Bendungan ini mulai dibangun pada akhir tahun 2017, dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 26 Agustus 2024.[2][3]
Manfaat
Bendungan ini diharapkan dapat mengairi lahan pertanian seluas 16.588 hektar, menyediakan air baku sebanyak 0,8 meter kubik per detik, dan mengurangi debit banjir sebesar 147,94 meter kubik per detik.[1] Selain itu, bendungan ini juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana konservasi air dan destinasi pariwisata.[4]