Ayub diperkirakan hidup pada zaman leluhur Israel (Abraham, Ishak, Yakub, sekitar 2100-1800 SM). Banyak ahli beranggapan bahwa tanah Us terletak di sebelah tenggara Palestina dan Laut Mati atau di bagian utara Arab. Yang lain beranggapan bahwa tanah Us terletak di bagian timur laut Danau Galilea, dekat Damaskus, mengingat dalam Kitab Kejadianpasal 10:23 dicatat bahwa "Us" adalah salah satu putra "Aram",[4] dan menurut Flavius Yosefus (Ant. 1.6.4), Us mendirikan kota Trakhonitis dan Damaskus.[5]
Nama Ayub dan kesalehannya disebut dalam Kitab Yehezkielpasal 14:14, 20 dan Surat Yakobuspasal 5:11
Ciri khas "takut akan Allah":
1) Takut akan Allah dan menjauhi kejahatan menjadi landasan kesalehan dan kejujuran Ayub (lihat Amsal 1:7). "Saleh" mengacu kepada integritas moral Ayub dan komitmen sepenuh hati kepada Allah; "jujur" menunjukkan kebenaran dalam perkataan, tindakan, dan pikiran.
2) Pernyataan tentang kebenaran Ayub ini diulangi oleh Allah sendiri dalam Ayub 1:8 dan Ayub 2:3, yang dengan jelas menegaskan bahwa melalui kasih karunia-Nya Allah dapat menebus manusia yang berdosa sehingga menjadikan mereka sungguh-sungguh benar, baik, dan menang atas dosa. Pernyataan ini memalukan dan menyalahkan ajaran injili dewasa ini yang beranggapan bahwa
(a) tidak ada orang percaya di dalam Kristus, bahkan dengan bantuan sepenuhnya Roh Kudus yang ini tersedia, dapat mengharapkan dirinya tanpa cacat dan jujur di dalam hidup ini; dan
(b) orang percaya tak usah terkejut apabila mereka berbuat dosa tiap hari dalam perkataan, tindakan, dan pikiran tanpa harapan untuk menaklukkan tabiat berdosa selama hidup ini.[6]
Ayat 6
Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datanglah juga Iblis.[7]
bahasa Ibrani: ויהי היום ויבאו בני האלהים להתיצב על־יהוה ויבוא גם־השטן בתוכם׃
Referensi silang: Ayub 2:1
Adegan ini merupakan pertemuan makhluk-makhluk sorgawi yang dipimpin oleh Tuhan Allah (lihat 1 Raja–raja 22:19–22; Ayub 15:8; Mazmur 82:1; 89:7; Yeremia 23:8). Dalam Kitab Ayub, "שטן" (shatan; bahasa Indonesia: setan; iblis) bukanlah nama pribadi Iblis, sebagai kemudian dalam sastra Yahudi dan Kristen, melainkan kata Ibrani ini, yang diawali dengan kata sandang ha- berarti "pendakwa" atau "penuduh" (bahasa Inggris:adversarycode: en is deprecated atau accuser), salah satu anggota dewan sorgawi yang berfungsi sebagai semacam jaksa penuntut (bandingkan Zakharia 3:1). Pendakwa ini menuduh kesalehan Ayub itu "dibeli" dengan perlindungan dan pemberian ilahi.[8]
Ayat 21
Katanya (Ayub): "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!" [9]
bahasa Ibrani: ויאמר ערם יצתי מבטן אמי וערם אשוב שמה יהוה נתן ויהוה לקח יהי שם יהוה מברך׃
Setiap kali datang seorang pesuruh, satu-satunya yang selamat dari bencana, membawa kabar buruk kepada Ayub:
Harta milik
Jumlah asal
Cara kehilangan
Ayat
Lembu Keledai betina
500 pasang 500 ekor
Datanglah orang-orang Syeba menyerang dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang.
14-15
Kambing domba
7000 ekor
Api telah menyambar dari langit dan membakar serta memakan habis kambing domba dan penjaga-penjaga.
16
Unta
3000 ekor
Orang-orang Kasdim membentuk tiga pasukan, lalu menyerbu unta-unta dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang.
17
Anak-anak
7 anak laki-laki dan 3 anak perempuan
Ketika mereka sedang makan-makan dan minum anggur di rumah saudara mereka yang sulung, maka tiba-tiba angin ribut bertiup dari seberang padang gurun; rumah itu dilandanya pada empat penjurunya dan roboh menimpa orang-orang muda itu, sehingga mereka mati (beserta para pelayan)
↑The New Oxford Annotated Bible with the Apocrypha, Augmented Third Edition, New Revised Standard Version, Indexed. Michael D. Coogan, Marc Brettler, Carol A. Newsom, Editors. Publisher: Oxford University Press, USA; 2007. ISBN 0-19-528881-5, 978-0195288810