Gulungan Besar Kitab Yesaya (the Great Isaiah Scroll'), yang berisikan Kitab Yesaya lengkap, ditemukan dalam gua Qumran dekat Laut Mati dan menurut analisis radioaktif berasal dari abad ke-2 SM, memuat lengkap pasal ini.[4]
Yesaya 65:1–16 = Jawab Allah: Hukuman bagi orang berdosa dan keselamatan bagi orang saleh
Yesaya 65:17–25 = Janji mengenai langit yang baru dan bumi yang baru
Ayat 17
"Sebab sesungguhnya, Aku menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru; hal-hal yang dahulu tidak akan diingat lagi, dan tidak akan timbul lagi dalam hati." (TB)[6]
"Langit yang baru dan bumi yang baru": Nubuat ini meramalkan Kerajaan Allah di bumi kelak. Yesaya memadukan zaman kekekalan di mana tidak ada dosa dan kematian lagi (Yesaya 65:17–19) dengan zaman Mesias (yaitu, kerajaan seribu tahun) yang mendahuluinya (Yesaya 65:19–25; Wahyu 20:4–6). Perhatikan bahwa Yesaya 65:18 dimulai dengan kata yang menunjukkan perlawanan (tetapi): memang akan ada langit baru dan bumi baru, tetapi Allah juga mempunyai rencana bagi Yerusalem yang sekarang dalam kerajaan seribu tahun-Nya.[7]
Yesaya 65:1: "Aku telah berkenan memberi petunjuk kepada orang yang tidak menanyakan Aku; Aku telah berkenan ditemukan oleh orang yang tidak mencari Aku. Aku telah berkata: "Ini Aku, ini Aku!" kepada bangsa yang tidak memanggil nama-Ku."
dikutip dalam surat Rasul Paulus kepada jemaat di Roma: "Dan dengan berani Yesaya mengatakan: "Aku telah berkenan ditemukan mereka yang tidak mencari Aku, Aku telah menampakkan diri kepada mereka yang tidak menanyakan Aku." (Roma 10:20)
Yesaya 65:2: "Sepanjang hari Aku telah mengulurkan tangan-Ku kepada suku bangsa yang memberontak, yang menempuh jalan yang tidak baik dan mengikuti rancangannya sendiri"
dikutip dalam surat Rasul Paulus kepada jemaat di Roma: Tetapi tentang Israel ia berkata: "Sepanjang hari Aku telah mengulurkan tangan-Ku kepada bangsa yang tidak taat dan yang membantah." (Roma 10:21)