Peristiwa-peristiwa yang dicatat dalam pasal ini terjadi pada bulan ke-12 tahun ke-12 pemerintahan Ahasyweros (Ester 3:7), yaitu 5 tahun setelah Ester menjadi ratu (Ester 2:16). ~ Februari/Maret 473 SM.
Segala perbuatannya yang hebat serta gagah dan pemberitaan yang saksama tentang kebesaran yang dikaruniakan raja kepada Mordekhai, bukankah semuanya itu tertulis di dalam kitab sejarah raja-raja Media dan Persia?[4]
Nama "Mordekhai" diduga sama dengan nama "Marduka" atau "Marduku" yang termasuk dalam daftar nama pejabat di istana Persia pada zaman Ahasyweros atau Xerxes I dan ayahnya, Darius I, ditemukan dalam (paling sedikit) 30 naskah, yang disebut "Persepolis Texts", hasil penggalian dari bekas-bekas istana di kota Persepolis, dulunya merupakan ibu kota utama. Nama "Marduka" ini dapat mengacu kepada sejumlah orang (bahkan ada yang menduga sampai 4 orang), tetapi salah satunya sangat mungkin adalah Mordekhai yang dicatat dalam Kitab Ester. Naskah-naskah ini termasuk dari kumpulan puluhan ribu tablet atau lempengan yang sampai sekarang belum seluruhnya diteliti.[5]
Referensi
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857
↑Dianne Bergant dan Robert J.Karris (ed). 2002. Tafsir Alkitab Perjanjian Lama. Jogjakarta: Kanisius.
↑(Indonesia) W.S. LaSor, D.A. Hubbard, F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 2. Sastra dan Nubuat. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1994. ISBN 9789794150431