Gulungan Besar Kitab Yesaya (the Great Isaiah Scroll'), yang berisikan Kitab Yesaya lengkap, ditemukan dalam gua Qumran dekat Laut Mati dan menurut analisis radioaktif berasal dari abad ke-2 SM, memuat lengkap pasal ini.[4]
Pada waktu itu tujuh orang perempuan akan memegang seorang laki-laki, serta berkata: "Kami akan menanggung makanan dan pakaian kami sendiri; hanya biarlah namamu dilekatkan kepada nama kami; ambillah aib yang ada pada kami!" (TB)[6]
bahasa Ibrani (dari kanan ke kiri): והחזיקו שבע נשים באיש אחד ביום ההוא לאמר לחמנו נאכל ושמלתנו נלבש רק יקרא שמך עלינו אסף חרפתנו׃ ס
Frasa "pada waktu itu" pada ayat 1 tidak sama dengan ayat 2, karena di ayat 1 sebenarnya menerjemahkan kata sambung "ו" ("we" atau "wa", yang dapat berarti "dan" atau "saat itu"), sedangkan di ayat 2 menerjemahkan frasa "bai·yom" yang menunjuk kepada zaman yang kemudian, yaitu kedatangan Mesias.[8]
Angka tujuh (bahasa Ibrani:שבעcode: he is deprecated , syeḇa‘) menunjuk "keutuhan, banyak". Oleh karena laki-laki gugur dalam perang atau ditawan, maka tidak ada lagi suami bagi semua wanita yang tersisa. Biasanya suami harus memelihara isterinya, tetapi sekarang wanita tersedia memelihara dirinya, asal dapat kawin.[9]
Dalam naskah aslinya, bahasa Ibrani:חרפתנוcode: he is deprecated [kher·pa·te·nu] berasal dari akar kata "חֶרְפָּה" (kherpah, artinya "aib") + akhiran "-nu" ("נו", bermakna "milik kami"). Kata aib (di terjemahan lain: "penghinaan") ialah "tidak beranak".[9]
Ayat 2
Pada waktu itutunas yang ditumbuhkan TUHAN akan menjadi kepermaian dan kemuliaan, dan hasil tanah menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi orang-orang Israel yang terluput. (TB)[10]
bahasa Ibrani (dari kanan ke kiri): ביום ההוא יהיה צמח יהוה לצבי ולכבוד ופרי הארץ לגאון ולתפארת לפליטת ישראל׃
Frasa "pada waktu itu" (bahasa Ibrani:ביוםcode: he is deprecated , bai·yom, artinya "hari itu") pada ayat 2 bukan menerangkan zaman yang baru diceritakan, kecuali bahwa kehancuran oleh bangsa Asyur dan bangsa Kasdim merupakan gambaran pendahuluan dari kesukaran pada `hari-hari yang terakhir.' Sebaliknya, frasa itu mengacu pada zaman akhir ketika Mesias akan datang untuk memerintah di bumi. Ini adalah arti yang lazim dari frasa "pada waktu itu" di seluruh kitab para nabi dalam Perjanjian Lama.[8]
Yang dimaksud Tunas (bahasa Ibrani:צמחcode: he is deprecated , tse·makh) yang ditumbuhkan TUHAN ialah Kristus sendiri sebagai keturunan Daud yang dijanjikan: Kata yang sama, dengan arti harfiah, taruk (pucuk), dipakai untuk Kristus dalam Yesaya 53:2; Yeremia 23:5; Yeremia 33:15; Zakharia 3:8; Zakharia 6:12, sedangkan kata sinonimnya "נצר" (netzer) dipakai dalam Yesaya 11:1. Di dalam Dia akan terdapat kecantikan dan kemuliaan sejati Israel (yang berbeda dengan kecantikan duniawi dan palsu dari perempuan-perempuan Yerusalem).
Perhatikan bahwa kemakmuran tertinggi hanya dijanjikan kepada orang-orang Israel yang terluput (bahasa Ibrani:פליטתcode: he is deprecated , "pleitat" atau "pelētâh", artinya "lolos"). Walaupun bangsa itu secara keseluruhan ditolak karena tidak taat, Tuhan tentu terus mengerjakan maksudnya melalui sisa-sisa dari orang beriman sejati (sebagaimana Paulus di kemudian hari menunjukkan hal itu dalam Roma11:5).[8]
123Kyle M. Yates, Sr. Th.D., Ph.D.; Philip C. Johnson, Th.D.; dll. Tafsiran Alkitab Wycliffe. Wycliffe Bible Commentary of the Old Testament. Chicago: Moody Press, 1962.
12Pastor J. Bouma, SVD(PB); P. Cletus Groenen(PL). Catatan Ayat Alkitab Ende. MAWI (Lembaga Biblika Indonesia Saudara-Saudara Dina (LBSSD) + Ordo Fransiskan (OFM) Indonesia). Percetakan Arnoldus, Ende, Flores. 1968.