Bendungan ini mulai dibangun pada bulan November 2018[1] dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Januari 2022.
Manfaat
Bendungan ini diharapkan dapat mengairi lahan pertanian seluas 630 hektar di Rembang, mengurangi debit banjir sebesar 81,42 meter kubik per detik, serta menyediakan air baku sebesar 0,15 meter kubik untuk masyarakat Blora dan Pati.[1] Selain itu, bendungan ini juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana konservasi air dan destinasi pariwisata.[2]