Politik
Setelah pensiun dari angkatan bersenjata, ia bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan berhasil mencalonkan diri di Dewan Perwakilan Rakyat di Pemilu Legislatif 2009.[6] Mewakili daerah pemilihan Jawa Barat ke-9 (Majalengka, Subang dan Sumedang), ia terpilih kembali setelah Pemilu Legislatif 2014 setelah meraih 76.991 suara.[7] Di PDI-P, ia juga terpilih menjadi Ketua Umum Cabang Jawa Barat pada tahun 2010 dan 2015.[8]
Di DPR, Tubagus menjabat sebagai wakil ketua komisi pertama.[9] Pada tahun 2016, Tubagus mengkritik rencana Presiden Joko Widodo untuk memberikan amnesti kepada mantan pemimpin kelompok militan dan bersenjata GAM Din Minimi, dengan menyatakan bahwa Din adalah seorang tahanan kriminal, bukannya bersifat politis dan karenanya tidak boleh diberikan amnesti.[10]
Meskipun awalnya menyatakan bahwa dia tidak berlari,[11] Tubagus mencalonkan diri sebagai calon gubernur PDI-P pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018, dan mengundurkan diri dari jabatannya di parlemen, tetapi ia menempati posisi terakhir dengan 2.773.078 suara (12,62%).[12][13] Ia kembali mencalonkan diri di Pileg 2019, masih sebagai calon PDI-P dari daerah Jawa Barat ke-9.[14] Dia terpilih kembali ke badan tersebut.[15]