Mal Taman Anggrek merupakan mal terbesar di Indonesia hingga 2003 ketika perluasan Mal Kelapa Gading III di Jakarta Utara dibuka. Saat ini Mal Taman Anggrek merupakan mal terbesar kedua di Jakarta Barat setelah Central Park Jakarta. Mal Taman Anggrek merupakan mal terbesar keempat di Jakarta dan terbesar keenam di Indonesia.
Bangunan
Bangunan Mal Taman Anggrek terdiri atas 7 lantai. Mal ini terdiri atas berbagai tenant, termasuk pakaian, makanan dan minuman, bioskop, dan pusat kebugaran. Mal ini juga memiliki arena seluncur es (ice skating).[1]
Arena seluncur es di Mal Taman Anggrek pada tahun 2006
Arena seluncur es pada tahun 2024
Interior mal pada tahun 2024
Fasilitas keagamaan
Kapel Maria Bintang Laut
Kapel Maria Bintang Laut.
Mal Taman Anggrek memiliki sebuah kapel yang berfungsi sebagai lokasi peribadatan bagi umat Katolik di kawasan sekitar Taman Anggrek. Kapel ini secara administratif merupakan bagian dari Gereja Maria Bunda Karmel, Tomang. Kapel ini terletak di lantai 5 Mal Taman Anggrek. Pada 29 Oktober 2024, Kapel Maria Bintang Laut diresmikan oleh Uskup Agung Jakarta, Ignatius Suharyo. Misa dilaksanakan secara rutin pada hari Minggu sebanyak dua kali.[2] Di kapel ini terdapat lima buah lukisan berupa ikonografi, yang menggambarkan lima peristiwa dalam Gereja.[3]
Insiden
Pada tanggal 20 Februari 2019, terjadi insiden kebocoran gas di area food court dan menyebabkan ledakan gas dan 6 orang terluka.[4]
Pada tanggal 1 Januari 2020, Mal Taman Anggrek terendam banjir terutama pada bagian lantai basement yang mengakibatkan beberapa mesin generator yang ada terendam dan mengalami kerusakan yang berakibat operasional mall terhenti selama beberapa hari.[5]