Riwayat penemuan
Satu-satunya spesimen yang diketahui dari Rayososaurus agrioensis ditemukan pada 1991 sebuah sebuah tim pimpinan José F. Bonaparte, di sebuah tempat yang berjarak tiga kilometer dari selatan Agrio del Medio di Departemen Picunches, Provinsi Neuquén, Argentina. Pada 1996, Bonaparte mendeskripsikan sisa tersebut sebagai genus baru dan spesies sauropoda, Rayososaurus agrioensis. Bonaparte meyakini bahwa strata spesimen yang diangkat tersebut berasal dari Formasi Rayoso, dan sehingga genus tersebut dinamai demikian. Nama spesies tersebut merujuk kepada Sungai Agrio, yang terletak di dekat tempat penemuan spesimen tersebut.[1]