Nan-e berenji (Persia: نان برنجیcode: fa is deprecated ), atau Nan-berenji (نانبرنجیcode: fa is deprecated ), disebut juga shirini-e berenji (شیرینی برنجیcode: fa is deprecated ) adalah kue beras khas Iran yang berasal dari Kermanshah.[1] Nan-e berenji secara harfiah berarti "roti beras". Kue ini sering diberi rasa kapulaga, dihiasi dengan biji poppy, dan dibentuk menjadi cakram pipih. Biasanya berwarna putih, tetapi kadang-kadang berwarna kuning.[2]
Sejarah
Membuat nan-e berenji
Nan-e berenji berasal dari 150 tahun yang lalu pada masa Dinasti Qajar. Para pelancong dan peziarah yang datang dan pergi dari Kermanshah di Jalur Sutra mencari makanan tertentu yang tahan lama dan juga mengandung nutrisi. Untuk itu, penduduk setempat membuat makanan manis dari beras, yang merupakan makanan utama para pelancong.[3]
Tujuh Manisan
Menurut legenda, Raja Jamshid menemukan gula pada saat tahun baru Persia, Nowruz . Oleh karena itu, ada kebiasaan merayakan Nowruz dengan tujuh makanan manis, selain tujuh makanan tradisional lainnya pada Haft-sin.[4] Tujuh makanan manis tersebut adalah: