| "Mewujudkan Masyarakat Kalimantan Utara yang Unggul, Inovatif, dengan Tingkat Kesehatan dan Kesejahteraan yang Tinggi, serta Didukung Ketahanan Ekonomi Berkelanjutan Bagi Tercapainya Indonesia yang Maju." |
"Mandiri, Sinergi, dan Berdaya Saing Menuju Kalimantan Utara Maju Sejahtera." |
"Terwujudnya Provinsi Kalimantan Utara yang Berubah, Maju, dan Sejahtera." |
- Unggul melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengelolaan sumber daya alam, dan pembangunan infrastruktur.
- Inovatif, adaptif, dan antisipatif terhadap perubahan yang ditimbulkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (termasuk teknologi 4.0).
- Sehat: memiliki kemampuan dalam mencegah, menangani, dan menanggulangi persoalan-persoalan kesehatan dan peningkatan indeks pembangunan manusia.
- Sejahtera: terpenuhinya kebutuhan lahir dan batin secara merata.
- Ketahanan ekonomi: pemulihan, dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan stabil.
- Berkelanjutan: pembangunan diabdikan bagi generasi sekarang dan yang akan datang.
- Indonesia maju: terwujudnya Indonesia maju sesuai dengan konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
|
- Green Economy dalam pembangunan daerah.
- Sinergi seluruh pemangku kepentingan.
- Peningkatan daya saing daerah secara global.
- Kesejahteraan masyarakat Kalimantan Utara.
|
- Mewujudkan Kalimantan Utara yang aman, nyaman, dan damai melalui penyelenggaraan pemerintahan yang baik.
- Mewujudkan sistem pemerintahan provinsi yg ditopang oleh tata kelola pemerintah kabupaten/kota sebagai pilar utama secara profesional, efisien, efektif, dan fokus pada sistem penganggaran yang berbasiskan kinerja.
- Mewujudkan pembangunan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, kreatif, inovatif, berakhlak mulia, produktivitas, dan berdaya saing, dengan berbasiskan pendidikan wajib belajar 16 tahun dan berwawasan.
- Mewujudkan pemanfaatan dan pengelolaan SDA dengan nilai tambah tinggi dan berwawasan lingkungan yang berkelanjutan secara efisien, terencana, menyeluruh, terarah, terpadu, dan bertahap dengan berbasiskan iptek.
- Mewujudkan peningkatan pembangunan infrastruktur pedesaan, pedalaman, perkotaan, pesisir, dan perbatasan untuk meningkatkan mobilisasi dan produktivitas daerah dalam rangka pemerataan pembangunan.
- Mewujudkan peningkatan ekonomi yang berdaya saing dan mengurangi kesenjangan antarwilayah serta meningkatkan ketahanan pangan dengan berorientasi pada kepentingan rakyat melalui sektor perdagangan, jasa, industri, pariwisata, dan pertanian dalam arti luas dengan pengembangan infrastruktur yang berkualitas dan merata, serta meningkatkan konektivitas antarkabupaten/kota.
- Mewujudkan kualitas kerukunan kehidupan beragama dan etnis dengan berbagai latar belakang budaya dalam kerangka semangat kebinekaan di Provinsi Kalimantan Utara.
- Mewujudkan ketahanan energi dan pengembangan PLTA serta energi terbarukan dengan pemanfaatan potensi daerah.
- Mewujudkan peningkatan kualitas kesetaraan gender dan milenial dalam pembangunan.
- Mewujudkan perlindungan dan pemberdayaan koperasi dan UMKM.
- Meningkatkan kinerja pembangunan dan investasi daerah dengan melibatkan pengusaha dan investor lokal serta nasional.
- Memberi bantuan pengembangan sektor produktif dan potensi strategis di setiap desa dan kelurahan melalui pengembangan produk lokal masing-masing kabupaten/kota.
- Mewujudkan pembangunan yg berbasiskan RT/komunitas dalam upaya gerakan membangun desa, menata kota, serta memberi bantuan keuangan kepada kabupaten/kota sebagai pilar provinsi sesuai kemampuan APBD setiap tahun.
- Mewujudkan Tanjung Selor menjadi Daerah Otonom Baru (DOB) sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Utara, serta beberapa DOB yang telah diusulkan, yaitu Kota Sebatik, Kabupaten Kabudaya, Kabupaten Krayan, dan Kabupaten Apo Kayan.
|