Sadarestuwati menempuh pendidikan dasar di SDN Banjaragung II pada tahun 1976–1982, kemudian melanjutkan ke SMPN Mojoagung II (1982–1985) dan SMA PGRI 1 Jombang (1985–1988). Setelah lulus, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, dan meraih gelar Sarjana Pertanian bidang Agribisnis pada tahun 1993. Ia kemudian menyelesaikan studi pascasarjana di universitas yang sama dan meraih gelar Magister Agribisnis pada tahun 2005.[5]
Karier
Sebelum terjun ke dunia politik, Sadarestuwati aktif di bidang pertanian dan pendidikan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Koperasi Tani Bidara Tani dan Ketua KSB Sekunder Mitrainti di Kabupaten Jombang. Selain itu, ia juga menjadi pimpinan UD Sadar Tani dan Komisaris PT Salsabila di Jombang. Dalam bidang pendidikan, Sadarestuwati pernah menjadi guru di SPMA Taman Siswa Mojoagung (1992–1995), Kepala Perwakilan Wilayah Jawa Timur PT Acrissindo Utama (1996–2003), serta dosen dan staf pengajar di Program Pascasarjana Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (2005–2009). Ia kemudian terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) periode 2009–2014 dan kembali menjabat untuk periode 2014–2019, di mana ia bertugas di Komisi V yang membidangi infrastruktur dan transportasi.[6]
Riwayat organisasi
Dalam organisasi politik dan sosial, Sadarestuwati aktif di berbagai lembaga. Ia menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Program Kerakyatan PDI Perjuangan periode 2019–2024, serta Wakil Ketua Umum II DPP Pemuda Tani Indonesia (2016–2021). Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan (2015–2020), Ketua Bidang Pertanian, Perikanan, dan Perkebunan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur (2010–2015), serta Bendahara HKTIProvinsi Jawa Timur (2005–2010). Di daerah asalnya, Sadarestuwati juga pernah menjadi Ketua Karang Taruna Kabupaten Jombang, Ketua DPK HKTI Kabupaten Jombang, serta aktif sebagai pembina di Indonesia Maritime Institute dan Jombang Motor Club.[7]