Di pasal ini orang Israel diperingatkan oleh Tuhan untuk berhati-hati sekali dan tidak menyerang suku-suku yang masih berhubungan saudara dengan mereka.[9] Tuhan memberkati bani Esau (orang Edom) dengan memberikan tanah kepada mereka, sebagaimana Ia memberikan Tanah Perjanjian kepada orang Israel. Semua tanah adalah hak Tuhan untuk memberikan dan mengambil.[10][11]
[Tuhan berfirman:] "Janganlah menyerang mereka [saudara-saudaramu, bani Esau, yang diam di Seir], sebab Aku tidak akan memberikan kepadamu setapak kaki dari negeri mereka, karena kepada Esau telah Kuberikan pegunungan Seir menjadi miliknya."[12]
Lalu berfirmanlah TUHAN kepadaku [Musa]: "Janganlah melawan Moab dan janganlah menyerang mereka, sebab Aku tidak akan memberikan kepadamu apapun dari negerinya menjadi milikmu, karena Ar telah Kuberikan kepada bani Lot menjadi miliknya."[13]
Ayat 14
Lamanya kita berjalan sejak dari Kadesh-Barnea sampai kita ada di seberang sungai Zered, ada tiga puluh delapan tahun, sampai seluruh angkatan itu, yakni prajurit, habis binasa dari perkemahan, seperti yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada mereka; (TB)[14]
↑W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada perjanjian lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857