Guanqiu Jian berasal dari Kabupaten Wenxi (聞喜縣), Komanderi Hedong, yang sekarang merupakan Kabupaten Wenxi, Shanxi. Ayahnya, Guanqiu Xing (毌丘興; aktif sekitar tahun 210-220-an), menjabat sebagai Administrator Komanderi Anding di bawah Cao Cao,[2] dan Komanderi Wuwei (武威郡code: zh is deprecated ) dibawah Cao Pi; dia akhirnya memegang gelar bangsawan "Marquis Distrik Gaoyang" (高陽鄉侯).[3] Setelah kematian ayahnya, Guanqiu Jian mewarisi gelar bangsawan ayahnya dan bertugas sebagai juru tulis untuk Marquis Pingyuan (平原侯).
Pada paruh kedua tahun 226, setelah Cao Rui, kaisar kedua Wei, naik tahta, ia menunjuk Guanqiu Jian sebagai Penulis Terhormat (尚書郎) dan pengawas Pengawal Kekaisaran. Karena Guanqiu Jian sebelumnya adalah seorang asisten pejabat yang bertugas di bawah Cao Rui ketika Cao Rui masih menjadi putra mahkota, Cao Rui memperlakukannya dengan sangat baik.[4] Guanqiu Jian kemudian naik pangkat menjadi Pejabat Pertanian Luoyang (洛陽典農). Selama masa jabatannya, ia menulis surat kepada Cao Rui, menasihati kaisar untuk mengurangi proyek pembangunan istana yang mewah. Kemudian, ia dipromosikan menjadi Inspektur (刺史) Provinsi Jing.
Selama era Qinglong (233-237) pemerintahan Cao Rui, Cao Rui berencana untuk menaklukkan Liaodong. Karena Guanqiu Jian memiliki strategi yang matang, ia diangkat menjadi Inspektur Provinsi You, Jenderal Penyeberang Liao, dan Kolonel Pelindung Wuhuan.[5]
Pada 237,[6] Guanqiu Jian memimpin pasukan ke Liaodong untuk menyerang panglima perang Gongsun Yuan, yang sebelumnya merupakan bawahan negara Cao Wei tetapi memutuskan untuk memberontak melawan kekuasaan Wei. Namun, kampanye tersebut harus dibatalkan karena banjir besar. Pada tahun berikutnya,[7] Guanqiu Jian dan Sima Yi memimpin sebuah kampanye melawan Gongsun Yuan, mengalahkannya dan mengamankan Liaodong. Sebagai pengakuan atas usahanya selama kampanye, Cao Rui mempromosikan Guanqiu Jian dari marquis distrik menjadi marquis daerah dengan gelar "Marquis Anyi" (安邑候).
Fragmen prasasti peringatan Guanqiu Jian yang ditemukan kembali.
Pada 244,[8] saat masa pemerintahan Cao Fang, penerus Cao Rui, Guanqiu Jian memimpin ekspedisi hukuman ke Goguryeo, yang menyebabkan Perang Goguryeo-Wei. Ia mengalahkan pasukan Goguryeo yang dipimpin oleh Raja Dongcheon di dekat Sungai Tongjia dan kemudian merebut ibu kota Goguryeo, Hwando. Selama kampanye lanjutan pada tahun berikutnya, ia menaklukkan Hwando lagi dan memaksa Raja Dongcheon untuk melarikan diri ke tenggara. Sebagian pasukan mencapai pantai timur semenanjung dan sebagian lainnya mencapai Manchuria utara, tetapi segera mundur. Sebuah ukiran batu dibuat untuk memperingati kemenangan Guanqiu Jian dalam kampanye tersebut. Pada tahun 1905, sebuah fragmen monumen ditemukan. Monumen ini disebut Prasasti Prestasi Guanqiu Jian (毌丘儉紀功碑).
Pada tahun 255, Guanqiu Jian dan Wen Qin memulai pemberontakan di Shouchun (壽春; sekitar Kabupaten Shou, Anhui saat ini) melawan wali penguasa Wei, Sima Shi, yang berkuasa pada tahun 251 setelah kematian ayahnya, Sima Yi, dan memonopoli kekuasaan negara, sehingga Kaisar Wei menjadi penguasa boneka. Dalam biografi Guanqiu Jian di Sanguozhi, Chen Shou mencatat bahwa Guanqiu Jian memberontak karena ia tetap setia kepada Kaisar Wei, Cao Mao, dan tidak senang karena Sima Shi mengendalikan pemerintahan Wei dari balik layar.[9] Chen juga mencatat bahwa Guanqiu Jian juga dekat dengan Li Feng dan Xiahou Xuan,[10] yang sebelumnya disingkirkan oleh Sima Shi pada 254 saat Sima Shi menggulingkan kaisar Cao Fang dan menggantikannya dengan Cao Mao. Guanqiu Jian, karena takut akan bernasib seperti Xiahou Xuan, memutuskan untuk memberontak melawan Sima Shi. Pemberontakan tersebut berhasil dipadamkan dalam beberapa bulan dan Guanqiu Jian dibunuh oleh Zhang Shu (張屬) setelah melarikan diri dari Shouchun ke Kabupaten Shen (慎縣; sekarang Kabupaten Feidong, Anhui). Sebagian besar anggota keluarga Guanqiu Jian terbunuh, sementara yang selamat melarikan diri dan membelot ke negara saingan Wei, Wu Timur.
↑Cao Mao's biography in the Records of the Three Kingdoms recorded that Guanqiu Jian died on the jiachen day of the leap month of the 2nd year of the Zhengyuan era of Cao Mao's reign.[1] This date corresponds to 16 March 255 in the Gregorian calendar.
↑Cao Cao's biography in Sanguozhi recorded that he gave advice to Guanqiu when the latter was about to set off to Anding in 214. ([建安十九年]安定太守毌丘兴将之官,公戒之曰:“羌,胡欲与中国通,自当遣人来,慎勿遣人往。善人难得,必将教羌、胡妄有所请求,因欲以自利;不从便为失异俗意,从之则无益事。”) Sanguozhi, vol.01
↑(父兴,黄初中为武威太守,...,封高阳乡侯。) Sanguozhi, vol.28. Huangchu was the only era name used by Cao Pi during his five-and-a-half-year reign (Dec 220-Jun 226).
↑(明帝即位,为尚书郎,迁羽林监。以东宫之旧,甚见亲待。) Sanguozhi, vol.28. It is possible that Guanqiu first served under Cao Rui when the latter was still Prince of Pingyuan; Cao Rui was not made crown prince until Cao Pi became deathly ill ca28 Jun 226, per Pi's biography in Sanguozhi.
↑(青龙中,帝图讨辽东,以俭有干策,徙为幽州刺史,加度辽将军,使持节,护乌丸校尉。) Sanguozhi, vol.28. Guanqiu likely replaced Wang Xiong as Inspector of You Province in ca235-236 as per vol.30 of Sanguozhi, Wang was still Inspector of You Province in 235 when he sent Han Long (韩龙) to assassinate Kebineng (后幽州刺史王雄并领校尉,抚以恩信。比能数款塞,诣州奉贡献。至青龙元年,....至三年中,雄遣勇士韩龙刺杀比能,更立其弟。).
↑Vol.30 of Sanguozhi dated Guanqiu's attack on Goguryeo to the 5th year of the Zhengshi era (ca244). Vol.75 of Zizhi Tongjian gave a date of ca246 (7th year of the Zhengshi era).