Sejarah
Proyek Citimall Sampit pertama kali dibahas pada bulan September 2012, ketika NWP Property dikabarkan sedang membangun dua mall baru, yakni Citimall Sampit dan The Park Solo. Awalnya, NWP Property menggunakan tajuk "Borneo City" khusus untuk mal-mall mereka di Kalimantan.[2] Borneo City Sampit dibuka pada tanggal 30 Desember 2013, dengan penyewa kunci pertamanya yaitu Hypermart di Lantai G. Peresmian dihadiri oleh Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi. Mall di dirikan di atas lahan seluas 2,05 hektare dan memiliki NLA (Net Leasable Area) seluas 1,9 hektare.[3][4]
Pada tanggal 12 Juni 2014, Borneo City Sampit meresmikan penyewa kunci kedua mereka, Matahari Department Store, sekaligus menandakan perluasan kedua Matahari di Kalimantan Tengah. Toko serba ada tersebut terletak di Lantai 1.[5]
Borneo City Sampit resmi berganti nama menjadi Citimall Sampit pada bulan April 2017.[6] Citimall adalah merek NWP Property untuk mal-mal mereka yang menargetkan pasar kelas menengah ke bawah.[7] Tiga bulan kemudian, Cinépolis (sebelumnya Cinemaxx) membuka cabang di Citimall Sampit. Bioskop tersebut terdiri atas 4 layar dengan kapasitas 672 kursi.[8]
Pada tanggal 30 Desember 2019, MR.DIY membuka gerai ke-145 mereka di Indonesia di Citimall Sampit. MR.DIY menempati kedua lantai mall dekat pintu masuk.[9]