Huinculsaurus adalah genus dinosaurus noasauridae punah yang dikenal dari Formasi HuinculKapur Akhir di Argentina. Genus ini mencakup satu spesies tunggal, Huinculsaurus montesi, yang diketahui dari lima tulang belakang parsial.
Penemuan dan penamaan
Perbandingan ukuran dengan manusia
Satu-satunya fosil Huinculsaurus yang diketahui ditemukan sekitar tahun 1991 di Formasi Huincul, sekitar 10 meter (33ft) dari tempat holotipeIlokelesia ditemukan[1] di Provinsi Neuquén, Argentina. Tulang-tulang belakang tersebut dipisahkan secara mekanis selama persiapan sebelum diterbitkan secara resmi pada tahun 2020.[2]
Genus ini dinamai berdasarkan Formasi Huincul, tempat ia ditemukan, yang digabungkan dengan akhiran bahasa Yunani yang dilatinisasi"saurus", yang berarti "kadal". Epitet spesies diberikan untuk menghormati Eduardo Montes, seorang teknisi dan preparator fosil di Museum Carmen Funes, yang membantu menyiapkan spesimen tersebut dan meninggal sesaat sebelum publikasi resminya.[2]
Deskripsi
Holotipe dari Huinculsaurus, dengan nomor spesimen MCF-PVPH-36, terdiri dari tiga tulang belakang toraks dan dua tulang belakang sakral. Dinosaurus ini diyakini sebagai individu yang belum dewasa karena sentrum-nya belum menyatu sepenuhnya dengan lengkung saraf.[2] Para peneliti memperkirakan bahwa semasa hidupnya, panjangnya sekitar 342 meter (1.122ft).[3]
Dalam deskripsi mereka mengenai Huinculsaurus, Mattia Baiano dan rekan-rekannya melakukan analisis filogenetik menggunakan dua set data yang dikembangkan secara independen oleh penulis sebelumnya. Dalam kedua analisis tersebut, Huinculsaurus ditemukan sebagai kerabat dekat theropoda Jura AkhirElaphrosaurus, yang hidup lebih dari 60 juta tahun sebelumnya. Para penulis mencatat bahwa hubungan ini bersifat sementara karena sifat fosil Huinculsaurus yang terfragmentasi. Mereka mengamati bahwa tulang belakang Huinculsaurus memiliki banyak kemiripan dengan Noasauridae dan juga Abelisauridae, yang membuat klasifikasi pastinya menjadi sulit. Dalam analisis kedua mereka, mereka mendapati bahwa Noasauridae bersifat parafiletik, yang mungkin menjelaskan beberapa fitur mosaik pada tulang belakang tersebut. Namun, kurangnya fosil ceratosauria kecil yang tersedia membuat hipotesis mereka mengenai hubungan evolusionernya sangat awal.[2] Versi singkat dari kedua analisis yang dilakukan oleh Baiano dan rekan-rekan ditampilkan di bawah ini.
Formasi Huincul dianggap mewakili lingkungan gersang dengan sungai efemeral atau musiman.[8] Di beberapa daerah, ketebalannya mencapai 250 meter (820ft). Formasi ini terutama terdiri dari batu pasir hijau dan kuning dan dapat dengan mudah dibedakan dari Formasi Lisandro di atasnya, yang berwarna merah. Formasi Candeleros, yang berada di bawah Formasi Huincul, terdiri dari sedimen yang lebih gelap, membuat ketiga formasi tersebut mudah dibedakan.[9][10]
Serbuk sari yang memfosil menunjukkan berbagai macam tanaman yang ada di Formasi Huincul. Sebuah studi di bagian El Zampal dari formasi tersebut menemukan hornwort, liverwort, pakis, konifer, dan beberapa angiospermae (tanaman berbunga).[11]
Fauna kontemporer
Perbandingan ukuran beberapa fauna Formasi Huincul
Formasi Huincul termasuk di antara asosiasi vertebrata Patagonia yang paling kaya, yang melestarikan ikan termasuk ikan paru dan gar, kura-kura chelid, squamata, sphenodont, crocodilianeosuchian, dan beragam jenis dinosaurus.[5][12] Vertebrata paling sering ditemukan di bagian formasi yang lebih rendah, dan karena itu lebih tua.[13]
↑Coria, R.A.; Salgado, L. & Calvo, J.O. (1991) "Primeros restos de dinosaurios Theropoda del Miembro Huincul, Formación Río Limay (Cretácico Tardío Presenoniano), Neuquén, Argentina." Ameghiniana, 28: 405-406.
12345Mattia Baiano; Rodolfo Coria; Andrea Cau (2020). "A new abelisauroid (Dinosauria: Theropoda) from the Huincul formation (lower upper Cretaceous, Neuquén Basin) of Patagonia, Argentina". Cretaceous Research. 110. Bibcode:2020CrRes.11004408B. doi:10.1016/j.cretres.2020.104408.
↑Leanza, H.A; Apesteguı́a, S.; Novas, F.E; de la Fuente, M.S. (February 1, 2004). "Cretaceous terrestrial beds from the Neuquén Basin (Argentina) and their tetrapod assemblages". Cretaceous Research. 25 (1): 61–87. Bibcode:2004CrRes..25...61L. doi:10.1016/j.cretres.2003.10.005. ISSN0195-6671.
↑Bellardini, F.; Filippi, L.S. (2018). "New evidence of saurischian dinosaurs from the upper member of the Huincul Formation (Cenomanian) of Neuquén Province, Patagonia, Argentina". Reunión de Comunicaciones de la Asociación Paleontológica Argentina: 10.
↑Calvo, Jorge Orlando; Valieri, Ruben D. Juarez; Ríos, Sergio D. (2011). "Sauropods crossing formations: Biostratigraphical implications for Patagonian Faunal Assemblages". Dalam Calvo, Jorge O.; Riga, Bernardo Gonzalez; Porfiri, Juan; Dos Santos, Domenica (ed.). Paleontología y Dinosaurios desde América Latina [Paleontology and Dinosaurs from Latin America]. EDIUNC, Universidad Nacional de Cuyo. hlm.153-160.
↑Lerzo, Lucas Nicolás; Gallina, Pablo Ariel; Canale, Juan Ignacio; Otero, Alejandro; Carballido, José Luis; Apesteguía, Sebastián; Makovicky, Peter Juraj (2024-01-03). "The last of the oldies: a basal rebbachisaurid (Sauropoda, Diplodocoidea) from the early Late Cretaceous (Cenomanian–Turonian) of Patagonia, Argentina". Historical Biology (dalam bahasa Inggris). 37 (2): 208–233. doi:10.1080/08912963.2023.2297914. ISSN0891-2963.
↑Bellardini, Flavio; Filippi, Leonardo S.; Carballido, Jose L.; Garrido, Alberto C.; Baiano, Mattia A. (2025-06-13). "Side by side with titans: a new rebbachisaurid dinosaur from the Huincul Formation (upper Cenomanian) of Patagonia, Argentina". Cretaceous Research. 176 (in press) 106188. 106188. doi:10.1016/j.cretres.2025.106188.