Jangan membunuh"Perintah Keenam: Jangan membunuh" dalam bahasa Inggris dariBook of Common Prayer (1549).
Gambar ini dari layar altar padaTemple Church dekat Law Courts di London.
Keharusan untuk tidak membunuh ini adalah dalam konteks pembunuhan di luar hukum yang mengakibatkan"utang darah".[2]Alkitab Ibranimemuat banyak peraturan yang melarang pembunuhan di luar hukum, tetapi juga memuat keharusan imperatif pembunuhan secara sah dalam konteks perang, hukuman mati, pembunuhan demi kehormatan, danpembelaan diri.
Bagian ini memerlukan pengembangan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya.
Retzakh
Kata kerjabahasa Ibraniרצחcode: he is deprecated (r-ṣ-ḥ, juga dialihaksarakanretzakh, ratzákh, ratsakh, retzach, retsakhdan sebagainya) adalah kata yang dalam teks aslinya diterjemahkan sebagai akar kata "bunuh", tetapi mempunyai makna luas, umumnya menggambarkan tindakan destruktif, termasuk "mematahkan, membanting hancur" sebagaimana pula "membantai, membunuh".
MenurutKitab Bilangan, membunuh orang di luar konteks perang dengan senjata, atau perkelahian tanpa senjata, dianggap sebagairetzakh,[3]tetapi jika pembunuhan itu tidak disengaja, tersangka tidak boleh meninggalkan kota, supaya tidak dianggap bersalah atas pembunuhan disengaja.[4]Alkitab tidak pernah menggunakan kataretzakhdalam kaitan dengan perang.[5][6]
Kata kerja lain yang berarti "membunuh, membantai, menghancurkan, merusak" adalah h-r-g, digunakan pada peristiwa Kain membunuh Habel dalam Kejadian 4:8. Sewaktu Kain diusir ke dalam pembuangan, mengeluhkan bahwa "setiap orang yang bertemu aku akan membunuhku" pada Kejadian 4:14, ia kembali menggunakan kata kerja ini (h-r-g). Eliezer Segal mengamati bahwa Septuaginta menggunakan istilah harag, dan bahwa Agustinus dari Hippo mengenalinya kalau istilah ini tidak mencakup perang dan hukuman mati. Kebanyakan terjemahan selanjutnya mengikuti Vulgata hasil terjemahan Hieronimus, kendati Hieronimus memiliki akses ke para cendekiawan Yahudi. "Bahkan para penerjemah Yahudi tidak semuanya sepakat dalam mempertahankan perbedaan yang konsisten antara beragam akar kata Ibrani."[7] Pilihan kata occidere (bahasa Inggris: killDiarsipkan 2016-09-02 di Wayback Machine., menyebabkan sesuatu/seseorang terbunuh) yang digunakan Hieronimus merefleksikan makna yang lebih luas.
Dalam suatu analisis yang lebih modern, Wilma Ann Bailey juga mendapati adanya suatu penggunaan yang lebih luas dari kata retzakh.[8]
(Inggris)The Jewish Study Bible, Tanakh Translation. 2004. Berlin, Adele; Brettler, Marc Zvi; Fishbane, Michael, eds. Jewish Publication Society, New York: Oxford University Press. ISBN 0-19-529751-2