*Daftar ini juga mencakup mereka yang tidak melabeli diri sebagai umat Theravāda, seperti mereka dalam masa prasektarian, masa awal, modernis, EBT-is, dll., tetapi sangat dipengaruhi dan/atau memengaruhi ajaran Theravāda klasik.
Rāmañña Nikāya (Sinhala: රාමඤ්ඤ නිකායcode: pi is deprecated , juga dieja Ramanya Nikaya) adalah salah satu dari tiga ordosanghaTheravāda utama di Sri Lanka. Ordo ini didirikan pada tahun 1864 ketika Ambagahawatte Saranankara kembali ke Sri Lanka setelah ditahbiskan oleh Neyyadhamma Munivara Sangharaja dari Ratnapunna Vihara di Burma.[1] Rāmañña Nikāya adalah salah satu dari tiga ordo monastik Buddhis ortodoks Sri Lanka, bersama dengan Siam Nikāya dan Amarapura Nikāya. Pada tanggal 16 Agustus 2019, Amarapura dan Rāmañña Nikāya disatukan sebagai Amarapura–Rāmañña Nikāya, menjadikannya ordo Buddhis terbesar di Sri Lanka.[2]
Ordo serupa
Rāmañña Nikāya dikatakan mirip dengan ordo Dhammayuttika Nikāya dari Thailand.[bagaimana?] Rāmañña Nikāya saat ini bertahan di Thailand, Burma, dan Sri Lanka.
Rāmañña Nikāya didirikan pada 12 Juni 1864 dengan partisipasi YM Ambagawatte Indaasabhawara Gaanasaami Maha Thera, YM Puwakdandawe Paññānanda, dan YM Warāpitiye Sumitta Thera.
Pada awalnya, sebagian besar wihara dari Rāmañña Nikāya merupakan wihara hutan. Meskipun banyak wihara desa telah bermunculan di zaman modern, tradisi hutan masih dilanjutkan oleh Śrī Kalyāṇī Yogāśrama Saṃsthā dari Rāmañña Nikāya, yang merupakan tradisi hutan paling ketat di Sri Lanka.
Perlawanan modernisasi
Meskipun mustahil untuk menolak modernisasi sepenuhnya, banyak tradisi kuno dan sederhana masih bertahan dalam Rāmañña Nikāya. Para biku yang menjadi anggota dari setiap ordo (nikāya) dapat dibedakan berdasarkan tradisi-tradisi seperti kebiasaan menggunakan payung dari daun lontar dan mangkuk sedekah, serta menutupi kedua bahu dengan jubah saat bepergian. "Rāmañña Nikāya memiliki gaya khasnya sendiri. Mereka menggunakan mangkuk sedekah, bukan piring. Alih-alih payung modern, mereka menggunakan daun lontar yang dilipat, dalam bentuk "bogava". Bogava yang diperkenalkan oleh Yang Mulia Ambagahawatte Thera juga digunakan oleh C. B. Nugawela, ketua Sabha Upcountry untuk Perlindungan Nikāya. Mereka mengenakan jubah yang diwarnai sesuai dengan aturan tradisional."[5]
Tradisi hutan dan latihan meditasi
Banyak guru meditasi hutan dan wihara hutan yang terkenal merupakan peninggalan dari Rāmañña Nikāya. Yang Mulia Puwakdandawe Paññānanda Maha Thera adalah pelopor para penghuni hutan dalam Rāmañña Nikāya. Yang Mulia Kadavedduve Jinavamsa Maha Thera adalah pendiri Śrī Kalyāṇī Yogāśrama Saṃsthā yang terkenal, subordo hutan utama Rāmañña Nikāya.
YM Deepegoda Saddammawara Jothipala Seelakkandabidhana Maha Thera (1887–1916) අතිපූජ්ය දීපේගොඩ සද්ධම්මවර ජෝතිපාල සීලක්ඛන්ධාභිධාන මහා ථේරcode: si is deprecated
YM Obadakannde Siri Vimalananda Maha Thera (1917–1924) අතිපූජ්ය ඕබඩකන්දේ සිරි විමලානන්දතිස්ස මහා ථේරcode: si is deprecated
YM Matara Gnanindasaba Maha Thera (1924–1937) අතිපූජ්ය මාතර ඤාණින්දාසභ මහා ථේරcode: si is deprecated
YM Kodagoda Upasenabhidhana Maha Thera (1937–1939) අතිපූජ්ය කෝදාගොඩ උපසේනාභිධාන මහා ථේරcode: si is deprecated
YM Matale Dhammasiddhi Maha Thera (1939–1940) අතිපූජ්ය මාතලේ ධම්මසිද්ධි මහා ථේරcode: si is deprecated
YM Karathota Siri Indasarathissa Maha Thera (1941–1954) අතිපූජ්ය කරතොට සිරි ඉන්දසාරතිස්ස මහා ථේරcode: si is deprecated
YM Hisselle Siri Gnanodaya Maha Thera (1954–1966) අතිපූජ්ය හිස්සැල්ලේ සිරි ඤාණෝදය මහා ථේරcode: si is deprecated
YM Deepegoda Chandavimala Maha Thera (1966–1976) අතිපූජ්ය දීපේගොඩ චන්දවිමල මහා ථේරcode: si is deprecated
YM Induruwe Uttharanandabidhana Maha Thera (1976–1986) අතිපූජ්ය ඉඳුරුවේ උත්තරානන්දාභිධාන මහා ථේරcode: si is deprecated
YM Pottewela Pannasara Maha Thera (1986-1997) අතිපූජ්ය පොත්තේවෙල පඤ්ඤාසාර මහා ථේරcode: si is deprecated
The Princeton Dictionary of Buddhism oleh Robert E. Buswell Jr., Donald S. Lopez Jr., Princeton University Press, Princeton, 2014, hlm.696:ISBN978-0-691-15786-3