Gulungan Besar Kitab Yesaya (the Great Isaiah Scroll'), yang berisikan Kitab Yesaya lengkap, ditemukan dalam gua Qumran dekat Laut Mati dan menurut analisis radioaktif berasal dari abad ke-2 SM, memuat lengkap pasal ini.[4]
Celakalah anak-anak pemberontak, demikianlah firman TUHAN, yang melaksanakan suatu rancangan yang bukan daripada-Ku, yang memasuki suatu persekutuan, yang bukan oleh dorongan Roh-Ku, sehingga dosa mereka bertambah-tambah[6]
Yehuda telah mencari persekutuan dengan Mesir untuk memperoleh perlindungan dari Asyur (lihat 2 Raja–raja 18:21), dan dengan demikian menolak nasihat Allah, tidak bersedia memercayai janji-janji-Nya, dan mengabaikan prinsip-prinsip-Nya untuk hidup kudus. Mereka bersalah karena menganggap rendah Tuhan dan lebih suka kekuatan prestasi manusia daripada kuasa Roh (lihat Zakharia 4:6).[7]
Ayat 6
Ucapan ilahi tentang binatang-binatang di Tanah Negeb.
Melalui suatu negeri yang penuh kesesakan dan kesempitan, tempat singa betina dan singa jantan yang mengaum, tempat ular beludak dan ular naga terbang, mereka mengangkut harta kekayaan mereka di atas punggung keledai, dan barang-barang perbendaharaan mereka di atas ponok unta, kepada suatu bangsa yang tidak dapat memberi faedah,[8]
Ayat 6 bahasa Inggris
New International Version
A prophecy concerning the animals of the Negev: Through a land of hardship and distress, of lions (LAVI) and lionesses (LAYISY), of adders and darting snakes, the envoys carry their riches on donkeys' backs, their treasures on the humps of camels, to that unprofitable nation,
The burden of the beasts of the south: into the land of trouble and anguish, from whence come the young (LAVI) and old lion (LAYISY), the viper and fiery flying serpent, they will carry their riches upon the shoulders of young asses, and their treasures upon the bunches of camels, to a people that shall not profit them.
"Tanah Negeb" adalah kawasan yang tidak datar dan berbahaya di bagian selatan Palestina, penuh dengan binatang buas. Utusan-utusan dari Yehuda harus melewati kawasan ini untuk mengantarkan barang dagangan dan kekayaan mereka ke Mesir. Yesaya menubuatkan bahwa perjalanan mereka ke Mesir tidak akan membawa keuntungan bagi mereka; orang Mesir tidak dapat menolong mereka.[7]