Ukuran dibandingkan dengan manusia; detail anatomi bersifat spekulatif
Ligabueino (berarti "si kecil milik Ligabue") adalah genus dari dinosaurusteropodaabelisauroid yang dinamai berdasarkan penemunya, seorang dokter asal Italia, Giancarlo Ligabue. Dinosaurus ini hanya diketahui dari spesimen yang sangat fragmentaris, dengan panjang 79cm (2,6 kaki), yang ditemukan di Formasi La Amarga.[2] Meskipun laporan awal menyebutkan bahwa spesimen tersebut adalah dewasa, tulang belakang yang belum menyatu menunjukkan bahwa spesimen itu adalah individu remaja.[3] Hewan ini merupakan teropoda yang hidup pada Periode Kapur Awal (Barremian hingga Aptian awal), di wilayah yang sekarang menjadi Patagonia.[4] Bertentangan dengan klasifikasi awal yang menempatkannya sebagai anggota Noasauridae, Carrano dan rekan-rekannya menemukan pada tahun 2011 bahwa dinosaurus ini hanya dapat ditempatkan dengan yakin ke dalam kelompok Abelisauroidea.[3] Pada tahun 2024, Ligabueino ditemukan sebagai takson saudara dari Berthasauridae dan Abelisauroidea.[5]
12Bonaparte, J. (1996). "Cretaceous tetrapods of Argentina". Münchner Geowissenschaften Abhandlungen 30: 73-130.
↑Grillo, O. N.; Delcourt, R. (2016). "Allometry and body length of abelisauroid theropods: Pycnonemosaurus nevesi is the new king". Cretaceous Research. 69: 71–89. doi:10.1016/j.cretres.2016.09.001.
12Carrano, M.T., Loewen, M.A. and Sertic, J.J.W. (2011). "New Materials of Masiakasaurus knopfleri Sampson, Carrano, and Forster, 2001, and Implications for the Morphology of the Noasauridae (Theropoda: Ceratosauria). Smithsonian Contributions to Paleobiology, 95: 53pp.
↑Hendrickx, Christophe; Cerroni, Mauricio A; Agnolín, Federico L; Catalano, Santiago; Ribeiro, Cátia F; Delcourt, Rafael (2024-12-01). "Osteology, relationship, and feeding ecology of the theropod dinosaur Noasaurus leali, from the Late Cretaceous of North-Western Argentina". Zoological Journal of the Linnean Society (dalam bahasa Inggris). 202 (4). doi:10.1093/zoolinnean/zlae150. ISSN0024-4082.