Gulungan Besar Kitab Yesaya (the Great Isaiah Scroll'), yang berisikan Kitab Yesaya lengkap, ditemukan dalam gua Qumran dekat Laut Mati dan menurut analisis radioaktif berasal dari abad ke-2 SM, memuat lengkap pasal ini.[4]
"Engkau tidak akan disebut lagi "yang ditinggalkan suami", dan negerimu tidak akan disebut lagi "yang sunyi", tetapi engkau akan dinamai "yang berkenan kepada-Ku" dan negerimu "yang bersuami", sebab TUHAN telah berkenan kepadamu, dan negerimu akan bersuami." [6]
bahasa Ibrani (dari kanan ke kiri): לא־יאמר לך עוד עזובה ולארצך לא־יאמר עוד שממה כי לך יקרא חפצי־בה ולארצך בעולה כי־חפץ יהוה בך וארצך תבעל׃
Frasa "yang berkenan kepada-Ku" diterjemahkan dari kata Ibrani "Hefzibah" yang juga adalah nama istri Raja Hizkia yang melahirkan Manasye, putranya yang kelak menggantikan Hizkia menjadi raja Kerajaan Yehuda.[7]
Ayat 11
"Sebab inilah yang telah diperdengarkan TUHAN sampai ke ujung bumi! Katakanlah kepada puteri Sion: Sesungguhnya, keselamatanmu datang; sesungguhnya, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya." [8]
Kata "keselamatan" diterjemahkan dari bahasa Ibrani ישע, ye·sha‘, yang sama ejaannya dengan nama Yesus. Jadi bagian akhir ayat itu dapat diterjemahkan sebagai:
"...Lihat, Yesus-mu datang; lihat, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya"[9]
Ayat 12
"Orang akan menyebutkan mereka "bangsa kudus", "orang-orang tebusan TUHAN", dan engkau akan disebutkan "yang dicari", "kota yang tidak ditinggalkan"" [10]
Ayat 12 dikutip dalam surat Rasul Petrusyang pertama pasal 2:9: "Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib".[11]
Referensi
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857
↑Dianne Bergant dan Robert J.Karris (ed). 2002. Tafsir Alkitab Perjanjian Lama. Jogjakarta: Kanisius.
↑(Indonesia) W.S. LaSor, D.A. Hubbard, F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 2, Sastra dan Nubuat. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1994. ISBN 9789794150431