 4 5 "Fruits and vegetables (annual data)". Eurostat. Diakses tanggal 19 Oktober 2011.
- 1 2 3 "Sustainable development in the European Union" (PDF). Eurostat. 2009. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 26 Agustus 2011. Diakses tanggal 24 Oktober 2011.
- 1 2 3 4 "Fishery statistics; Data 1995–2008" (PDF). Eurostat. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 10 Juli 2012. Diakses tanggal 20 Oktober 2011.
- ↑ "Flood damage to Thessaly cotton 'great,' says expert | eKathimerini.com". www.ekathimerini.com (dalam bahasa Inggris). 9 Oktober 2023. Diakses tanggal 22 Agustus 2024.
- ↑ "The cost of damage from the record floods in Greece's breadbasket is estimated to be in the billions". AP News (dalam bahasa Inggris). 16 September 2023. Diakses tanggal 22 Agustus 2024.
- ↑ "Reconstruction after floods in central Greece to cost €3.5 bln, PM says | eKathimerini.com". www.ekathimerini.com (dalam bahasa Inggris). 5 Juni 2024. Diakses tanggal 22 Agustus 2024.
- ↑ "Deindustrialization—Its Causes and Implications". International Monetary Fund. 29 September 1997. Diakses tanggal 2 Mei 2026.
- ↑ "Share of manufacturing, Country rankings". The Global Economy. Diakses tanggal 2 Mei 2026.
- ↑ "Industrial turnover – mining, quarrying and manufacturing". Eurostat. Diakses tanggal 22 Februari 2011.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 "Europe in Figures – Yearbook 2011" (PDF). Eurostat. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 11 Mei 2013. Diakses tanggal 22 Februari 2011.
- ↑ Jill Dubois; Xenia Skoura; Olga Gratsaniti (2003). Greece. Marshall Cavendish. hlm. 42. ISBN 978-0-7614-1499-5.
Greek ships make up 70 percent of the European Union's total merchant fleet. Greece has a large shipbuilding and ship refitting industry. Its six shipyards near Piraeus are among the biggest in Europe. As Greek ships primarily transport ...
- ↑ "Mega yacht owners choose Greece for construction and maintenance, Ilias Bellos | Kathimerini".
- 1 2 Polemis, Spyros M. "The History of Greek Shipping". greece.org. Diakses tanggal 9 April 2007.
- 1 2 Ιστορία των Ελλήνων – Ο Ελληνισμός υπό Ξένη Κυριαρχία 1453–1821 [Sejarah bangsa Yunani – Bangsa Yunani di bawah kekuasaan asing 1453–1821]. Vol. 8. Athena: Domi Publishings. hlm. 652–653. ISBN 960-8177-93-6.
- ↑ "Greek Fleet". 1914. Diakses tanggal 9 Juni 2012.
- 1 2 Engber, Daniel (17 Agustus 2005). "So Many Greek Shipping Magnates ..." Slate. Washington Post/slate.msn.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Juni 2007. Diakses tanggal 9 April 2007.
- 1 2 3 4 5 6 7 "ECSA Annual report 2011–2012" (PDF). European Community Shipowners' Associations. ecsa.eu. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 16 Desember 2013.
- 1 2 "A Look Into the Greek Maritime Fleet | Hellenic Shipping News Worldwide". www.hellenicshippingnews.com. Diakses tanggal 22 April 2023.
- 1 2 3 4 "ECSA Annual report 2010–2011" (PDF). European Community Shipowners' Association. ecsa.eu. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 23 September 2015.
- 1 2 "Greek shipping is modernized to remain a global leader and expand its contribution to the Greek economy". National Bank of Greece. nbg.gr. 11 Mei 2006. Diarsipkan dari asli tanggal 31 Agustus 2007. Diakses tanggal 8 April 2007.
- ↑ "As Greece Struggles with Debt Crisis, Its Shipping Tycoons Still Cut a Profit". Time World. 16 Mei 2013. Diakses tanggal 4 Juni 2013.
- 1 2 3 4 "ITC Trade Map: List of exporters for Sea Transport, i.e. country ranking in value of exports (services; data code 206; yearly times series)". WTO–ITC. Diakses tanggal 22 Mei 2013.
