Ketenangan (Pali: upekkhā; Sanskerta: upekṣā), juga dikenal sebagai ketenang-seimbangan dan ketidakberpihakan, merujuk pada berbagai konsep Buddhisme tergantung konteks penggunaannya. Ketenangan diidentifikasi dalam konteks:
Suatu sifat luhur yang tidak goyah atau tetap netral dalam menghadapi delapan perubahan hidup—delapan kondisi duniawi (aṭṭhaloka-dhamma), dalam konteks Brahmavihāra, bojjhaṅga, jhāna, dan pāramitā.
Salah satu jenis perasaan (vedanā), yaitu perasaan bukan-duka-maupun-suka (adukkhamasukha) atau perasaan "netral".
Dalam konteks Brahmavihāra, upekkhā-brahmavihāra didefinisikan sebagai ekuanimitas atau keseimbangan batin, pertimbangan yang lurus, pandangan yang adil, tidak berat sebelah atau nondiskriminasi. Di sini, upekkhā merupakan sinonim dari faktor mentaltatramajjhattatā ("keseimbangan batin") dalam ajaran Abhidhamma Theravāda. Pemaknaan yang sama juga berlaku untuk penggunaannya dalam konteks paramita (pāramī), tujuh faktor pencerahan (bojjhaṅga), dan jhāna.
Dalam konteks perasaan (vedanā), upekkhā-vedanā didefinisikan sebagai salah satu jenis faktor mental perasaan (vedanā) dan tidak sama seperti upekkhā dalam konteks Brahmavihāra.
Theravāda
Dalam aliran Theravāda, kata upekkhā atau ketenangan dimaknai sesuai konteks penggunaan istilah tersebut. Pada dasarnya, kata upekkhā bermakna "seimbang" atau "tidak memihak" sehingga pemaknaannya sangat kontekstual. Kitab Visuddhimagga merincikan pemaknaan istilah ini:
Menurut tradisi Abhidhamma Theravāda, upekkhā dalam konteks brahmavihāra, paramita, tujuh faktor kecerahan (bedakan dari upekkhā-vedanā), dan jhāna adalah sinonim dari faktor mentaltatramajjhattatā (Pali) atau keseimbangan batin.[1][2]Tatramajjhattatā diidentifikasi sebagai salah satu dari dua puluh lima faktor mental yang indah. Tatramajjhattatā didefinisikan sebagai ekuanimitas atau keseimbangan batin, pertimbangan yang lurus, pandangan yang adil, tidak berat sebelah atau nondiskriminasi.[2]
Karakteristik: membawa kesadaran dan faktor-mental dengan seimbang (cittacetasikānaṃ samavāhitalakkhaṇa).
Fungsi: memeriksa kekurangan dan kelebihan (ūnādhikanivāraṇarasa) atau menghentikan keberpihakan (pakkhapātupacchedanarasa).
Manifestasi: keadaan batin yang netral (majjhattabhāvapaccupaṭṭhāna).
Sebab-terdekat: tidak disebutkan.
Melatih tatramajjhattatā
Cara untuk melatih upekkhā dalam konteks keseimbangan batin (tatramajjhattatā) adalah dengan tidak goyah atau tetap tidak berpihak (netral) dalam menghadapi delapan perubahan hidup—yang juga dikenal sebagai delapan arah mata angin duniawi atau delapan kondisi duniawi (aṭṭhaloka-dhamma): untung dan rugi, reputasi baik dan buruk, pujian dan celaan, serta kesedihan dan kebahagiaan.[4]
Musuh jauh dan dekat
Visuddhimagga menjelaskan "musuh jauh" (dūrapaccatthika) dan "musuh dekat" (āsannapaccatthika) dari setiap sifat dalam Brahmavihāra:[5][6]
"Musuh jauh" (dūrapaccatthika) merujuk pada keadaan batin yang jelas-jelas bertentangan, sedangkan "musuh dekat" (āsannapaccatthika) merujuk pada keadaan batin yang seolah-olah serupa, tetapi sebenarnya berlawanan dari sifat luhurnya. Musuh jauh dari upekkhā adalah nafsu-dan-antipati (rāgapaṭighā), suatu kondisi batin yang kualitasnya jelas-jelas bertentangan. Sementara itu, "musuh dekat" dari upekkhā adalah tanpa-pengetahuan (aññāṇa),[5][6] yang merujuk pada kegagalan batin untuk menembus (apaṭivedha) atau memahami karakteristik asli dari delapan ranah objek spesifik (disebut sebagai aṭṭhasu ṭhānesu aññāṇaṃ).[8]
Menurut tradisi Abhidhamma Theravāda, upekkhā-vedanā atau vedanupekkhā (perasaan ketenangan atau perasaan netral) merujuk pada perasaan bukan-suka-bukan-duka (adukkhamasukha) dan merupakan salah satu dari tiga jenis faktor-mental perasaan (vedanā).[9] Tiga jenis perasaan tersebut adalah:
Perasaan suka (sukha-vedanā)
Perasaan duka (dukkha-vedanā)
Perasaan ketenangan (upekkhā-vedanā) atau bukan-suka-bukan-duka (adukkhamasukha)
Di sini, upekkhā tidak dimaknai sebagaimana kata tersebut digunakan dalam Brahmavihāra. Upekkhā dalam konteks ini didefinisikan sebagai faktor mental perasaan (vedanā) dan bukan sebagai faktor mental keseimbangan batin (tatramajjhattatā).[1]
12Buddhaghosa, Bhadantãcariya (2010) [1956]. Visuddhimagga: The Path of Purification (dalam bahasa Inggris). Diterjemahkan oleh Ñãṇamoli, Bhikkhu (Edisi Edisi 4th). Kandy, Sri Lanka: Buddhist Publication Society. Bab IX, §100. ISBN978-1-928706-00-7. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
12Insight Meditation Center (2018). "Dhamma Lists" (dalam bahasa Inggris). Redwood City, Calif.: Insight Meditation Center. Diakses tanggal 2018-03-27.
12Buddhaghosa, Bhadantãcariya (2010) [1956]. Visuddhimagga: The Path of Purification (dalam bahasa Inggris). Diterjemahkan oleh Ñãṇamoli, Bhikkhu (Edisi Edisi 4th). Kandy, Sri Lanka: Buddhist Publication Society. Bab XVII, §43–51. ISBN978-1-928706-00-7.