Baik Brasil maupun Mozambik bersatu selama tiga ratus tahun sebagai bagian dari Kekaisaran Portugis. Sebagai bagian dari Kekaisaran Portugis, Brasil menerima ribuan warga Mozambik yang tiba di negara itu sebagai budak.[1][2] Dari tahun 1815 hingga 1822, Mozambik dikelola dari Brasil selama Pemindahan Istana Portugis ke Brasil.
Pada bulan Maret 1976, Brasil membuka kedutaan besar di ibu kota Mozambik, Maputo, dan pada bulan Januari 1998, Mozambik membalas tindakan tersebut dengan membuka kedutaan besar di Brasília.[5] Pada tahun 2000, Presiden Brasil Fernando Henrique Cardoso melakukan kunjungan resmi ke Mozambik dan menghadiri KTT ke-3 Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis yang diadakan di ibu kota Mozambik.[4] Pada tahun 2001, Presiden Mozambik Joaquim Chissano melakukan kunjungan resmi ke Brasil. Sejak saat itu, telah terjadi beberapa kunjungan tingkat tinggi antara para pemimpin kedua negara.
Kunjungan tingkat tinggi
Kunjungan tingkat tinggi dari Brasil ke Mozambik[4][5]
Menteri Luar Negeri Ramiro Saraiva Guerreiro (1980)
Pertemuan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dengan Presiden Mozambik Joaquim Chissano di Brasília, 2004
Presiden Dilma Rousseff, Presiden Armando Guebuza dan Ibu Negara Maria da Luz Guebuza di Maputo; 2011.
Presiden Lula da Silva dan Presiden Majelis Mozambik, Esperança Bias, di Brasília; 2023.
Perjanjian
Brasil dan Mozambik telah menandatangani beberapa perjanjian bilateral seperti perjanjian kerja sama di bidang kesehatan, pendidikan, kebijakan sosial dan keamanan publik (2001).[5] Pada tahun 2010, kedua negara menandatangani perjanjian kerja sama layanan udara dan pengakuan bersama surat izin mengemudi.[5] Pada tahun 2015, kedua negara menandatangani perjanjian kerja sama dan fasilitasi investasi.[6]
Kerja sama ekonomi
Pada tahun 2004, Brasil setuju untuk menghapus 95% utang Mozambik kepada Brasil yang berjumlah US$280 juta.[4]
Pada tahun 2022, perdagangan antara Brasil dan Mozambik mencapai US$89,7 juta.[4] Pada tahun 2010, Brasil membuka pabrik obat antiretroviral di Mozambik.[7] Pada tahun 2016, investasi Brasil di Mozambik mencapai US$10 miliar, terutama di industri pertambangan, konstruksi, dan pertanian.[8] Perusahaan multinasional Brasil seperti Andrade Gutierrez, Odebrecht, Petrobras, dan Vale beroperasi di Mozambik.[9]
Mozambik adalah penerima bantuan Brasil terbesar dari badan bantuan nasional Agência Brasileira de Cooperação.[10][11]