- 1 2 3 4 "ITC Trade Map: List of importers for Sea Transport, i.e. country ranking in value of imports (services; data code 206; yearly times series)". WTO–ITC. Diakses tanggal 23 Mei 2013.
- 1 2 3 4 "ITC Trade Map: List of markets for Sea Transport, i.e. country ranking in value of trade balance (services; data code 206; yearly times series)". WTO–ITC. Diakses tanggal 23 Mei 2013.
- ↑ "GDP and main components – Current prices". Luksemburg: Eurostat. 13 April 2015. Diakses tanggal 10 Mei 2015.
- 1 2 3 "Company Profile". Athena: OTE. Diakses tanggal 10 Januari 2014.
- 1 2 "Δύο φορές ο πληθυσμός μας σε συνδέσεις". Organismos Tilepikoinonion Ellados (OTE). enet.gr. Diarsipkan dari asli tanggal 20 September 2011. Diakses tanggal 20 Oktober 2011.
- 1 2 "Internet access and use in 2011" (PDF). Luksemburg: Eurostat. 14 Desember 2011. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Januari 2012. Diakses tanggal 19 Desember 2013.
- 1 2 "Internet access and use in 2013" (PDF). Luksemburg: Eurostat. 18 Desember 2013. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 19 Desember 2013. Diakses tanggal 19 Desember 2013.
- ↑ "Survey on the Use of Information and Communications Technologies by Households and Individuals, 2025". Piraeus: Ελληνική Στατιστική Αρχή. 10 Desember 2025. Diakses tanggal 15 Desember 2025.
- 1 2 Jafa Jafari (2003). Encyclopedia of tourism. Routledge. ISBN 9780415308908. Diakses tanggal 1 Maret 2012.
- 1 2 Miltiadis Lytras; Ernesto Damiani; Lily Diaz (30 November 2010). Digital culture and e-tourism. IGI Global. ISBN 9781615208685. Diakses tanggal 1 Maret 2012.
- 1 2 3 4 Tourism in OECD Countries 2008: Trends and Policies. OECD. 2008. ISBN 9789264039674. Diakses tanggal 19 Agustus 2011.
- ↑ "Nights spent in tourist accommodation establishments – regional – annual data". Eurostat. 2010. Diakses tanggal 19 Mei 2011.
- ↑ "Tourism" (PDF). Eurostat. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 16 Mei 2011. Diakses tanggal 19 Mei 2011.
- ↑ "Most Visited Countries 2023". World Population Review. Diakses tanggal 17 Mei 2023.
- ↑ "UNWTO Tourism Highlights, 2013 Edition" (PDF). Madrid: Organisasi Pariwisata Dunia. Juni 2013. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 30 Oktober 2013. Diakses tanggal 14 Desember 2013.
- ↑ "Spain, Italy and France: top destinations for holiday trips abroad of EU27 residents in 2011" (PDF). Luksemburg: Eurostat. 15 April 2013. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 18 April 2013. Diakses tanggal 23 April 2013.
- ↑ "Ultimate party cities". Lonely Planet. Diakses tanggal 10 Agustus 2011.
- 1 2 "World's Best Awards – Islands". Travel + Leisure. Diarsipkan dari asli tanggal 13 Juli 2011. Diakses tanggal 10 Agustus 2011.
- 1 2 "Macedonia-Turkey: The Ties That Bind". Balkan Insight. 10 Februari 2011. Diakses tanggal 22 Februari 2012.
- ↑ "Greece was the biggest foreign investor in Albania during 2013". invest-in-albania.org. 3 Oktober 2014.
- ↑ Imogen Bell (2002). Central and South-Eastern Europe: 2003. Routledge. hlm. 282. ISBN 978-1-85743-136-0. Diakses tanggal 27 Mei 2013.
Greece has become the largest investor into Macedonia (FYRM), while Greek companies such as OTE have also developed strong presences in former Yugoslavia and other Balkan countries.
- ↑ Mustafa Aydin; Kostas Ifantis (28 Februari 2004). Turkish-Greek Relations: The Security Dilemma in the Aegean. Taylor & Francis. hlm. 266–267. ISBN 978-0-203-50191-7. Diakses tanggal 27 Mei 2013.
second largest investor of foreign capital in Albania, and the third largest foreign investor in Bulgaria. Greece is the most important trading partner of the Former Yugoslav Republic of Macedonia.
- ↑ Wayne C. Thompson (9 Agustus 2012). Western Europe 2012. Stryker Post. hlm. 283. ISBN 978-1-61048-898-3. Diakses tanggal 27 Mei 2013.
Greeks are already among the three largest investors in Bulgaria, Romania and Serbia, and overall Greek investment in the ... Its banking sector represents 16% of banking activities in the region, and Greek banks open a new branch in a Balkan country almost weekly.
- 1 2 "Greek investments in Bulgaria soar since 2005". Sofia Echo. Diakses tanggal 22 Februari 2012.
- ↑ "Greek investment in Serbia tops 2 billion euros". Kathimerini. Diakses tanggal 22 Februari 2012.
- ↑ "Greek investments in Romania exceed 4.0 bln euros". Athens-Macedonian News Agency. 7 Agustus 2017. Diakses tanggal 4 September 2019.
- ↑ "Greqia, e para investitore në Shqipëri me 25% te totalit të investimeve". Oktober 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 23 Mei 2018. Diakses tanggal 2 Oktober 2016.
- ↑ "Imports / exports". Ελληνική Στατιστική Αρχή. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Januari 2012. Diakses tanggal 22 Februari 2012.
- ↑ "Commercial Transactions of Greece: December 2022". Piraeus: Ελληνική Στατιστική Αρχή. 7 Februari 2023. Diarsipkan dari asli tanggal 7 Februari 2023. Diakses tanggal 7 Februari 2023.
- ↑ "Commercial Transactions of Greece: December 2023". Piraeus: Ελληνική Στατιστική Αρχή. 7 Februari 2024. Diakses tanggal 7 Februari 2024.
- ↑ "Commercial Transactions of Greece (Merchandise Trade) (Provisional Data), December 2025". Piraeus: Ελληνική Στατιστική Αρχή. 6 Februari 2026. Diakses tanggal 12 Maret 2026.
- ↑ "The World Factbook – Cyprus". CIA. 23 September 2021. Diarsipkan dari asli tanggal 9 Januari 2021.
- ↑ "The World Factbook – Palau". CIA. 22 September 2021. Diarsipkan dari asli tanggal 9 Januari 2021.
- ↑ "ITC Trade Map Database". WTO–ITC.
- 1 2 "Χάρτης Αερολιμένων". Hellenic Civil Aviation Authority. Diarsipkan dari asli tanggal 5 Oktober 2011. Diakses tanggal 18 Oktober 2011.
- 1 2 "Awards". Aegean Airlines. Diarsipkan dari asli tanggal 26 Maret 2014. Diakses tanggal 18 Oktober 2011.
- ↑ Shepherd, Lesley (24 September 2010). "Awards for Binter Canarias, Olympic and Cimber". European Regions Airline Association. Diarsipkan dari asli tanggal 27 September 2010. Diakses tanggal 24 September 2010.
- ↑ "Olympic Air Take Tops in Condé Nast Traveller Awards". Olympic Air. 14 Juli 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Juli 2011. Diakses tanggal 15 Juli 2011.
- 1 2 3 4 5 6 "Maritime transport – Goods (gross weight) – Annual data – All ports – by direction". Eurostat. Diakses tanggal 19 Oktober 2011.
- ↑ Bellos, Ilias (30 Januari 2014). Ο Πειραιάς ανακηρύχθηκε το ταχύτερα αναπτυσσόμενο λιμάνι του πλανήτη το 2013. Kathimerini (dalam bahasa Yunani). Diakses tanggal 12 Mei 2014.
- ↑ "Ενιαίος Πίνακας Στατιστικών Στοιχείων Ετών 2007, 2008, 2009, 2010". Piraeus Port Authority. Diarsipkan dari asli tanggal 15 Maret 2012. Diakses tanggal 19 Oktober 2011.
- ↑ "Statistical Data 2010" (PDF). Thessaloniki Port Authority. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 30 Maret 2012. Diakses tanggal 19 Oktober 2011.
- 1 2 3 4 5 "Maritime transport – Passengers – Annual data – All ports – by direction". Eurostat. Diakses tanggal 19 Oktober 2011.
- 1 2 3 4 5 "Public Power Corporation S.A. Financial Report (January 1, 2010 – December 31, 2010)" (PDF). Dimosia Epicheirisi Ilektrismou. 2010. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 27 September 2011. Diakses tanggal 24 Oktober 2011.
