yang telah Kuperintahkan kepada nenek moyangmu pada waktu mereka Kubawa keluar dari tanah Mesir, dari dapur peleburan besi, dengan berfirman: Dengarkanlah suara-Ku dan lakukanlah segala apa yang Kuperintahkan kepadamu, maka kamu akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahmu[8]
Sebab seperti banyaknya kotamu demikian banyaknya para allahmu, hai Yehuda, dan seperti banyaknya jalan di Yerusalem demikian banyaknya mezbah yang kamu dirikan untuk membakar korban kepada Baal.[9]
Karena seberapa banyak negerimu, demikianpun bilangan dewa-dewamu, hai orang Yehuda! dan seberapa banyak lorong-lorong Yeruzalem, demikianpun bilangan segala mezbah yang sudah kamu taruh bagi barang yang memberi malu, yaitu mezbah akan membakar dupa bagi Baal.[10]
כי מספר עריך היו אלהיך יהודה ומספר חצות ירושלם שמתם מזבחות לבשת מזבחות לקטר לבעל׃ ס
Transliterasi Ibrani
kîmis·par‘ā·re·ḵā, hā·yū’ĕ·lō·he·ḵāyə·hū·ḏāh; ū·mis·parḥu·ṣō·wṯyə·rū·šā·lim, śam·temmiz·bə·ḥō·wṯ la·bō·šeṯ, miz·bə·ḥō·wṯ lə·qaṭ·ṭêr la·bā·‘al (s)
Terjemahan harfiah:
Seperti banyaknya kotamu, demikian-jadinya ilah-ilahmu Yehuda; dan banyaknya jalan-jalan Yerusalem, diletakkan mezbah-mezbah bagi "yang memalukan", mezbah-mezbah untuk pembakaran bagi Baal.
Ayat 21
Sebab itu beginilah firman TUHAN tentang orang-orang Anatot yang ingin mencabut nyawaku dengan mengatakan: "Janganlah bernubuat demi nama TUHAN, supaya jangan engkau mati oleh tangan kami!" --[11]
Sejumlah penduduk Anatot (kota asal Yeremia) berkomplot terhadap Yeremia; mereka ingin membunuhnya karena ia tetap setia kepada Tuhan yang Mahakuasa dan menyingkapkan dosa-dosa dan penyembahan berhala mereka. Allah meyakinkan nabi itu bahwa orang-orang yang berkomplot itu tidak akan berhasil dalam rencananya juga tidak lolos dari hari penghukuman. Yeremia terus memberitakan firman Allah sekalipun mengalami penganiayaan.[12] Tentang mereka TUHAN berfirman:[13]
Tidak ada yang tinggal hidup di antara mereka, sebab Aku akan mendatangkan malapetaka kepada orang-orang Anatot pada tahun hukuman mereka