Prasasti Kambang Unglen I adalah salah satu prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang diperkirakan dibuat pada akhir abad ke-7 Masehi.[1][2] Prasasti Kambang Unglen I dibuat dari batu kapur dengan ukuran 36 × 22 × 9,5cm.[3] Tulisan pada Prasasti Kambang Unglen dibuat menggunakan aksara Pallawa dengan bahasa Melayu Kuno.[4] Isi tulisan di dalam Prasasti Kambang Unglen I menjelaskan tentang awal mula terbentuknya Kerajaan Sriwijaya dan kisah perjalanan dari Raja Sriwijaya ke tempat-tempat yang dianggap suci dalam ajaran Buddha.[5]Fragmen Prasasti Kambang Unglen I disimpan sebagai koleksi di Museum Balaputra Dewa.[4]
Penemuan dan penanggalan
Prasasti Kambang Unglen I ditemukan di Situs Kambang Unglen, Kecamatan Ilir Baral II, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan. Ketika ditemukan, Prasasti Kambang Unglen I berbentuk fragmen.[3] Penemuan Prasasti Kambang Unglen I pada tahun 1987 bersama dengan fragmen Prasasti Kambang Unglen II.[4] Prasasti Kambang Unglen I tidak mencantumkan keterangan mengenai waktu pembuatannya.[1] Namun diperkirakan bahwa Prasasti Kambang Unglen I dibuat sekitar akhir abad ke-7 Masehi.[2] Perkiraan ini didasari oleh penggunaan huruf pada tulisan prasastinya.[4]
Bahan dan ukuran
Prasasti Kambang Unglen I dibuat dari batu kapur. Panjang fragmen dari Prasasti Kambang Unglen I yang ditemukan ialah 36cm dengan lebar 22cm. Ketebalan fragmen Prasasti Kambang Unglen I adalah 9,5cm.[3] Warna batu yang digunakan sebagai tempat memahat tulisan Prasasti Kambang Unglen I ialah kuning keputihan.[4]
Penyimpanan dan isi
Fragmen Prasasti Kambang Unglen I disimpan sebagai koleksi di Museum Balaputra Dewa.[4] Prasasti Kambang Unglen I ditulis dalam aksara Pallawa dengan bahasa Melayu Kuno. Huruf-huruf yang dipahat pada Prasasti Kambang Unglen I sudah aus tetapi sebagian masih dapat dibaca. Penulisan Prasasti Kambang Unglen I dilakukan secara mendatar. Salah satu baris pada tulisannya memiliki panjang 27cm dengan tinggi 3cm.[4]
Isi tulisan di dalam Prasasti Kambang Unglen I menjelaskan tentang awal mula terbentuknya Kerajaan Sriwijaya.[5] Dalam penggolongan jenis prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya, Prasasti Kambang Unglen I termasuk jenis prasasti krodha atau prasasti yang isinya mengisahkan kondisi Kerajaan Sriwijaya dalam masa perdamaian.[6] Konteks pada Prasasti Kambang Unglen I membahas mengenai perjalanan suci Raja Sriwijaya dalam mengunjungi berbagai tempat suci keagamaan Buddha seperti wihara. Selain itu, Prasasti Kambang Unglen I mengisahkan perjalanan Raja Sriwijaya ke bangunan petirtaan dan taman yang dianggap sebagai bangunan yang suci.[7]