- 1 2 3 "Energy". Invest in Greece Agency. Diarsipkan dari asli tanggal 20 Agustus 2011. Diakses tanggal 26 Oktober 2011.
- 1 2 3 "Share of renewable energy in gross final energy consumption %". Eurostat. 2008. Diakses tanggal 24 Oktober 2011.
- ↑ "Renewable energy >> Targets by 2020". Eurostat. Diakses tanggal 24 Oktober 2011.
- ↑ "Monthly Energy Balance". Athena: Independent Power Transmission Operator. Diarsipkan dari asli tanggal 9 Maret 2012. Diakses tanggal 23 Agustus 2013.
- ↑ "Πορίσματα της Ομάδας Εργασίας της Επιτροπής Ενέργειας της Ακαδημίας Αθηνών επί του θέματος "Πυρηνική Ενέργεια και Ενεργειακές Ανάγκες της Ελλάδος"" (PDF). Akademi Athena. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 22 November 2011. Diakses tanggal 24 Oktober 2011.
- 1 2 3 4 "Green Light for Hydrocarbon Exploration". Invest in Greece Agency. Diarsipkan dari asli tanggal 25 Oktober 2011. Diakses tanggal 26 Oktober 2011.
- ↑ "Μέσα στην άνοιξη οι σεισμικές έρευνες σε Ιόνιο και Ν. Κρήτη για υδρογονάνθρακες" [Eksplorasi minyak dan gas di Laut Ionia dan Kreta akan dimulai pada musim semi]. Skai TV. 3 Januari 2012. Diakses tanggal 6 Maret 2012.
- 1 2 3 "Ενδιαφέρον ξένων εταιρειών για υδρογονάνθρακες σε Ιόνιο – Κρήτη" [Minat perusahaan asing terhadap eksplorasi hidrokarbon di Laut Ionia dan Kreta]. Skai TV. 2 Maret 2012. Diakses tanggal 6 Maret 2012.
- ↑ "Greek natural gas reserves could reach 427 bln euros according to Deutsche Bank report". Kathimerini. 5 Desember 2012. Diakses tanggal 11 Desember 2012.
- ↑ "The EuroAsia Interconnector document" (PDF).
- ↑ "ENERGY: EU backs EuroAsia Interconnector with €14.5m for pre-works study". Financial Mirror. 24 Februari 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 25 Februari 2017. Diakses tanggal 4 Januari 2017.
- ↑ "The EuroAsia Interconnector will provide energy to Crete, Crete Live, 7 February 2018 (in Greek)". 7 Februari 2018.
- ↑ "Greece launches fuel subsidy as energy prices surge". Anadolu (dalam bahasa Turki). 6 April 2026. Diakses tanggal 6 April 2026.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 "Taxation trends in the European Union 2011 Edition" (PDF). Eurostat. 2011. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2011. Diakses tanggal 30 Oktober 2011.
- ↑ "Tax bill to hurt lower incomes". eKathimerini. 2011. Diakses tanggal 5 Maret 2012.
- ↑ "Tax burden to get bigger in June". eKathimerini. 2012. Diakses tanggal 5 Maret 2012.
- ↑ "Greek VAT Rates". Avalara VATlive. 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 12 Agustus 2017. Diakses tanggal 11 Agustus 2017.
- 1 2 3 4 5 6 7 Προϋπολογισμός 2012 (PDF) (dalam bahasa Yunani). Kementerian Ekonomi dan Keuangan Nasional. 2011. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 27 Oktober 2011. Diakses tanggal 12 Oktober 2011.
- 1 2 Πτώση της φοροδιαφυγής στο 41,6% από 49% το τελευταίο εξάμηνο (dalam bahasa Yunani). Ethnos. 2006. Diarsipkan dari asli tanggal 12 Mei 2013. Diakses tanggal 12 Oktober 2011.
- ↑ "Κλείνει το Εθνος (12 September 2017)". 12 Juni 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 26 Maret 2018. Diakses tanggal 11 Agustus 2017.
- ↑ Inman, Phillip (9 September 2012) Primary Greek tax evaders are the professional classes. The Guardian. Diakses 6 Oktober 2012.
- ↑ "20 δισ. ευρώ έχουν κρύψει οι Έλληνες στην Ελβετία". Skai TV. 2011. Diakses tanggal 12 Oktober 2011.
