Sejarah
Pembangunan Poso City Mall dimulai pada tanggal 27 Desember 2014. Penyelesaian proyek PCM sempat beberapa kali terhambat. Rencana awal peresmian adalah pertengahan 2015,[2] dan kemudian dimundurkan ke bulan Maret 2016,[3] sebelum akhirnya diresmikan pada tanggal 19 Oktober 2016.[4] Dari 350 orang tenaga kerja yang diserap PCM, 95 persen di antaranya adalah pemuda-pemudi Kabupaten Poso. Produk ikan dan sayur juga diambil secara langsung dari Poso.[5]
PCM memiliki bangunan berlantai tiga dengan luas total 18.000 m2. Saat dibuka, mal memiliki dua penyewa kunci, yakni Borobudur Department Store dan Hypermart. Borobudur menempati Lantai 1, sementara Hypermart menempati lahan seluas 6.500 m2 di Lantai 2 dan merupakan gerai generasi ketujuh (G-7) serta gerai ke-10 di pulau Sulawesi.[6] Saat ini, baik Borobudur maupun Hypermart sudah tutup. Hypermart sempat digantikan oleh pasar raya lokal bernama Mouza Mart, tetapi toko tersebut juga sudah tutup.[7]
Kompleks Poso City Mall mencakup sebuah hotel berbintang 3, Ancyra Hotel by Continent Poso, yang memiliki jumlah kamar sebanyak 71. Diresmikan pada tahun 2018, hotel ini adalah bagian dari jaringan hotel Continent Worldwide Hotels asal Turki.[8]
Pada tanggal 9 Agustus 2019, bioskop IGN Cinema diresmikan di Lantai 2. Terdiri atas 2 layar dengan kapasitas 400 kursi, bioskop ini merupakan satu dari dua bioskop yang ada di Sulawesi Tengah, bersama dengan Palu Grand Mall XXI.[9]
Pada bulan Januari 2020, PCM membuka gerai MR.DIY ke-146 di Indonesia. Gerai toko peralatan rumah tangga tersebut menempati Lantai 2.[10]
PCM sempat ditutup sementara akibat peristiwa longsor yang terjadi pada tanggal 14 April 2023. Dikabarkan bahwa gedung mengalami kerusakan cukup parah, sehingga perlu melakukan renovasi besar.[11] Sebulan kemudian, IGN Cinema Poso telah beroperasi kembali, sementara sisa penyewa baru mulai dibuka pada tanggal 13 Oktober 2023.[12]