Awal
Zhang Ti pada masa mudanya cukup terkenal.[2] Ia dipromosikan oleh Zhuge Ke.[3] Pada masa pemerintahan Sun Xiu, ia menjabat sebagai Kolonel Garnisun Kavaleri.[4]
Pada 263,[a] Cao Wei dibawah pimpinan Sima Zhao melancarkan invasi terhadap Shu. Saat itu, banyak di Wu berpendapat bahwa invasi tersebut akan gagal karena Wei dilanda pemberontakan yang terus menerus terjadi semenjak klan Sima (Sima Yi, Sima Shi dan Sima Zhao) berkuasa. Namun, Zhang Ti berpendapat lain. Zhang Ti berpendapat bahwa pemberontakan tersebut merupakan bentuk perlawanan terhadap klan Cao (Cao Cao, Cao Pi, dan Cao Rui) yang sudah kehilangan dukungan rakyat. Zhang kemudian menjelaskan bahwa rakyat takut terhadap ketiga pemimpin awal Cao Wei karena kekejaman mereka. Zhang juga menjelaskan bahwa semenjak penumpasan Tiga Pemberontakan di Shouchun, tidak ada lagi pemberontakan besar terjadi di Wei. Bahkan, ketika Cao Mao dibunuh karena melancarkan kudeta melawan klan Sima, tidak ada ketidakstabilan politik yang terjadi. Sementara itu, Shu Han merupakan negara sekarat. Bahkan apabila Shu dapat menangkis serangan Wei, Wei akan melakukan reorganisasi dan akan mencoba lagi. Banyak orang menertawai Zhang Ti atas penjelasannya, namun sementara mereka ketawa, Kaisar Liu Shan benar-benar menyerah kepada Wei.[5]