- ↑ Boyes, Roger. "Rich greeks pack up their troubles along with their euros". The Times.
- ↑ "Article" Υπερδύναμη στις οφ σορ η Ελλάδα (dalam bahasa Yunani). Ta Nea. 2011. Diakses tanggal 12 Oktober 2011.
- ↑ "Greek-Swiss Treaty: Athens Closes in on Wealthy Tax Evaders". Spiegel Online. 28 Agustus 2012.
- 1 2 "Greek minister slams Swiss over tax evasion". The Local ch. 24 Juni 2015.
- 1 2 "Swiss await Greek input on hidden billions". Swissinfo.ch. 25 Februari 2015.
- ↑ Alderman, Liz (18 Februari 2017). "Greeks Turn to the Black Market as Another Bailout Showdown Looms". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Januari 2022.
- ↑ "Tax Evasion in Greece – A Study". 22 Juni 2016.
- 1 2 "Tax evasion in Greece between €11bn-€16bn annually". 23 Maret 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 15 Juni 2018. Diakses tanggal 30 Agustus 2017.
- ↑ "If Poland Can Fix Tax Fraud, So Can Greece". Bloomberg.com. 23 Juni 2017. Diakses tanggal 26 September 2020.
- 1 2 3 Μέχρι το τέλος του 2011 η συμφωνία για τη φορολόγηση των καταθέσεων στην Ελβετία [Kesepakatan mengenai pengenaan pajak atas rekening bank Swiss akan dicapai pada akhir 2011] (dalam bahasa Yunani). Skai TV. 30 Oktober 2011. Diakses tanggal 30 Oktober 2011.
- ↑ "European Commission - PRESS RELEASES - Press release - EU-Swiss relations".
- ↑ "Tax evasion 'safari' in Greek tourist spots snags major violators".
- ↑ "Fin Ministry Bill Gives Tax Breaks to Greeks Making Payments With Credit and Debit Cards". 13 Desember 2016. Diakses tanggal 28 Agustus 2017.
- ↑ "WORLD EUROPE Why Greeks' swap of cash for cards could end a culture of tax evasion". Christian Science Monitor. 11 April 2016. Diakses tanggal 28 Agustus 2017.
- ↑ "Clear incentives for greater card use, Nick Malkoutzis | Kathimerini".
- ↑ "ERGANI: Monthly average salary in Greece up by 7.2% in 2024". OT.gr. OT Media Group. 5 Februari 2025. Diakses tanggal 6 Desember 2025.
- ↑ "Mind the gap: Greek wages trail Europe once again". OT.gr. OT Media Group. 12 November 2025. Diakses tanggal 6 Desember 2025.
- 1 2 "More Greeks at risk of poverty or social exclusion this year". Ekathimerini. Kathimerini S.A. 15 Maret 2025. Diakses tanggal 6 Desember 2025.
- 1 2 "ELSTAT: 26.9% of the population at risk of poverty". Proto Thema. Proto Thema Publishing. 16 April 2025. Diakses tanggal 6 Desember 2025.
- ↑ "Greece is failing to curb upcoming population decline". Oxford Analytica. Oxford Analytica Ltd. 20 Agustus 2024. Diakses tanggal 6 Desember 2025.
- 1 2 "Regional Accounts 2023 (Provisional Estimates)". Ελληνική Στατιστική Αρχή. Desember 2024. Diakses tanggal 20 Mei 2024.
- ↑ "GDP at regional level". Eurostat. Diakses tanggal 20 Mei 2024.
- ↑ "Forbes The World's Biggest Public Companies 2016 Ranking". Forbes. Diarsipkan dari asli tanggal 23 April 2011. Diakses tanggal 7 Januari 2017.
- 1 2 "2011 Population and Housing Census: Statistical data on the hours usually worked by employed persons". www.statistics.gr. Diarsipkan dari asli tanggal 15 Desember 2018. Diakses tanggal 13 Desember 2018.
- ↑ "2011 Population and Housing Census: Economic characteristics of the Resident Population of Greece". www.statistics.gr. Diarsipkan dari asli tanggal 15 Desember 2018. Diakses tanggal 13 Desember 2018.
- 1 2 OECD Factbook 2015-2016 (PDF). Organisation for Economic Co-operation and Development. 2016.
