Bendungan dari waduk ini mulai dibangun pada tahun 2013 oleh Brantas Abipraya dengan anggaran dari APBN sebesar Rp. 904,4 miliar.[2] Bendungan dari waduk ini kemudian mulai dioperasikan pada bulan Oktober 2020[3] dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 14 Februari 2021.[4]
Fungsi
Waduk ini terutama difungsikan untuk mengairi lahan pertanian seluas 600 hektar di Pacitan. Selain itu, waduk ini juga difungsikan untuk mereduksi debit banjir sebesar 42,22 meter kubik per detik dan menyediakan air baku sebanyak 0,30 meter kubik per detik. Air dari waduk ini juga berpotensi untuk digunakan membangkitkan listrik melalui PLTMH berkapasitas 0,26 MW.[3]
Waduk ini juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana budidaya perikanan air tawar, sarana olahraga air, sarana rekreasi, dsb.
12Joga, Nirwono dan Soetomo, Agus (2020). 75 Bendungan Sumber Kehidupan dan Kesejahteraan Rakyat (dalam bahasa Indonesia). Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. hlm.114–115. ISBN978-623-94752-4-6. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)