Karier
Samuel Wattimena adalah seorang tokoh kreatif dan politisi senior Indonesia yang mendedikasikan kariernya untuk mengangkat martabat budaya Nusantara. Perjalanan profesionalnya dimulai di dunia mode pada tahun 1979, di mana ia berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Perancang Mode dan penghargaan internasional untuk kostum terbaik di Tokyo.[2]
Sepanjang karier desainnya, Samuel dikenal sebagai perancang busana kepercayaan Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, serta sosok di balik seragam resmi Paspampres sejak tahun 1995. Kepeduliannya yang tinggi terhadap wastra (kain tradisional) membawanya meraih penghargaan Upakarti atas jasanya mengembangkan tenun di wilayah Timur Indonesia, serta aktif mempromosikan produk UMKM dan perhiasan berbasis budaya lokal melalui berbagai kolaborasi kementerian.
Samuel Wattimena memiliki kontribusi besar dalam melestarikan budaya Maluku, baik melalui peran profesional maupun karya desainnya bagi tokoh negara. Pada tahun 2010, ia menjadi konseptor peringatan Hari Pattimura di Surabaya dengan mengemas semangat perjuangan Thomas Matulessy ke dalam perayaan budaya yang modern.[3] Selain itu, Samuel adalah sosok di balik baju adat Tanimbar yang dikenakan Presiden Joko Widodo pada Sidang Tahunan MPR 2023, sebuah karya yang ia rancang untuk mempromosikan kualitas wastra Nusantara dan produk lokal di panggung nasional.[4]
Transisi kariernya ke ranah publik dimulai saat ia menjabat sebagai Staf Khusus di Kementerian Koperasi dan UMKM serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. [5]Puncak karier politiknya tercapai saat ia terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Fraksi PDI Perjuangan untuk Dapil Jawa Tengah I. Di parlemen, ia kini fokus memperjuangkan kebijakan yang mendukung ekosistem ekonomi kreatif, perlindungan bagi seniman lokal, serta aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di sektor pariwisata.[6]