- ↑ "Working time in the European Union: Greece | Eurofound". www.eurofound.europa.eu. Diarsipkan dari asli tanggal 15 Desember 2018. Diakses tanggal 13 Desember 2018.
- ↑ "OECD Economic Survey: Greece" (PDF). www.oecd-ilibrary.org. Diakses tanggal 13 Desember 2018.
- ↑ "OECD Labour Force Statistics 2018" (PDF). www.oecd-ilibrary.org. Diakses tanggal 13 Desember 2018.
- 1 2 "Greece, country profile". Uni Eropa. 5 Juli 2016.
- ↑ "Deadline for the exchange of Drachma Banknotes". Bank Yunani. Diakses tanggal 23 Februari 2012.
- ↑ "Fixed Euro conversion rates". Bank Sentral Eropa. Diakses tanggal 23 Februari 2012.
- 1 2 3 "Οι Έλληνες, το Ευρώ και η Δραχμή Νο. 2" [Bangsa Yunani, euro, dan drakhma No. 2] (PDF). Kathimerini. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 27 Oktober 2011. Diakses tanggal 2 November 2011.
- ↑ "Singapore takes third spot on Globalization Index 2011". Ernst & Young. 8 Februari 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 9 Juli 2019. Diakses tanggal 29 Februari 2012.
- ↑ "Risk of Poverty, 2023". Piraeus: Otoritas Statistik Hellenik. 3 April 2024. Diakses tanggal 3 April 2024.
- 1 2 3 Georgakopoulos, Thodoris (8 Juni 2016). "Extreme Poverty in Greece". diaNEOsis.
- ↑ Georgiopoulos, George (22 Oktober 2013). "Greeks 40 percent poorer than in 2008". Reuters. Diakses tanggal 1 Desember 2016.
- ↑ "People at risk of poverty or social exclusion in 2023". Eurostat. 12 Juni 2024. Diakses tanggal 13 Mei 2026.
- ↑ "Severe material and social deprivation in the EU: 6.8%". Eurostat. 16 September 2024. Diakses tanggal 13 Mei 2026.
Bacaan lebih lanjut
- Argenti, Nicolas; Knight, Daniel M. (Desember 2015). "Sun, wind, and the rebirth of extractive economies: renewable energy investment and metanarratives of crisis in Greece". Journal of the Royal Anthropological Institute. 21 (4). Wiley-Blackwell atas nama Royal Anthropological Institute: 781–802. doi:10.1111/1467-9655.12287. hdl:10023/8405. ISSN 1467-9655. JSTOR 43907903. S2CID 161293322.
- Pasiouras, Fotios. Greek Banking: From the Pre-Euro Reforms to the Financial Crisis and Beyond. Palgrave Macmillan, 2012. 217 hlm.; membahas periode pertengahan 1990-an hingga 2011.
- Manolopoulos, J. (Mei 2011). Greece's 'Odious' Debt: The Looting of the Hellenic Republic by the Euro, the Political Elite and the Investment Community. London: Anthem Press. Diarsipkan dari asli tanggal 17 Agustus 2011.
Pranala luar
- Economy of Greece Ten Years After the Financial Crisis Diarsipkan 9 Mei 2018 di Wayback Machine. – Macro Affairs
- Nick Malkoutzis, Greece – A Year in Crisis – Friedrich-Ebert-Stiftung, Juni 2011
- The Greek Economy: Which Way Forward? – Center for Economic and Policy Research, Januari 2015
- The Greek Exports – pangkalan data eksportir Yunani
- Greek Banks Digest (dalam bahasa Inggris)
- Ringkasan statistik perdagangan Yunani dari Bank Dunia
- Kajian mengenai keadaan ekonomi, sosial, dan kewilayahan Yunani – delegasi Komite Pembangunan Regional Parlemen Eropa ke Yunani, 13–15 Juli 2011
- Data OECD mengenai Yunani
- Data Federal Reserve Economic Data mengenai Yunani
- "Search in the Greek General Commercial Register Public Records". Υπουργείο Ανάπτυξης. Diarsipkan dari asli tanggal 7 April 2025.
Ekonomi Eropa | |||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Negara berdaulat |
| ||||||||||||
| Negara dengan pengakuan terbatas | |||||||||||||
| Dependensi dan wilayah lain | |||||||||||||