Cao Xiu (meninggal 28 November 228), nama kehormatanWenlie adalah seorang perwira militer dari Cao Wei pada Zaman Tiga Negara. Seorang sepupu jauh dari Cao Cao, Cao Xiu memulai kariernya sebagai seorang perwira militer dibawahnya pada masa Akhir Dinasti Han. Pada fase awal kampanye militer Hanzhong (217-219), Cao Xiu berhasil mengelabui Zhang Fei dan mengalahkan bawahannya Wu Lan (吳蘭). Ia kemudian mengabdi dibawah anaknya Cao Pi dan cucunya Cao Rui sebagai pejabat penting dan berperang melawan Dong Wu. Cao Xiu meninggal setelah tidak lama kalah di Pertempuran Shiting pada 228.[1]
Awal kehidupan
Cao Xiu adalah saudara jauh Cao Cao yang masih muda. Ketika Pemberontakan Serban Kuning meletus pada akhir Dinasti Han Timur, klan Cao meninggalkan rumah leluhur mereka di Kabupaten Qiao (譙縣; sekarang Bozhou, Anhui) dan pergi ke berbagai penjuru Kekaisaran Han untuk menghindari kekacauan.[4]
Ketika Cao Xiu berusia sekitar 10 tahun, ayahnya meninggal dan ia hanya memiliki satu orang yang membantunya mengurus pemakaman ayahnya dengan layak. Cao Xiu dan ibunya menyeberangi Sungai Yangtze ke Tiongkok selatan dan menetap di Wu Commandery (sekitar Suzhou, Jiangsu saat ini).[5] Kakek Cao Xiu, Cao Chang (曹嘗), sebelumnya menjabat sebagai Administrator Komando Wu. Suatu hari, setelah melihat potret kakeknya di kantor Administrator, Cao Xiu menjadi sangat terharu hingga ia berlutut dan menangis. Semua orang yang hadir di tempat kejadian merasa tersentuh saat melihatnya menangis.[6]
Pengabdian dibawah Cao Cao
Pada 190, Cao Cao sedang membangun pasukan untuk bergabung dengan Koalisi Guandong untuk melawan Dong Zhuo, yang mengendalikan pemerintahan pusat dan menyandera Kaisar Xian dari Han. Saat Cao Xiu mendengar kabar tersebut, Cao Xiu memutuskan untuk bergabung dengan Cao Cao dengan mengunakan nama samaran dan pergi menuju Komanderi Chenliu (陳留郡; sekarang sekitar Kaifeng, Henan masa kini) melalui Provinsi Jing. Cao Cao sangat senang bertemu dengannya dan berkata kepada pengikutnya, "Inilah kuda seribu li dari keluarga saya!".[7]
Cao Cao memperlakukan Cao Xiu seperti putra kandungnya sendiri dan bahkan memperbolehkannya untuk tinggal bersama putranya sendiri, Cao Pi. Ia bersama Cao Zhen menjadi dekat. Cao Xiu berjuang bersama Cao Cao di berbagai pertempuran selama Akhir Dinasti Han. Ia juga diangkat sebagai komandan pasukan elit "Kavaleri Harimau dan Macan Tutul" (虎豹騎) di tentara Cao Cao.[8]
Makam Cao Xiu
Pada Mei 2010, sekelompok arkelog mengumumkan bahwa mereka telah menemukan makam Cao Xiu di Mengjin County, Henan. Makam tersebut sepanjang 50 meter dan selebar 21 meter, dikubur bersama porselen, perhiasan perunggu, cangkir minuman dan stoples, berserta kerangka tulang manusia. Pengujian menunjukkan bahwa tulang-tulang ini milik seorang pria berusia 50 tahun dan seorang wanita berusia 40 tahun, dan pria tersebut tingginya sekitar 1,71 meter. Sebuah stempel perunggu, seukuran koin dan terukir dengan nama Cao Xiu, mengungkapkan identitas pemilik makam.[9]
↑Cao Rui's biography in the Sanguozhi recorded that Cao Xiu died on the gengzi day of the 9th month of the 2nd year of the Taihe era of Cao Rui's reign.[2] However, no corresponding date exists in the Julian calendar because there was no gengzi day in the 9th month of that year. The nearest gengzi days were 29 September 228 (gengzi day of the 8th month) and 28 November 228 (gengzi day of the 10th month). Sun Quan's biography in the Sanguozhi also recorded that Lu Xun defeated Cao Xiu at Shi'ting in the 8th month of the 7th year of the Huangwu era of his reign.[3] This corresponds to 17 Sep to 15 Oct 228 in the Julian calendar. Vol.71 of Zizhi Tongjian recorded that Cao Xiu died on the gengzi day after the 9th month.