Prasasti Jepun terletak di halaman gedung kawedanaan Wlingi. Dahulu ditemukan di Dukuh Jepun, Desa Tegalrejo, Selopuro, Kawedanan Wlingi kemudian dibawa dan menjadi koleksi kantor kecamatan Wlingi yang dikumpulkan bersama dengan temuan arca-arca lainnya.
Batu prasastinya berukuran 153cm (tinggi) x 84cm (lebar bagian
atas) x 16cm (sisi kiri dan kanan) x 81,5cm (lebar bagian bawah). Pada bagian sisi muka terdapat bulatan (medallion) yang merupakan lancana, bergambar Narasinghamurti. Huruf prasasti Jepun ditulis mengelilingi batunya, beraksara dan berbahasa Jawa Kuno. Keadaannya sudah sangat rusak sehingga sukar diketahui isinya.
Prasasti Jepun diketahui berangka tahun 1066 Saka (1144 M). Dikeluarkan oleh Sri Maharaja Sri Warmmeswara Madhusudana-watara(nandi)ta Suhrtisingha Parakrama Digjayottunggadewanama. Selain itu terbaca juga nama Jayabhaya dan pejabat yang bergelar Rakryan Kanuruhan Mapanji Mandaka.
Alih Aksara
1. //Om/ swasti sakawarsattta
2. namasa tithi pancami iuklapaksa tu po iu wara mada