Hubungan Takhta Suci–Yugoslavia adalah hubungan bilateral historis antara Takhta Suci dan Yugoslavia (baik Kerajaan Yugoslavia maupun Republik Federal Sosialis Yugoslavia). Republik Federal Sosialis Yugoslavia adalah satu-satunya negara sosialis Eropa Timur yang memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Takhta Suci.[1] Terlepas dari perbedaan pendapat mengenai isu-isu internal Yugoslavia, (yang menyebabkan penghentian sementara hubungan pada tahun 1952)[2] Hubungan erat tersebut dibangun dalam konteks pemahaman internasional yang mendalam mengenai kebijakan masing-masing negara Global South dan menghadapi tantangan besar yang dihadapi negara-negara berkembang.[1]