Bastani (Persia: بستنیcode: fa is deprecated ), yang secara lokal dikenal sebagai bastani sonnaticode: fa is deprecated (Persia: بستنی سنتیcode: fa is deprecated ) atau bastani sonnati zaferanicode: fa is deprecated (Persia: بستنی سنتی زعفرانیcode: fa is deprecated terjemahan: "Es krim saffron tradisional"), adalah es krim dari Iran yang terbuat dari susu, kuning telur, gula, air mawar, saffron, vanili, dan pistachio. Secara umu, es krim ini lebih dikenal sebagai es krim Persia. Bastani biasanya mengandung serpihan krim kental beku.[1][2] Bahkan terkadang di beberapa resep, juga ditambahkan sahlep sebagai bahan.
Bastani mungkin mulai dikenal sejak sekitar tahun 500 SM di Kekaisaran AkhemenidPersia.[3][4] Hidangan ini bermula dari berbagai sirup yang dituangkan di atas salju untuk menghasilkan suguhan musim panas yang disebut "es buah" (sharbat). Biasanya, es dicampur dengan saffron, jus anggur, buah-buahan, dan rasa lainnya. Pemimpin Makedonia Alexander Agung, yang berperang melawan Persia selama sepuluh tahun pernah menikmati "es buah" yang dberi pemanis dari madu yagn didinginkan dengan salju.
Pada 400 SM, bangsa Persia juga menciptakan sorbet yang terbuat dari air mawar dan bihun yang disebut falude (Persia: پالودهcode: fa is deprecated )[5] yang kemudian Bangsa Persia memperkenalkan es krim dan falude kepada bangsa Arab setelah invasi Arab ke Iran dan jatuhnya Kekaisaran Sasaniyah Persia.[6]
↑"Who Invented Ice Cream? - Ice Cream Inventor". www.icecreamhistory.net (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-08-31. History of ice creams begun around 500 BC in the Persian Empire where ice was used in combination with grape juices, fruits, and other flavors to produce very expensive and hard to produce summertime treats.
↑Book of Firsts (dalam bahasa Inggris). RW Press. ISBN9781909284296. c. 550-330 BC, First mention of flavoured snow or ice: during the Persian Empire