Bendungan ini mulai dibangun pada tahun 2015 dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2022.[1]
Manfaat
Selain untuk mengairi lahan pertanian seluas 6.695 hektar, bendungan ini juga dimanfaatkan untuk mereduksi debit banjir yang kerap melanda Taliwang sebesar 647 meter kubik per detik dan menyediakan air baku sebesar 0,56 meter kubik per detik. Air yang terbendung oleh bendungan ini juga berpotensi untuk digunakan membangkitkan listrik melalui PLTA berkapasitas 8,8 MW.[2]
Bendungan ini diharapkan memungkinkan petani di Sumbawa Barat untuk panen sebanyak tiga kali dalam satu tahun.
↑Joga, Nirwono dan Soetomo, Agus (2020). 75 Bendungan Sumber Kehidupan dan Kesejahteraan Rakyat (dalam bahasa Indonesia). Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. hlm.138–139. ISBN978-623-94752-4-6. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)