Memuat nubuat mengenai Mesias, yaitu "Tunas adil" (bahasa Ibrani:צמח צדיקcode: he is deprecated tse-makhtsad-dîq): "Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri. Dalam zamannya Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan hidup dengan tenteram; dan inilah namanya yang diberikan orang kepadanya: TUHAN--keadilan kita."[3]
Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri. (TB)[4]
"Tunas adil" (bahasa Ibrani:צמח צדיקcode: he is deprecated tse-makhtsad-dîq), yaitu keturunan raja Daud, dipotong ketika Allah membinasakan kerajaan Daud pada tahun 586 SM.
Tetapi, Allah berjanji untuk membangkitkan seorang raja dari keturunan Daud yang akan menjadi Tunas adil; raja ini akhirnya dan sepenuhnya akan melakukan apa yang benar dan adil (bandingkan Zakharia 3:8). Nubuat ini menunjuk kepada Mesias, YesusKristus.
Pelaksanaan hukuman sepenuhnya akan terjadi setelah kedatangan-Nya yang kedua dan sebelum pemerintahan-Nya seribu tahun di dunia.
Ia akan disebut "Tuhan keadilan kita" (Yeremia 23:6). Kaum sisa yang percaya akan "berada dalam Dia bukan dengan kebenaran (mereka) sendiri karena menaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan" (Filipi 3:9).[5]
Ayat 6
Dalam zamannya Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan hidup dengan tenteram; dan inilah namanya yang diberikan orang kepadanya: TUHAN--keadilan kita.[6]