Mufti Anam menghabiskan masa kecil di Desa Karangdoro, Tegalsari, Banyuwangi. Setelah lulus sekolah dasar, ia melanjutkan pendidikan sekaligus nyantri di Pondok Pesantren Darus Sholah, Jember. Pada jenjang sekolah menengah atas, ia kembali ke Banyuwangi dan bersekolah di SMA Negeri 1 Genteng.[3]
Selain menempuh pendidikan formal, ia juga tercatat sebagai santri di Pondok Pesantren Bumi Sholawat, Sidoarjo, yang diasuh oleh K.H. Agoes Ali Masyhuri. Tahun 2007, ia masuk Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya dan memperoleh gelar dokter (dr.) pada 2012.
Pada periode 2019–2021, ia menyelesaikan pendidikan magister Ilmu Komunikasi di Universitas Padjadjaran, Sumedang, dengan gelar M.I.Kom. Saat ini, ia tercatat sebagai mahasiswa program doktor (S3) Ilmu Komunikasi di universitas yang sama.[4]
Karier
Mufti Anam memulai kiprahnya di dunia usaha dengan mendirikan dan memimpin sejumlah perusahaan. Sejak 2017, ia menjabat sebagai Direktur PT Maxine Abdi Medika (Maxine Aesthetic Clinic), PT Zoe Otto Indonesia, Dokter Sarung Indonesia, serta PT Anam Capital Indonesia. Dua tahun kemudian, pada 2019, ia juga menduduki posisi Direktur PT Diskuupi Kreasi Indonesia yang menaungi jaringan kedai kopi "Diskuupi".[5]
Gus Mufti aktif di berbagai organisasi profesi, kepemudaan, dan kewirausahaan. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) pada periode 2009–2012. Di lingkungan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, ia tercatat sebagai Wakil Ketua Komite Tetap (WKKT) bidang Ekspor–Impor pada 2014–2019. Pada periode 2017–2020, ia juga menjabat Wakil Bendahara Real Estate Indonesia (REI) Jawa Timur, serta menjadi anggota Komite Medis Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur untuk masa jabatan 2017–2022.[7]
Dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Gus Mufti terpilih sebagai Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Jawa Timur pada 2018–2021,[8] kemudian dipercaya sebagai Ketua Bidang Sinergi BUMN di Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI periode 2023–2025. Di organisasi keilmuan, ia menjabat sebagai Dewan Ahli Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur periode 2018–2023. Selain itu, sejak 2024 ia tercatat sebagai Ketua Bidang Pengembangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor untuk masa khidmat 2024–2029.[9]