Berisi perkataan Musa ketika orang Israel berkemah di sisi timur sungai Yordan, siap memasuki tanah Kanaan.[3]
Waktu
Kisah yang dicatat di pasal ini terjadi pada tanggal 1 bulan ke-11 tahun ke-40 perjalanan orang Israel dari tanah Mesir.[4] (~1407 SM)
Lokasi
Musa mengucapkan perkataan-perkataan ini kepada seluruh orang Israel di seberang sungai Yordan, di padang gurun, di Araba-Yordan, di tentangan Suf, antara Paran dengan Tofel, Laban, Hazerot dan Di-Zahab, sebelas hari perjalanan jauhnya dari Horeb sampai Kadesh-Barnea, melalui jalan pegunungan Seir.[5]
Struktur
Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):
Perintah ini melengkapi instruksi sebelumnya di pasal 11:
"Jadi apabila TUHAN, Allahmu, telah membawa engkau ke negeri, yang engkau masuki untuk mendudukinya, maka haruslah engkau mengucapkan berkat di atas gunung Gerizim dan kutuk di atas gunung Ebal."[7]
Perintah ini dilaksanakan dengan teliti oleh Yosua dan dicatat dalam Kitab Yosuapasal 8:30-35, antara lain sebagai berikut:
Seluruh orang Israel, para tua-tuanya, para pengatur pasukannya dan para hakimnya berdiri sebelah-menyebelah tabut, berhadapan dengan para imam yang memang suku Lewi, para pengangkat tabut perjanjian TUHAN itu, baik pendatang maupun anak negeri, setengahnya menghadap ke gunung Gerizim dan setengahnya lagi menghadap ke gunung Ebal, seperti yang dahulu diperintahkan oleh Musa, hamba TUHAN, apabila orang memberkati bangsa Israel.[8]
Kedua belas ucapan kutuk
"Maka haruslah orang-orang Lewi (L) mulai bicara dan mengatakan kepada seluruh orang Israel (I) dengan suara nyaring, ... dan seluruh bangsa itu haruslah menjawab: Amin!"[9]
(Catatan: kedua belas ucapan kutuk itu terdaftar pada ayat 15-26)
L: (15) Terkutuklah orang yang membuat patung pahatan atau patung tuangan, suatu kekejian bagi TUHAN, buatan tangan seorang tukang, dan yang mendirikannya dengan tersembunyi.
I: Amin!
L: (16) Terkutuklah orang yang memandang rendah ibu dan bapanya.
I: Amin!
L: (17) Terkutuklah orang yang menggeser batas tanah sesamanya manusia.
I: Amin!
L: (18) Terkutuklah orang yang membawa seorang buta ke jalan yang sesat.
I: Amin!
L: (19) Terkutuklah orang yang memperkosa hak orang asing, anak yatim dan janda.
I: Amin!
L: (20) Terkutuklah orang yang tidur dengan isteri ayahnya, sebab ia telah menyingkapkan punca kain ayahnya.
I: Amin!
L: (21) Terkutuklah orang yang tidur dengan binatang apapun.
I: Amin!
L: (22) Terkutuklah orang yang tidur dengan saudaranya perempuan, anak ayah atau anak ibunya.
I: Amin!
L: (23) Terkutuklah orang yang tidur dengan mertuanya perempuan.
I: Amin!
L: (24) Terkutuklah orang yang membunuh sesamanya manusia dengan tersembunyi.
I: Amin!
L: (25) Terkutuklah orang yang menerima suap untuk membunuh seseorang yang tidak bersalah.
I: Amin!
L: (26) Terkutuklah orang yang tidak menepati perkataan hukum Taurat ini dengan perbuatan.
↑W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857